Pengertian Lingkungan Sekolah, Aspek, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Lingkungan Sekolah

Lingkungan sekolah pada hakekatnya menjadi salah satu keadaan yang tidak kalah penting bagi individu dan kelompok. Dimana lingkungan sekolah ini mnejadi ranah pendidikan kedua yang akan didapatkan setelah lingkungan keluarga.

Salah satu alasannya lantaran di dalam lingkungan sekolah potensi anak akan lebih dikembangkan dan mendapatkan bimbingan serta arahan dari sekolah, termasuk guru dan kepala sekolah. Atas dasar inipula selain tak heran jika banyak anak yang setelah masuk lingkungan sekolah.

Lingkungan Sekolah

Lingkungan sekolah bisa dianggap sebagai keadaan sekolah yang menjadi tempat belajar sehingga turut mempengaruhi keberhasilan anak dalam proses belajar. Setelah lingkungan keluarga segenap komponen lingkungan sekolah juga sangat berperan dalam mengembangkan pola pikir anak.

Hal tersebut dapat terjadi karena terdapatnya unsur kelengkapan sarana dan prasarana dalam belajar serta kondisi dalam arti sosialisasi yang baik sangat membantu guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang menyenangkan.

Pengertian Lingkungan Sekolah

Lngkungan sekolah adalah sarana yang pdalam sebuah proses pembelajaran agar mampu mendorong untuk mencapai tujuan peserta didik melalui peningkatan pontensi, melalui pengkondisian yang diatur sedemikian rupa hingga proses belajar anak dapat berjalan denagn baik.

Disini tentusaja sangatlah jelas, bahkan sebuah lingkungan sekolah memiliki makna yang penting bagi setiap siswa. Sehingga tak khayal melalui lingkungan sekolah diharapkan dapat membentuk manusia yang dewasa dalam berinteraksi dengan sesama teman siswa, sehingga tujuannya dapat memberikan suasana yang nyaman, aman, dan kondusif bagi kelangsungan belajar maupun pada saat istirahat.

Pengertian Lingkungan Sekolah Menurut Ahli

Lingkungan Sekolah Adalah
Lingkungan Sekolah Menurut Para Ahli

Adapun definisi lingkungan sekolah menurut para ahli, antara lain;

  1. Hasbullah (2013), Lingkungan sekolah adalah lingkungan pendidikan utama yang kedua, sehingga kedudukannya setelah lingkungan keluarga, sebab lingkungan pendidikan yang didapat individu adalah dari lingkungan keluarga. Disisi lain lingkungan sekolah pada umumnya terdiri dari siswa-siswa, guru, administrator, konselor, kepala sekolah yang hidup bersama dan melaksanakan pendidikan secara teratur dan terencana dengan baik.
  2. Dalyono (2010), Pengertian lingkungan sekolah adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak terutama untuk kecerdasannya. Artinya bahwa lingkungan sekolah juga membantu anak untuk mengasah kecerdasanya.
  3. Oemar Hamalik (2009), Definisi lingkungan sekolah adalah sebagai suatu tempat mengajar dan belajar. Oemar mengartikan secara sederhana bahwa lingkungan sekolah hanya tempat seorang guru melakukan pembelajaran dan siswa menerima pembelajaran.
  4. Anshari (1993), Arti lingkungan sekolah adalah segala sesuatu yang ada di sekitar anak, didalam pendidikan formal baik berupa benda-benda, peristiwa-peristiwa yang terjadi maupun kondisi sekolah yang dapat memberikan pengaruh kuat pada anak.

Ciri Lingkungan Sekolah

Adapun karakteristik yang ada di lingkungan sekolah secara umum. Antara lain;

  1. Memiliki arti fasilitas seperti ruang kelas
  2. Memiliki dukungan kesehatan berbasis sekolah
  3. Memiliki kebijakan
  4. Mampu menindak praktik disipliner
  5. Mempunyai struktur kepengurusan

Aspek Lingkungan Sekolah

Sedangkan untuk segenap aspek-aspek yang ada di lingkungan sekolah, antara lain;

  1. Interaksi guru dengan siswa

Interaksi merupakan hal yang penting dalam sebuah lingkungan terlebih interaksi guru dan siswa dalam lingkungan sekolah. Seorang guru yang kurang berinteraksi dengan siswa akan membuat proses belajar mengajar kurang lancar. Sama halnya dengan siswa apabila merasa jauh dari guru, maka akan segan untuk berpartisipasi secara aktif dalam belajar.

Sebagai seorang guru penting untuk mendalami siswa dengan baik, harus memiliki perencanaan tentang sistem konsititusional yang berlaku sekarang secara mendetail. Tujuanya agar dapat melayani anak belajar secara individu. Adanya interaksi timbal balik antar guru dan siswa yang saling menguntungkan, maka proses belajar mengajar berjalan dengan baik.

  1. Hubungan antar siswa

Selain interaksi guru dengan siswa, hubungan antar siswa juga merupakan aspek penting dalam lingkungan sekolah. Sebuah proses belajar mengajar yang baik harus menampakkan hubungan kebersamaan diantara siswa. Siswa harus mampu bergaul dngan teman-temannya secara baik dan siswa harus dapat berinteraksi dengan baik dalam belajar.

  1. Sarana belajar

Proses belajar yang baik juga harus didukung dengan sarana secukupnya. Minimya sarana belajar yang yang dibutuhkan siswa, maka akan menganggu proses belajar tersebut. Karena gairah siswa dalam belajar akan terdorong apabila sarana prasarana belajarnya memadahi.

  1. Peraturan sekolah dan sanksi

Sebagai lingkungan pendidikan sekolah harus memiliki peraturan dan sanksi yang tegas. Hal tersebut karena dalam proses belajar mengajar, siswa perlu disiplin dengan peraturan sekolah, untuk mengembangkan motivasi yang baik. Sehingga dengan adanya peraturan kondisi belajar di sekolah akan lebih kondusif.

  1. Interaksi dengan keluarga

Meski berada di lingkungan sekolah, seorang anak tidak akan terlepas dari pengaruh keluarganya. Hubungan dalam contoh lingkungan keluarga yang kurang harmonis akan membuat suasana kaku, tegang di dalam keluarga. Hal tersebut menyebabkan anak kurang semangat dalam melakukan belajar di sekolah.

Suasana keluarga yang menyenangkan, akrab dan penuh kasih sayang akan memberikan semangat mendalam pada anak untuk belajar.

Manfaat Lingkungan Sekolah

Berikut ini akan diuraikan tentang beberapa manfaat dari lingkungan sekolah;

  1. Mengatasi kebosanan dalam belajar

Pada lingkungan sekolah siswa tidak akan bosan dan bahkan akan lebih nyaman dalam proses belajar. Hal tersebu bisa terjadi karena siswaakan berinteraksi dengan banyak orang sehingga belajar yang dilakukan lebih menyenangkan karena dilakukan bersama. Selain itu guru aka menggunakan berbagai metodebelajar untuk mencegah kebosanan.

  1. Memberikan suasana belajar yang unik bagi siswa

Seorang guru harus mampu membangun suasana belajar yang unik dan menyenangkan bagi siswa. Bisa dengan menggunaka role model atau yang lainnya. Karena dengan suasana belajar yang unik siswa lebih senang dan lebih betah berada di dalam kelas untuk belajar.

  1. Memberikan suatu pembelajaran yang bisa membuat siswa lebih berprestasi

Melalui lingkungan sekola akan diajarkan tentang berbagai hal, termasuk pengetahuna yang ada di luar sekolah. lingkungan sekolah harus mampu menyajikan permasalahan nyata yang terjadi diluar sana. Hal tersebut akan membuat siswa menjadi lebih berprestasi dan memahami dunia yang sebenarnya tidak hanya terpaku pada teori yang didapat .

  1. Sebagai sarana belajar siswa yang kompetitif

selain tempat untuk belajar lingkungan sekolah kali ini berperan untuk mewujudkan suasana belajar yang kompetitif. Artinya bahwa siswa di berikan sebuah materi mengenai lingkungan sekitar dan manfaatnya bagi siswa yang tentunya berguna dan bermanfaat sekali bagi siswa.

  1. Dukungan lingkungan yang hidup membuat siswa menjadi lebih nyaman belajar

Dalam lingkungan sekolah kenyamanan dalam belajar menjadi prioritas utama bagi guru dalam membuat siswanya lebih berprestasi. Oleh karena itu lingkungan yang hidup sangat pentingagar proses belajr mengajar dapat berlajan baik.

Contoh Lingkungan Sekolah

Berikut beberapa contoh lingkungan sekolah:

  1. PMR (Palang Merah Remaja) dan UKS (Unit Kesehatan Siswa)

Merupakan salah satu contoh lingkungan sekolah. dalam PMR siswa akan banyak belajar terutama tentang melakukan pertolongan pertama korman kecelakaan, kesehatan dan yang lainya. Melalui PMR siswa kana mengasah kecerdasan dan potensinya serta dapat mendorongnya untuk berprestasi.

Selain itu ilmu yang didapat dalam PMR dapat mereka terapkan melalui UKS sehingga dapat bermanfaat. Lingkunan yang demikian akan mendorong semangat belajar siswa. Sehingga dalam lingkungan sekolah siswa tidak hanya mendapatkan materi teori tetapi juga mendapatkan keterampilan.

  1. Guru BK

Bimbingan Konseling menjadi salah satu element peningkatakan potensi akademik yang kerapkali dijadikan sebagai sarana untuk menunjang potensi peserta didik. Dalam proses inilah BK tanpa mengenyampingkan tenaga pendidik lain menjadi salah satu lingkungan di sekolah yang setidaknya memberikan stimulus pada pencapain seorang siswa.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang ddikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa lingkungan sekolah lebih mengacu pada himpunan hubungan yang terjadi di antara anggota komunitas sekolah yang ditentukan oleh faktor struktural, pribadi, dan fungsional lembaga pendidikan yang memberikan kekhasan bagi sekolah.

Sehingga tanpa adanya lingkungan sekolah proses belajar mengajar tidak dapat dilakukan dengan baik dan berlangsung tepat. Proses belajar mengajar memerlukan lingkungan sekitarnya sebagai wujud kecintaan siswa dan pengalaman yang lebih luas terhadap lingkungan. Melalui lingkungan sekolah akan akan belajar untuk peduli terhadap lingkungan di sekililingnya serta dapat mengasah kreatifitas anak.

Oleh karena itulah lingkungan sekolah merupakan lingkungan pendidikan kedua yang diterima oleh anak, dinama dalam lingkungan tersebut kecerdasan, potensi anak dapat diasahdan dikembangkan yang akan berpengaruh pada keberhasilan belajar anak sehingga perlu diselenggarakan secara berkelanjutan dan teratur. Hal tersebut yang membuat anak dapat mengembangkan kecerdasan dan potensinya secara maksimal ketika berada di lingkungan masyarakat.

Nah, itulah tadi ya pembahasan secara lengkapnya mengenai materi atas pengertian lingkungan sekolah menurut para ahli, aspek, manfaat, dan contohnya. Semoga dengan hadirnya bahasan ini memberikan materi serta wawasan kepada segenap pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *