Lembaga Yudikatif: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Contoh

Diposting pada

Tugas dan Wewenang Lembaga Yudikatif

DosenPPKN.Com– Lembaga yudikatif sangatlah berhubungan sebagai kekuasaan kehakiman yang merupakan kekuatan yang membuktikan Indonesia merdeka secara de facto dan de jure. Kemerdeka Indonesia salah satunya dibuktikan dengan adanya sisitem peyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Hal inilah setidaknya secara umum pengertian lembaga yudikatif.

Lembaga Yudikatif

Lembaga yudikatif adalah dewan agung bersifat non politik dengan fungsi utamanya mengatasi tindakan kecuarangan serta ketidak mampuan yang dilakukan oleh lembaga eksekutif dan legistatif dalam sisitem pemerintahan demokrasi di Indonesia.

Pengertian Lembaga Yudikatif

Pengertian lembaga yudikatif adalah dewan khusus sebagai kontrol atas pelanggaran hukum yang dilakukan institusi kenagaraan, baik disenggaja ataupun tidak. Secara tegas segala aturan yang dikeluarkan oleh lembaga yudikatif ini akan ditatai oleh setiap lembaga pemerintahan, lantasan diakui legalistasnya di mata masyarakat.

Dengan demikian sangatlah jelas bahwa fungsi dan wewenang utama lembaga yudikatif menjadi kontrol hukum bagi setiap insitusi serta dapat menurukan seluruh dewan akti/non-aktif yang dengan sengaja melakukan pelanggaran-pelanggaran.

Pengertian Lembaga Yudikatif Menurut Ahli

Adapun definisi ahli tentang arti lembaga yudikatif antara lain;

UUD Pasal 24, Ayat 2

Pengertian lembaga yudikatif adalah insititusi yang diberikan kekuasaan atas kehakiman dalam MA (Mahkamah Agung) serta badan peradilanyang secara umum berada di bawahnya, seperti badan hukum agama, militer, dan lain sebaginya.

Atas dasar pengertian tersebutlah, melalui amandemen UUD 1945 lembaga yudikatif diperluas lagi kekuasaannya dalam 3 dasar lembaga hukum yang mengatasi permasalahan, diantranya;

  1. Mahkamah Agung adalah lembaga hukum kenegaraan yang memiliki fungsi sebagai penguji sisitem peraturan dengan tetap berpegang teguh pada UUD
  2. Mahkamah Konstitusi adalah dewan hukum dalam lembaga yudikatif yang memiliki peran untuk melakukan pengadilan pada tingkat terakhir yang bersifat final, Misalnya saja untuk proses pembubaran partai politik yang melanggar diologi serta melakukan penyelesaian dalam pemilihan umum.
  3. Komisi Yudisial adalah tegolong dalam lembaga yudikatif yang memiliki peranan dalam proses pengangkatan hakim agung serta menjaga prilaku hakim agar menjalankan aturan yang sudah ada.

Tugas Lembaga Yudikatif

Beberapa tugas yang diberikan kepada lembaga yudikatif dalam sistem pemerintahan demokrasi, antara lain sebagai berikut;

Menegakan Hukum

Proses penegakan hukum sangalah penting dilakukan bagi sebuah Negara kepada warganya yang melakukan pelanggaran. Hal ini mengilustrasikan dalam upaya menciptakan kehidupan yang damai diperlukan institusi yang bebas politik agar apa yang menjadi keputusan tidak ada unsur keterpihakan.

Mengatasi Sengketa

Sengketa yang terjadi pada Negara dengan asas demokrasi tidak dapat disipisahkan. Hal inilah yang menjadi latar belakang terbentuk lembaga yudikatif dengan peranan utamnya untuk mengeluarkan keputusan final tentang pengetasan sengketa dalam Pemilihan Umum.

Amandemen

Dalam perannya lembaga yudikatif memiliki hak progretif untuk menolak dan menerima penghapusan atau perbaikan Undang-Udang Dasar. Dengan hak yang bersifat final inilah setiap pengertian amandemen yang diusulkan secara langsung akan di uji kelayakannya melalui dewan yudikatif.

Wewenang Lembaga Yudikatif

Beberapa wewenang yang diberikan kepada lembaga yudikatif, antara lain;

Hakim Agung

Pengangkatkan hakim agung secara resmi sebagai bentuk lagalitas hanya bisa dilakukan oleh lembaga yudikatif atas usulannya yang kemdian disetujui oleh Lembaga Eksekutif dan legistatif. Nama-nama calon Hakim MA menjadi prioritas, mengingat segaka keputusan yang dikeluarkan bersifat tetap.

Memutusakan Perkara

Pemutusan perkara yang yang bersifat final dalam pelanggaran-pelanggarakan yang terjadi merupakan hak wewenang lembaga yudikatif. Perkara ini bisa dalam penyalah gunaan kekuasaan, money politic dan pelanggaran lainnya.

Dari penjelasan tentang pengertian lembaga yudikatif, fungsi, dan wewenangnya tersebut dapatlah dikatakan bahwa keberadaan hukum dalam negari tanpa adanya unsur kepentingan serta paksanaan dari pihak manapun (netral) merupakan salah satu karakteritik yang dimiliki oleh dewan yudikatif.

Contoh Lembaga Yudikatif

Contoh-contoh dalam lembaga yudikatif, ini misalnya saja ialah Mahkamah Agung yang bertugas untuk memberikan keadilan pada tingkatan kasasi. Hal inilah membuat segala keputusan dalam MA menjadi final serta tidak dapat lagi untuk naik banding.

Misalnya saja dalam kasus ini, seperti adanya salah satu tersangka teroris yang diberikan hukum mati, meraka bisa bebas asalkan dengan syarat MA menyatakan tidak bersalah akan tetapi sebaliknya bila tetap pada keputusan salah maka tersangka terorisme tersebut cepat atau lambat akan diproses hukuman mati.

Demikianlah serangakain penjelasan mengenai pengartian, fungsi, wewenang, dan contoh lembaga yudikatif. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang mencari refrensi tentang “pemerintahan”. Trimakasih,

4.2
06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *