Lembaga Eksekutif: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Lembaga Eksekutif

DosenPPKN.Com– Kekuasaan yang terdapat dalam lembaga eksekutif pada saat ini sangat besar dan kuat pasca Amandemen UUD 1945 dilakukan. Hal ini terbukti setiap tokoh politik di Indonesia mengorbankan segala kemampuannya untuk bisa duduk didalamnya. Baik tingkatan taraf nasional ataupun daerah. Sebagai penjelasan lebih lengkap, tulisan ini akan menjabarkan tentang pengertian lembaga eksekutif, tugas, wewenang, dan contohnya.

Lembaga Eksekutif

Lembaga eksekutif adalah institusi tertinggi yang terdapat dalam sisitem Negara demokrasi dan bertugas melakukan kebijakan serta menjalankan roda pemerintahan yang telah menjadi amanahnya. Oleh karena alasan itulah setiap seseorang yang duduk di lembaga eksekutif akan cenderung familiar keberadaannya dibandingkan dengan badan lainnya.

Fenomena ini juga termasuk di Indonesia yang notebene menganut sisitem pemerintahan demokrasi, dengan salah satu karakteristiknya ialah melakukan pemilihan umum untuk 5 tahun sekali dalam menuntukan setiap kedudukan di lembaga eksekutif.

Pengertian Lembaga Eksekutif

Pengertian lembaga eksekutif adalah dewan yang memiliki peranan atas kekuasaan pemerintahan. Institusi ini memiliki tanggungjawab serta wewenang lebih luas dibandingkan dengan lembaga negara yang lain. Selain itupula fungsi eksekutif mengimplementasikan pembangunan yang sesuai dengan Undang-Undang.

Pengertian Lembaga Eksekutif Menurut Para Ahli

Adapun definisi lembaga eksekutif yang telah dikemukakan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut;

C.F. Strong

Pengertian lembaga eksekutif  adalah institusi pemerintahan yang senantiasa ada di dalam Negara penganut asas demokrasi yang memiliki tangungjawab untuk melakukan pengawasan dan pembatasan atas kekuasaannya kepada rakyat secara langsung.

Wynes

Definisi lembaga eksekutif adalah kekuasaan tertinggi dalam Negara yang bertugas menjalankan amanat Undang-Undang, mengakomodir urusan pemerintah, menjaga tata tertib, dan menjadi pelindung warga Negara baik di luar negri ataupun di dalam negari.

Ilmu Politik

Arti lembaga eksekutif dalam Ilmu Politik adalah kekuasaan penuh yang diberikan rakyat kepada seseorang tokoh untuk dapat mengakomodir setiap roda pemerintahan serta mengimplementasikan pembangunan yang sesuai dengan UU.

Dari pengertian lembaga eksekutif menurut para ahli diatas, dapatlan dikatakan bahwa setiap Negara penganut asas demokrasi akan senantiasanya memberikan kedudukan dewan eksekutif untuk menjalankan roda pemerintahan yang sesuai dengan UU dengan serangkaian pengawasan yang dilakukan oleh lembaga legistatif dan yudikatif.

Tugas Lembaga Eksekutif

Tugas yang diberikan kepada lembaga eksekutif ini terbagi dalam dua macam, diantaranya;

Kepala Negara

Sebagai kepala Negara, lembaga eksekutif adalah simbol yang ada di dalamnya yang senantiasa harus dijunjung tinggi segala kebijakan yang sesuai dengan amanat UU. Hal ini tentusaja dilakukan sebagai upaya penghormatan kepada salah satu simbul tertinggi sebuah Negara.

Kepala Pemerintahan

Tugas lembaga eksekutif sebagai kepala pemerintahan diartikan sebagai pemegang penuh atas kekuasaan eksekutif di dalam dan luar negri yang dibantu oleh wakilnya beserta seluruh jajaran para menteri yang menjadi sarangkaian di dalamnya.

Wewenang Lembaga Eksekutif

Kewenangan yang diberikan lembaga eksekutif pada sisitem pemerintahan, antara lain sebagai berikut;

Hubungan Internasional

Lembaga eksekutif memiliki kewenangan untuk menjalankan kerjasama antar Negara dengan dibantu seluruhnya oleh perwakilan diplomatik yang ada disetiap Negara. Kerjasama internasional ini dijalankan sebagai landasan bagi setiap Negara berdaulat untuk memenuhi kebutuhan warganya.

Perjanjin Internasional

Lembaga eksekutif secara penuh diberikan kekuasaan untuk menjalankan sisitem kesepatakan antar Negara yang dilakukan sebagai upaya menghindari konflik antar bangsa. Tahapan perjanjian internasional ini tidak lepas dari tugas perwakilan konsuler yang memberikan laporan atas hasil observasi yang terjadi.

Pemberian Grasi

Wewenang yang diberikan kepada lembaga eksekutif salah satunya ialah pemberian grasi atau ampunan kepada narapidana yang melakukan kejahatan. Hak inilah setidaknya dilakukan dewan eksekutif dengan mempertimbangkan saran dari MA (Mahkamah Agung).

Mengangkat Perwakilan Diplomatik

Kekuasaan yang diberikan oleh lembaga eksekutif lainnya, ialah haknya progetifnya untuk dapat melakukan pengangkatan tingkatan perwakilan diplomatik yang menjadi tangan panjang pemerintah dalam melindungi warga Negara di Negara lain. Hal ini dilakukan sebelum melakukan pertimbangan dari DPR (Dewan Perwakilan Rakyat).

Tipe Lembaga Eksekutif

Karakteristik yang terdapat dalam lembaga eksekutif hakekatanya sesuai dengan sisitem pemerintahan yang dianut, setiap Negara tidak bisa disamakan misalnya saja tugas lembaga eksekutif Indonesia dan Arab Saudi yang berbeda pada proses pemilihan pemimpinannya. Oleh karena itulah beberapa macam-macam lembaga eksekutif yang ada pada pemerintahan di dunia, antara lain;

  1. Pemerintahan monarki yang melakukan pengangkatakan lembaga eksekutif berdasarkan pada keturunan. Contohnya Negara Arab Saudi dan Brunai Darussalam.
  2. Tipe demokrasi yang melakukan pengangkatakan lembaga eksekutif berdasarkan pada Pemilu dengan kedudukan kepala pemerintahan Negara atau Presiden. Contoh saja Amerika Serikat dan Indonesia.
  3. Collegial executive yang mengakat lembaga eksekutif berdasarkan pada pemilihan federal council yang dilakukannya penyelenggaranya setiap 4 tahun. Contoh saja dalam kasus ini seperti yang terjadi di Swiss.

Dari serangkaian penjelasakan tentang pengertian, fungsi, wewenang lembaga eksekutif dan tipenya tersebut. Agar lebih mudah memahaminya, berikut ini beberapa kasus contoh yang bisa digolongkan dalam dewan eksekutif, khususnya sistem pemerintahan Indonesia.

Contoh Lembaga Eksekutif

2 Contoh dalam Lembaga Eksekutif di Indonesia, antara lain;

Presiden dan Wakilnya

Contoh lembaga eksekutif yang ada dalam sisitem pemerintahan di Indonesia adalah presiden serta wakilnya yang memiliki wewenang dalam menjalankan roda pemerintahan baik untuk urusan dalam negri dan luar negari. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ini diselenggarakan Indonesia setiap 5 tahun sekali dengan masa jabatan 2 priode kekuasaan. Batasan masa jabatan ini dilakukan setelah proses amandemen dilakukan Indonesia sejak runtuhnya orde baru.

Mentri

Jabatan kementrian yang membantu segala urusan presiden dan wakilnya merupakan salah satu contoh lembaga eksekutif yang ada dalam sisitem pemerintahan Indonesia. Setiap kementrian memiliki weweng mengatur segala kebijakan yang ada di bawahanya. Seperti Kementrian Agama, Kementrin Desa Tertinggal, Kementrian Hukum dan Ham serta yang lainnya.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pengertian lembaga eksekutif, fungsi, wewenang, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan memberi edukasi mendalam bagi pembaca yang mencari refrensi tentang “pemerintahan”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *