Sila 2 Pancasila [Makna, Lambang, dan Contoh]

Diposting pada

Makna Sila Ke-2 Pancasila

Pancasila menjadi dasar negara Indonesia yang menyangkut tentang tata kehidupan dan proses penjalanan dalam sistem pemerintahan. Bentuk Pancasila ini sudah final keberadaannya sehingga selalu menjadi rujukan-rujuan dalam perumusan dan penafsiaran tentang kenegaraan. Oleh karena itulah artikel ini akan menjelasan tentang makna sila ke-2, lambang, dan contohnya dalam keseharian.

Sila Ke-2 Pancasila

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab merupakan isi dalam sila ke dua dalam Pancasila, yang memuat tentang segala bentuk unsur kemanusiaan yang adil dan beradab adalah kesadaran tontang keteraturan sebagai asas-asas kehidupan.

Kesadaran manusia tersebut dilakukan agar menjadi semangat membangun kehidupan masyarakat dan alam semesta untuk mencapai kebahagiaan dengan usaha gigih, serta dapat diimplementasikan datam bentuk sikap hidup yang harmonis penuh tolenansi dan damai.

Isi Sila Kedua dalam Pancasila

Isi yang terkandaung dalam Sila Kedua ini berhubungan dengan kemanusiaan yang adil dan beradab yang mengindikasikan sebagai kesadaran sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani.

Dengan pengalaman inilah setidaknya manusia menyadari akan keberadaanya yang tidak terlepas dari peranan kehidupan orang lain, sehingga sikap saling menghargai dan mengormati akan senantiasanya terkadung di dalamnya.

Makna Sila Ke-2

Beberapa makna terkandung dalam nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, khususnya untuk masyarakat Indonesia, yang diantaranya adalah sebagai berikut;

Kesadaran

Kesadaran sikap dan perilaku setiap penduduk Indonesia akan senantiasanya disesuaikan dengan nilai-nilai moral dan tuntutan hati nurani yang terletak pada sanubari setiap manusia. Atas kesadaran inilah mampu memberikan kesadaran akan peran serta masing-masing lembaga masyarakat yang ada di Indonesia untuk melakukan pembangunan sesuai dengan kapasitasnya.

HAM

Makna yang terkadung dalam isi Pancasila kedua adalah serangkaian pengakuan dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) inividu lainnya, yang sejatinya selalu dibawa setiap seseorang ketika ia baru dilahirkan dari rahim ibunya.

Kemanusiaan

Makna yang terdapat dalam kandungan sila kedua dalam Pancasila ini ialah mengembangkan sikap saling mencintai atas dasar kemanusiaan. Dengan adanya peranan ini tentusaja tidakan manusia akan diberikan batasan yang dapat meminimalisir tindakan kejahatan.

Keadilan

Arti sila kedua dalam pancasila selanjutnya ialah proses untuk dapat menerapkan kehidupan yang berkeadilan dan berkeadaban. Hal ini menjadi makna penting, mengingat pembangunan yang ada harus merata dan dilakukan dengan terus mempertimbangkan jumlah penduduk, wilayah, dan lain sebaginya.

Tangang Rasa

Pengalaman dalam perwujutan sikap yang ada dalam Sila Kedua Pancasila ini akan mampu memberikan dorongan dalam memunculkan sikap tenggang rasa dalam setiap hubungan sosial yang seseorang lakukan dalam kelompok masyarakat.

Pengertian tengang rasa sendiri merupakan bentuk penghormatan yang dijalankan individu dengan individu lainnya sebagai bentuk harmonisasi, tindakan ini dilakukan melalui serangkaian pengatahuan serta tingkah laku seseorang dalam menjalankan hak dan kewajiban warga Negara.

Lambang Sila Kedua: Rantai

Lambang yang menjadi ciri khas dari Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Pancasila ini adalah Rantai berwarna emas (kuning) dengan segi empat di dalamnya serta lingkaran yang terkandung dalam mata rantai. Secara lengkap arti ini mengindikasikan adanya kerjasama antar laki-laki dan perempuan (masyarakat) Indonesia untuk bersatu dalam kekuataan.

Arti Lambang Sila Kedua Rantai

Arti Rantai dalam Sila Kedua

  • Mata Rantai Segi Empat= Laki-laki
  • Mata Rantai Lingkaran = Perempuan.
  • Mata Rantai Berkaiat = Perwujutan ikatan erat satu sama lain yang saling bersatu.

Dari serangkaian penjelasan tentang makna dan lambang dalam nilai kemanusiaan yang terkandung dalam ideologi negara tersebut, tentusaja akan menjadikan bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat dunia yang meyakini segenap prinsip persamaan harkat dan martabat sebagimanya sesuai dengan sejarah PBB yang bertujuan untuk perdamaian.

Oleh karena itulah, bangsa Indonesia mengimplementasikannya dengan mengembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain, baik dalam hubungan internasional ataupun perjanjian internasional serta kerjasama internasional.

Pengamalan Sila Kedua “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”

Pengamalan yang dilakukan dalam upaya menerapkan sesunggunya berkaitan dengan hubungan antarnegara dan warga negara Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam dari kemanusiaan yang adil dan beradab ini antara lain sebagai berikut;

  1. Persamaan derajat yang ada dalam masyarakat, baik dalam segi hukum, hak, ataupun kewajiban antara miskin dan kaya, pejabat ataupun rakyat.
  2. Penghargaan hak asasi manusia
  3. Nondiskriminatif terhadap golongan lainnya yeng berbeda suku, budaya, ataupun agama.
  4. Solidanitas antarsesama manusia dan antarbangsa
  5. Keadilan
  6. Keberadaban
  7. Perdamaian

Dari penjelasan diatas, perwujuatan dalam penerapan nilai ini bisa dilakukan dalam upaya menghormati dan bekerja sama antar masyarakat Indonesia sebagai bentuk realisasi dan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab (Sila kedua Pancasila).

Sikap ini dapat pula secara keseluruhan dapat menjadi pendorong hubungan harmonis masyarakat, sehingga senantiasnaya menghilangkan adanya kemunculan konflik sosial yang terjadi. Oleh karena itulah penting bagi siapapun untuk menerapan dan menjadi pedoman Warga negara Indonesia.

Contoh Sila Kedua

Contoh pengalaman dalam implementasi Pancasila Ke-2 “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” antara lain sebagi berikut;

Masyarakat

Contoh nyata dalam masyarakat misalnya saja ketika ada seseorang yang baru tinggal di wilayah tertentu, yang berbeda budaya bahkan agama. Sebagai seorang yang bermasyarakat wajib untuk tetap memberikan dorongan serta mengenalnya dengan saling mengunjungi, mengobrol, atau bahkan dengan saling melakukan perkenalan dan kerjasama.

Sekolah

Contoh pengamalan dalam Sila Kedua Pancasila ini juga bisa dilihat pada sisi pendidikan (Sekolah) di Indonesia. Yang secara khusus menerapkan aturan khusus kepada setiap pelajar untuk memakai seragam. Fungsi pemakaian seragam sejatainya ialah menjadi simbul kebersamaan dan mengenyampingkan perbedaan derajat, antara masyarakat berekonomi tinggi ataupun siswa yang berasal dari ekonomi menengah kebawah.

Keseharian

Impelemntasi dari arti dalam “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, khususnya untuk keseharian ini misalnya saja adanya pandangan serta dorongkan seseorang menempuh pendidikan tinggi demi meningkatan pengetahuan dan peradaman.

Banyaknya beasiswa yangdiperioritaskan untuk siswa berpertasi tapi dari kalangan ekonomi tidak mampu seperti Beasiswa Bidikmisi masuk PTN tersebutlah akhirnya menjadi solusi pemerintah dalam pengalaman sila ke-2 Pancasila. Selengkapnya, baca; Contoh Sikap Sila Ke-2 Pancasila dalam Kehidupan

Dari serangkaian penjelasan tentang Sila Ke-2 Pancasila [Makna, Lambang, dan Contoh] dalam sila kedua sejatinya terdapat suatu nilai yang mencerminikan sikap hormat-menghormati antarbangsa dan negara yang perlu dibina karena manusia tidak dapat hidup sendiri.

Demikian pula dengan bangsa Indonesia yang tidak dapat hidup sendiri, tetapi harus hidup bersama-sama dengan bangsa lain untuk memenuhi kebutan hidup. OIeh karena itu, setiap bangsa harus saling menghormati dan bekerja sama.

Demikianlah penjelasan tentang makna sila ke-2 pancasila, lambang, serta contohnya dalam keseharian. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan mendalam bagi segenap pembaca yang ingin mendalami tentang “Pancasila”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *