Pengertian PKN Menurut Para Ahli

Diposting pada

Pengertian PKN

Pendidikan Kewarganegaraan menjadi sangat penting diberikan kepada setiap jenjang sekolah di Indonesia, hal ini lantaran menyangkut tentang contoh identitas nasional serta penanaman ideologi Pancasila dalam keseharian. Oleh sebab itulah dalam setiap pemerintahan yang sedang berkuasa dari waktu ke waktu selalu terdapat mata pelajaran ini. Sebagai bahasan lebih lanjut artikel ini akan memberikan penjelasan tentang pengertian PKN menurut para ahli.

PKN

PKN atau PPKN merupakan salah satu mata pelajaran dalam lingkungan sekolah sampai dengan perguruan tinggi. Mata pelajaran ini diberikan oleh guru dalam sistem pendidikan untuk menyalurkan jiwa nasionalisme serta terus menerus melestarian nilai-nilai yang menjadi pedoman bagi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Pengertian PKN

PKN adalah mata pelajaran yang diberikan kepada setiap lembaga pendidikan di Indonesia untuk memberikan edukasi tentang politik, Pancasila, HAM, dan macam-macam norma sosial kepada peserta didik (pelajar) dari tingkatan SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menjaga rasa cinta kepada tanah air serta tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan dari keteraturan yang telah ditetapkan.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Secara umum pengertian pendidikan kewarganegaraan dapat diartikan sebagai suatu pendidikan yang memiiki tujuan mendidik generasi muda dan mahsiswa agar menjadi warga negara yang demokratis dan mampu berperan dalam pembelaan terhadap bentuk negara. Selain itu ada pula makna pendidikan kewarganegaraan menurut para ahli, berikut uraian penjelasannya:

Zamroni (Tim ICCE, 2005:7)

Menurut Zamroni  pendidikan kewarganegaraaan  didefiniskan sebagai sebuah pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk menyiapkan warga masyarakat yang mampu untuk berpikir kritis & bertindak demokratis, dengan aktivitas menanamkan kesadaran pada generasi baru, bahwa pengertian demokrasi merupakan bentuk kehidupan dalam masyarakat yang menjamin hak-hak dari masyarakat.

Cholisin

Cholisin mendefinisikan, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan alat  pembelajaran  yang mengIndonesiakan para siswa secara sadar, cerdas, serta penuh tanggung jawab. Sehingga, program PKn mengajarkan bermacam-macam konsep umum ketatanegaraan, politik & hukum negara, dan teori umum lainnya yang cocok dengan tujuan tersebut.

Soedijarto

Pendidikan kewarganegaraan menurut Soedijarto adalah suatu pendidikan politik yang bertujuan untuk membantu peserta didik menjadi warga negara yang dewasa secara politik, serta mampu untuk ikut serta membangun sistem politik yang demokratis.

Merphin Panjaitan

Panjaitan memaknai pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan  generasi muda menjadi warga negara yang demokratis,  serta mampu berperan  aktif melalui suatu pendidikan yang dialogial.

Samsuri

Menurut Samsuri Pendidikan kewarganegaraan memiliki arti sebagai usaha mempersiapkan generasi muda (siswa) untuk menjadi warga negara yang memiliki pengetahuan, kecakapan, & nilai-nilai yang di perlukan agar dapat  berpartisipasi aktif dalam masyarakatnya.

Ruang Lingkup Pendidikan Kewarganegaraan

Dalam asas kewarganegaraan, yang termasuk ruang lingkup PPKN ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Persatuan dan Kesatuan bangsa

Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi fokus utama dalam mata pelajaran ini, hal ini dilakukan sebagai tonggak dasar untuk memajukan pembangunan bagi dalam segi SDM ataupun yang lainnya, sehingga peranan keadilan berada dalam bagian ini.

Norma

Norma atau peraturan yang berlaku dalam masyarakat juga menjadi bagian utama yang tidak terpisahkan dalam ruang lingkup PPKN. Berkaitan dalam kondisi ini misalnya saja seperti norma hukum yang berlaku, dari Undang-Undang, pengertian amandemen, dan lain sebagianya.

HAM

HAM adalah singkatan daripada Hak Asasi Manusia yang memberikan penghargaan kepada setiap insan sejak ia lahir, HAM ini berkaitan dengan masyarakat yang saling menghargai perbedaan, serta jaminan untuk menjalankan kehidupannya, seperti starata di mata hukum, pendidikan, bahkan dalam agama.

Kebutuhan Warga Negara

Kebutuhan warga negara menjadi bagian utama yang sangat penting diberikan bahasan. Berkaiatan dengan hal inilah setidaknya setiap masyarakat ada contoh Hak dan kewajiban sebagai warga negara yang sesuai dengan konstitusi yang ada.

Konstitusi

Konstitusi adalah peraturan yang berlakukan dalam sebuah pengertian sistem pemerintahan. Dalam kaindah ini mata pelajaran PPKn selalu memberikannya.

Kekuasaan Politik

Kekuasaan dalam bidang politik juga menjadi bagian daripada mata pelajaran yang diberikan. Hubungannya dalam pembagian politik ini misalnya menjelaskan tentang lembaga legistalif, lembaga eksekutif, dan lembaga yudikatif yang kesemuanya memiliki batas-batas yang berbeda.

Pancasila

Sejarah Pancasila di Indonesia serta butir Pancasila diberikan dalam mata pelajaran ini, hal ini lantaran dalam pengertian ideologi sudah sangat jelas jika Indonesia sebagai sistem pemerintahan presidensial menganut Pancasila bagian daripada falsafah serta nilai final yang harus dijalankan.

Globalisasi

Globalisasi berhubungan erat dengan kemajuan yang dialami oleh manusia. Bentuk kajian ini menyadari bahwa kehidupan ini akan bergerak secara dinamis bukan statis dalam masyarakat, sehingga diakui ataupun tidak masyarakat wajib menyadarinya. Baca juga; Pengertian Kewarganegaraan, Asas dan Contohnya

Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya mengenai pengertian PKN menurut para ahli dan ruang lingkupnya. Semoga bahasan ini bisa memberikan edukasi serta pengetahuan mendalam bagi segenap pembaca sekalian yang mencarinya. Trimakasih,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *