Pengertian Musyawarah, Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Musyawarah Adalah

Kata musyawarah tentunya tak asing lagi di telinga kita. Sebagai dasar negara yang menjunjung tinggi demokrasi dalam ideologi pancasila, keputusan yang menyangkut kepentingan orang banyak dilakukan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka dapat dipahami bahwa setiap warga negara memiliki hak yang dapat digunakan dengan benar dalam mengemukakan pendapatnya. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang musyawarah, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, ciri-ciri, manfaat, dan contoh musyawarah.

Musyawarah

Musyawarah adalah upaya dalam memecahkan permasalahan secara bersama dalam mengambil keputusan atau mencari jalan keluar untuk mencapai mufakat atau saling setuju. Musyawarah biasanya oleh sebuah kelompok masyarakat.

Misalnya dalam kasus ini ialah lingkungan keluarga atau masyarakat maupun sistem pemerintahan saat ada perbedaan pendapat, untuk mengumpulkan ide, atau ada sesuatu yang harus dipecahkan bersama-sama, diperlukanlah kesepatakan dalam permusyawarahan.

Musyawarah sangat penting dilakukan, karena hal ini bisa mempererat tali persaudaraan sesama masyarakat dan perdamaian karena dapat menghindarkan dari ketidaksetujuan atau perbedaan pendapat dari masalah yang dimusyawarahkan.

Dalam bermusyawarah, seseorang bebas dan berani dalam mengutarakan pendapat walaupun pendapatnya berbeda dari orang lain dan belum tentu diterima, hal ini harus dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan masalah baru yang menimbulkan kesenjangan sosial bagi setiap orang.

Pengertian Musyawarah

Musyawarah adalah upaya-upaya untuk memecahkan persoalan (mencari jalan keluar) yang berguna dalam mengambil keputusan bersama untuk keperluan penyelesaian atau pemecahan masalah yang menyangkut urusan keduniawian.

Musyawarah merupakan cara merumuskan sesuatu hal yang didasarkan pada kehendak banyak orang. Itu artinya bahwa pengambilan keputusan dalam hal ini senantiasa didasarkan kehendak orang banyak dapat mencapai kebulatan berpendapat.

Suatu keputusan tidak harus selalu didasarkan pada kemenangan atas dasar suara terbanyak. Namun, sutu keputusan diutamakan kebulatan pendapat yang berdasarkan atas kata sepakat atau mufakat.Sehingga, dalam bermusyawarah keputusan didasarkan pada kebulatan pendapat bukan berdasarkan suara terbanyak. 

Prinsip musyawarah dalam sususnan kemasyarakatan ditegakkan sesuai dengan azas hukum yang menjadi dasar sistem dalam pengertian demokrasi. Tapi musyawarah itu sendiri tidak terikat oleh komunitas yang sifatnya masih (pemerintahan atau kenegaraan) saja.

Musyawarah menyentuh semua aspek yang menyangkut kepentingan bersama, bukan masalah yang telah menjadi ketetapan Tuhan.

Musyawarah dilkukan untuk mencapai beberapa tujuan, diantaranya yaitu:

  1. Untuk memecahkan masalah. Masalah akan terpecahkan apabila masing-masing peserta musyawarah mengeluarkan pendapat, saran, dan masukan.
  2. Tanpa saran atau usulan yang dikeluarkan oleh peserta musyawarah, diskusi mungkin tidak dapat dicapai dalam arti, tidak ada masalah mungkin akan terpecahkan.
  3. Mengajarkan tentang nilai nilai ekuitas dan umum, karena dalam musyawarah harus dapat menghasilkan keputusan yang paling adil untuk kepentingan bersama.
  4. Untuk mematuhi setiap peraturan yang berlaku. Sikap untuk menghormati pendapat orang lain bahkan jika bertentangan dengan pendapat kami, tidak boleh memotong pendapat orang lain dan harus tertib musyawarah.

Pengertian Musyawarah Menurut Para Ahli

Adapun definisi musyawarah menurut para ahli, antara lain:

Kamus Besar Bahasa Indoensia

Musyawarah artinya pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah; perundingan; perembukan.

Wikipedia

Kata musyawarah berasal dari kata syawara yang berasal dari Bahasa Arab yang artinya berunding, urun rembuk atau mengatakan dan mengajukan sesuatu. Istilah lain dalam Tata Negara Indonesia dan kehidupan modern yang berkaitan dengan musyawarah dikenal dengan sebutan “syuro”, “rembug desa”, “kerapatan nagari” bahkan “demokrasi”.

Kewajiban bermusyawarah hanya untuk urusan keduniawian, sehingga bisa dikatakan bahwa musyawarah ialah upaya bersama dengan sikap rendah hati untuk memecahkan persoalan guna mengambil keputusan bersama dalam penyelesaian atau pemecahan masalah yang menyangkut urusan keduniawian.

Kini musyawarah selalu dikaitkan dengan dunia politik, demokrasi. Bahkan hal itu tak bisa dipisahkan , karena pada prinsipnya musyawarah ialah bagian dari demokrasi. Dalam demokrasi pancasila, penentuan hasil dilakukan melalui musyawarah mufakat dan apabila terjadi kebuntuan yang berkepanjangan barulah dilaksanakan pemungutan suara, jadi demokrasi tidak sama dengan votting.

Votting merupakan cara yang cenderung dipilih oleh sebagian besar negara demokrasi karena lebih praktis, menghemat waktu dan lebih simpel daripada musyawarah yang berbelit-belit itulah sebabnya votting cenderung identik dengan demokrasi padahal votting sebenarnya adalah salah satu cara dalam mekanisme penentuan pendapat dalam sistem demokrasi.

Ciri-Ciri Musyawarah

Pelaksanaan musyawarah memiliki beberapa karakteristik yang melakat di dalam kehidupan masyarakat, diantaranya yaitu;

  1. Berdasarkan kepentingan bersama.
  2. Hasil keputusan harus dapat diterima dengan akal sehat sesuai hati nurani.
  3. Tenang dalam menyampaikan pendapat
  4. Usul atau pendapat yang disampaikan mudah dipahami
  5. Usul atau pendapat tidak memberatkan anggota lain.
  6. Tidak ricuh dan suasana tenang
  7. Dalam proses musyawarah pertimbangan moral lebih diutamakan
  8. Hasil musyawarah bersumber dari hati nurani yang luhur.

Manfaat Musyawarah

Musyawarah memiliki beberpa kegunaan untuk mempersatuan setiap masyarakat, diantaranya yaitu:

Melatih untuk mengemukakan pendapat (ide)

Dalam proses musyawarah setiap orang mempunyai ide atau gagasan yang berbeda-beda, yang bisa diungkapkan untuk memecahkan permasalahan yang sedang dibahas. Melalui musyawarah, seseorang dapat dilatih untuk mengutarakan pendapat yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mencari solusinya dari masalah yang sedang dibahas.

Masalah dapat segera terpecahkan

Melalui proses musyawarah, akan diperoleh beberapa jalan alternatif dalam menyelesaikan permasalahan untuk kepentingan bersama. Perbedaan pendapat dari orang lain dapat jadi lebih baik daripada pendapat kita. Oleh karena itu, dalam bermusyarah penting mendengarkan pendapat dari orang lain.

Keputusan yang dihasilkan mempunyai nilai keadilan

Musyawarah merupakan proses dengar pendapat, dimana keputusan diambil nantinya adalah atas kesepakatan bersama semua anggota. Kesepakatan yang dihasilkan tidak boleh mengandung unsur paksaan didalamnya, sehingga seluruh anggota bisa melaksakan hasil keputusan dengan penuh tanggung jawab dan tanpa ada pemaksaan.

Hasil Keputusan yang diambil menguntungkan semua pihak

Keputusan yang dihasilkan dalam suatu musyawarah tidak boleh merugikan salah satu pihak atau anggota musyawarah, agar nantinya hasil yang diputuskan dalam musyawarah bisa diterima dan dilaksanakan oleh semua anggota dengan penuh keikhlasan.

Dapat menyatukan pendapat yang berbeda

Perbedaan pendapat pasti akan ditemui dalam musyawarah yang melibatkan banyak orang, apalagi itu menyangkut urusan dan kepentingan bersama. Akan tetapi, inilah keindahan dari bermusyawarah. Pendapat yang berbeda-beda dikumpulkan dan ditelaah bersama-sama baik dan buruknya, sehingga diakhir musyawarah akan terpilih satu atau lebih dari sekian pendapat berbeda tersebut.

Adanya kebersamaan

Musyawarah dapat mempererat hubungan tali persaudaraan antar sesama anggota. Masing-masing orang bertemu dengan karakter yang berbeda-beda dari para anggotanya.

Dapat mengambil kesimpulan yang benar

Keputusan yang diambil sebagai hasil musyawarah merupakan keputusan yang dianggap benar dan sah, sehingga hasil tersebut harus dilaksanakan dengan baik oleh setiap anggotanya.

Mencari kebenaran dan menjaga diri dari kekeliruan

Melalui musyawarah, seluruh anggota akan menemukan kebenaran atas masalah yang sedang dibahas demi kepentingan bersama.

Menghindari celaan

Dengan bermusyawarah, kita dapat terhindar dari berbagai macam anggapan dan celaan orang lain, karena semua hasil dan proses musyawarah dibicarakan bersama dan ditelaah oleh semua anggota.

Terciptanya stabilitas emosi

Dalam musyawarah tentunya akan ditemukan pendapat yang berbeda-beda, tapi hal itulah yang akan melatih diri kita agar menahan emosi dengan cara menghargai apapun pendapat orang lain dalam musyawarah, sehingga membuat emosi antar anggota tetap stabil.

Contoh Musyawarah

Berikut ini beberapa kasus musyawarah dalam contoh lingkungan masyarakat di keseharian yang berbeda-beda, antara lain;

Dalam Lingkungan Keluarga

Misalnya untuk contoh musyawarah di lingkungan keluarga dalam kehidupan sehari-hari, antara lain;

  1. Musyawarah untuk menentukan tugas tiap-tiap anggota keluarga
  2. Musyawarah untuk membuat keputusan dalam permasalahan keluarga
  3. Musyawarah untuk membuat kebijakan dalam rumah tangga
  4. Musyawarah untuk menentukan tempat liburan keluarga
  5. Musyawarah untuk menentukan barang yang harus dibeli

Dalam Lingkungan Sekolah

Misalnya untuk contoh musyawarah di lingkungan sekolah, diantaranya;

  1. Musyawarah untuk menentukan ketua dan wakil ketua kelas
  2. Musyawarah untuk memilih petugas upacara
  3. Musyawarah untuk memilih ketua dan wakil ketua osis
  4. Musyawarah untuk menentukan kelompok belajar
  5. Musyawarah untuk menentukan petugas piket
  6. Musyawarah untuk menentukan wali kelas

Dalam Lingkungan Masyarakat

Misalnya untuk beragam contoh kasus masyawarah di lingkungan masyarakat, antara lain;

  1. Musyawarah untuk memilih ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)
  2. Musyawarah untuk memilih kepala desa
  3. Musyawarah untuk untuk menentukan petugas dan jadwal ronda
  4. Musyawarah untuk membuat pelaksanaan kerja bakti
  5. Musyawarah tentang pembangunan jalan

Dalam Lingkungan Negara

Misalnya dalam sistem pemerintahan presidensial ataupun parlementer musyawarah terbentuk atas beberapa kasus sebagai berikut;

  1. Musyawarah dalam sidang MPR
  2. Musywarah dalam rapat DPR
  3. Musyawarah dalam rapat antar negara
  4. Musyawarah dalam rapat struktur PBB
  5. Musyawarah PEMPROV DKI

Nah, demikiahlah tadi materi yang dapat dituliskan terkait dengan pengertian musyawarah menurut para ahli, ciri-ciri, manfaat, dan contoh di dalam kehidupan. Semoga melalui penjelasan ini bisa memberikan wawasan serta edukasi pengetahuan pembaca. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *