Pengertian Nilai Dasar Pancasila, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Nilai Dasar Pancasila Adalah

Seperangkat arti nilai hakekatnya akan senantiasa senantiasanya terkandung dalam ideologi Pancasila yang memiliki keterkaitan yang erat dalam konteks HAM (Hak Asasi Manusia), perubahan sosial, ataupun dalam sistem pemerintahan dan penyelenggaraan negara untuk mencapai tujuannya.

Hal ini tentusaja sangat wajar mengingat Pancasila ialah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa Pancasila bukan saja falsafah negara, tapi lebih luas lagi, yaitu falsafah dan aturan nilai bangsa Indonesia.

Nilai Dasar Pancasila

Nilai dasar adalah esensi terhadap pengamalan dari sila-sila yang ada dalam Pancasila. Dengan karakteristik universal diharapkan nilal dasar ini ini memiliki pengaruh pada proses perwujuatan cita-cita, tujuan, serta pengamalan atas nilai-nilai yang baik dan benar.

Nilai

Nilai secara filsafat terdiri dari berbagai macam bentuknya. Yakni logika yang menyatakan benar atau salahnya perbuatan, estetika yang menyatakan indah atau tidaknya perbuatan, serta etika yang menyatakan buruk atau tidaknya perbuatan.

Nilai Menurut Para Ahli

Notonegoro mengungkapkan bahwa nilai terbagi menjadi:

  1. Nilai Material yaitu nilai yang berhubungan dengan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan jasmani manusia.
  2. Nilai vital yaitu nilai yang berhubungan dengan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia untuk melaksanakan suatu aktivitas.
  3. Nilai kerohanian yaitu nilai yang berhubungan dengan sesuatu yang bermanfaat bagi rohani atau batiniah manusia. Nilai kerohanian meliputi nilai kebenaran bersumber pada akal pikiran manusia, nilai keindahan yang meliputi perasaan manusia, dan nilai kebaikan yang bersumber pada kehendak manusia.
Pancasila

Istilah “Pancasila” berasal dari kata “Panca” yang artinya “lima” dan “Sila” yang artinya sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa Pancasila adalah lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik.

Pancasila Menurut Para Ahli

Artinya;

  1. TAP MPR No.III /MPR/2000, Pancasila ialah sumber dasar hukum nasional. Jadi, dapat dikatakan bahwa pancasila menjadi dasar dalam mengatur penyelenggaraan dalam pemerintahan negara indonesia.
  2. Notonegoro, Pancasila ialah dasar falsafah negara indonesia, sehingga bisa disimpulkan Pancasila adalah dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan bisa menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Adapun untuk bentuk pengamalan atas sila-sila yang terdapat Pancasila, antara lain secara singkat adalah sebagai berikut;

  1. Sila Ke-1: Ketuhanan
  2. Sila Ke-2: Kemnusiaan
  3. Sila Ke-3: Persatuan
  4. Sila Ke-4: Kemusyawaratan
  5. Sila Ke-5: Keadilan

Penjabaran atas nilai dasar tersebut tertuang secara penuh dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya terdapat dalam alinea ke-4. Yang memberikan penjelasan tentang kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dengan jaminan atas nilai-nilai yang diberikan.

Jenis Nilai Dasar Pancasila

Contoh Nilai-Nilai Dasar Pancasila
Nilai Dasar Pancasila

Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia dan ideologi negara yang diharapkan bisa menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Yang setidaknya terdiri dari berbagai macam nilai yang terkandung di dalamnya. Yaitu;

  1. Religiusitas

Kanduangan yang terdapat dalam pemahaman ini biasanya lebih dikenal dengan nilai religiusitas yang memberikan arti tentang pentingnya memupuk rasa kepercayaan kepada Tuhan yang menciptakan Alam. Atas dasar inipulalah setiap hak dan kewajiban warga negara Indonesia ditentukan berdasarkan pada asas toleransi dalam keberagamanam.

  1. Humanitas

Pengertian tentang nilai dasar humanitas ini ialah serangakaian pengakuaan atas adanya kebragaman Dallam hidup manusia. Ajaran serta prilaku yang terjadi memerlukan pemahaman satu sama lain akan penghargaan kepada sesama.

  1. Soverenitas

Kanduangan yang terjadi dalam nilai dasar selanjutnya ialah tentang pentingnya perasatuan dan kesatuan di Indonesia, hubungan ini sendiri akan memberikan kelancaran untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, dengan mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.

  1. Nasionalitas

Nilai dasar yang menjadi pedoman bagi Indonesia selanjutnya ialah kenasionalisan terhadap rasa cinta pada NKRI. Prilaku ini amat sangan penting dijalankan dalam setiap bentuk negara, oleh karena itulah setiap tahun atau kegiatan pemerintahan tak lupa memberikan pemahaman akan pengamalan sila keemapat ini.

  1. Sosialitas

Pengertian nilai keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia ini menjadi bagian daripada nilai sosialitas tentang pentingnya persamaan derajat setiap warga negara Indonesia. Adanya beragam perbedaaan senantiasanya dijaladikan alat persatuan dan kesatuan yang lebih kuat.

Contoh Nilai Dasar Pancasila dan

Adapun penjelasan atas implementasi nilai dasar yang dimaksud sebagai berikut;

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa

Pengamalan yang nyata dalam nilai religiusitas yang menjadi corak dalam sila pertama ini misalnya saja disebutkan bahwa Pasal 29 bahwa negara akan senantiasnya berdasarkan pada kepercayaan bahwa tuhan yang maha Esa.

Oleh karena itulah untuk mewujudkannya segala larangan ajaran tanpa beragama akan senantiasanya dilakukan pencegahan, misalnya saja terjadi pada PKI (Partai Komunis Indonesia) yang secara tegas ingin menjadikan Indonesia sebagai negara tanpa agama.

  1. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Pengamalan dalam nilai dasar kedua Pancasila ini, misalnya saja Pasal 28 dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang memberikan kemerdekaan untuk berkumpul serta mengemukakan pendapat dan usulan atas beragam masalah yang terjadi. Keadaan ini secara langsung memberikan pandangan bahwa Pancasila senantiasanya mengahargai akan kebabasan manusia yang menjadi bagian daripada arti HAM.

  1. Persatuan Indonesia

Konsep daripada soverenitas ini misalnya saja tentang pengamalan dalam Pasal 35 yang menegaskan bahwa secara penuh Bendera Indonesia adalah Merah Putih. Diakui ataupun tidak bentuk aturan tersebut menjadi contoh indentitas nasional Indonesia yang memberikan alat kesatuan dari beragam suku yang ada.

Tanpa adanya simbul mengenai kesatuan berupa Bendera diatas, tentusaja kesatuan masyarakat akan senantiasanya dipertanyakan. Oleh karena itulah nilai soverenitas menjadi aspek penting yang harus senantiasanya dijaga masyarakat Indonesia.

  1. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan

Penerapan dalam nilal nasionalitas yang menjadi bagian daripada Pancasila ini misalnya saja tentang Pasal 4 yang memberikan kewenangan pengontrolan tugas presiden dan wakil presiden. Selain itujuga dalam Pasal 2 yang memberikan pengamabaran akan arti lembaga legistatif.

Atas pentingnya kondisi tersebut menimbulkan beragam pengamalan dalam sistem pemerintahan presidensial yang menjadi ciri khas pemerintahan Indonesia pada saat ini. Imeplementasi dan kebiajakan yang diambil seharus lebih pada sikap nasionalis untuk mengakomodir beragam kepentingan masyarakat.

  1. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pengamalan dalam nilai sosialitas ini misalnya saja Pasal 27 yang memberikan kedudukan tegas bagwa setiap warga negara memiliki hak yang sama. Persamaan ini kemudian dijadikan sebagai dasar untuk hukum yang diatur oleh lembaga yudikatif bersifat netral tidak pada dalam segi perekonomian, sosial, status, ataupun yang lainnya.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang diemukakan, maka dapatlah disimpulkan bahwa nilai dasar ini secara karakteristiknya ialah mutlak dan tetap melekat pada kelangsungan hidup negara. Pembukaan yang memuat nilai-nilai dasar Pancasila memiliki kedudukan sebagal norma dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental (staatsfundamentalnorm).

Dengan kedudukannya sebagai pokok kaidah negara yang fundamental, Pembukaafl UUD 1945 tidak boleh diubah oleh siapa pun. Mengubah Pembukaan UUD 1945 yang memuat nilai dasar ideologi Pancasila sama halnya dengan membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikianlah penjelasan dan pengulasan secara lengkap mengenai pengertian dan pengertian nilai dasar Pancasila menurut para ahli, jenis, contoh pengamalannya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *