Pengertian Ancaman, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Ancaman Adalah

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai Ancaman. Ancaman merupakan suatu permasalahan yang terjadi di berbagai sistem pemerintahan serta banyak meresahkan masyarakatnya. Banyak peristiwa-peristiwa ataupun kejadian yang miris terjadi di berbagai Negara akibat ancaman tersebut, yang pelaku tersebut biasanya memiliki kemampuan khusus dalam hal tertentu.  Peristiwa-peristiwa yang terjadi bisa saja membahayakan Negara dan mengancam keutuhan suatu Negara. Oleh karena itulah pada artikel ini menjelaskan tentang pengertian ancaman, jenis, dan contohnya.

Pengertian Ancaman

Ancaman adalah sebuah usaha maupun kegiatan baik dilakukan di dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai dapat membahayakan identitas nasional, kedaulatan suatu negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa.

Begitupun dalam arti luasnya, ancaman ialah suatu usaha yang sifatnya merubah atau mengganti suatu kebijakan yang sudah ada secara konsepsional menggunakan segala tindak criminal dan politis untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Jenis Ancaman

Adapun bentuk-bentuk ancaman antara lain sebagai berikut;

Ancaman Militer

Ancaman memiliki beberapa macam, diantaranya adalah ancaman militer. Ancaman militer merupakan sebuah ancaman yang besar karena biasanya menggunakan senjata-senjata yang canggih dan terorganisir yang nantinya dapat membahayakan kedaulatan suatu Negara. Ancaman militer ini bisa dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ancaman Non Militer

Ancaman non militer merupakan ancaman terhadap Negara yang sifatnya tradisional. Ancaman ini mirip seperti ancaman militer namun memiliki perbedaan. Perbedaannya terletak pada bentuknya, ancaman non militer tidak bersifat fisik dan bentuknya tidak terlihat karena ancaman ini berhubungan dengan pengertian ideologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi, dan lain-lain.

Contoh Ancaman

Adapun dari beragam contoh kasus ancaman, adalah sebagai berikut;

Pemberontakan bersenjata

Ancaman militer berupa pemberontakan bersenjata biasanya dilakukan oleh suatu kelompok yang memiliki perbedaan pendapat dengan pemerintah dalam suatu Negara. Mereka melakukan aksi-aksi tertentu menggunakan senjata.

Konflik horizontal

Konflik horizontal merupakan suatu konflik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang memiliki status sosial yang sama.

Aksi terror

Aksi terror merupakan serangan-serangan yang dilakukan oleh sebuah kelompok dan terkoordinasi yang tujuan tertentu. Aksi terror biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan terencana, waktu pelaksanaanya pun tiba-tiba dan target korbannya pun tidak terdeteksi namun biasanya adalah aparat keamanan atau pemerintahan.

Sabotase

Suatu ancaman yang kegiatannya bertujuan melakukan perusakan secara terencana, di sengaja, dan tersembunyi dan sasarannya pun berasa ditengah-tengah masyarakat.

Aksi kekerasan berbau SARA

Kekerasan adalah suatu tindakan yang biasanya berakibat pada luka fisik seseorang yang dilakukan dengan tujuan tertentu. Aksi ini biasanya dilakukan karena unsur dendam. Sara merupakan suatu pandangan dan tindakan yang didasarkan pada sentiment identitas menyangkut ras, agama, kebangsaan. Sara merupakan hal yang sangat sensitif di tengah masyarakat sekarang ini.

Sehingga aksi kekerasan berbau sara merupakan suatu tindakan yang dapat melukai fisik seseorang atau kelompok yang disebabkan karena perbedaan pandangan menyangkut agama, ras, maupun kebangsaan.

Gerakan separatis

Gerakan separatis merupakan gerakan yang tujuannya untuk mendapatkan kedaualatan atau adanya keinginan untuk memisahkan diri dari suatu wilayah dalam sebuah Negara. Gerakan separatis biasanya dilakukan oleh suatu kelompok yang memiliki kesadaran nasionalisme yang tajam.

Perusakan lingkungan

Perusakan lingkungan biasanya dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab setelah melakukan suatu aksi yang menyebabkan perusakan lingkungan, karena setelah itu mereka membiarkan kerusakan tersebut terbengkalai.

Agresi

Agresi adalah suatu ancaman militer yang menggunakan senjata sebagai kekuatannya yang dilakukan oleh Negara lain terhadap suatu Negara yang tujuannya adalah memecah belahkan kedaulatan dan keutuhan suatu Negara tersebut. bentuk-bentuk agresi ada tiga macam, diantaranya adalah:

  1. Invasi, merupakan suatu bentuk serangan yang dilakukan menggunakan senjata Negara lain terhadap NKRI.
  2. Bombardemen, suatu penggunaan senjata lainnya yang pelakunya adalah angkatan bersenjata Negara lain terhadap NKRI.
  3. Blokade, suatu bentuk agresi yang dilakukan di daerah pelabuhan ataupun pantai atau wilayah udara NKRI yang pelakunya adalah angkatan bersenjata Negara lain.

Pelanggaran Wilayah oleh Negara Lain

Ancaman militer ini berupa Pelanggaran yang dilakukan oleh Negara lain melalui laut ataupun udara dan menggunakan kapal maupun pesawat non komersial.

Spionase/Mata-mata

Ancaman militer yang dilakukan terhadap suatu Negara yang kegiatannya adalah memata-matai suatu Negara yang dilakukan oleh Negara lain yang tujuannya untuk mencari dan mendapatkan informasi seputar rahasia maupun dokumen militer dan ekonomi suatu Negara. Indonesia adalah salah satu Negara yang sering menjadi sasaran aksi spionase.

Contohnya adalah kasus spionase yang dilakukan oleh seorang tentara bayaran yang ditugasi oleh CIA, badan intelegen Amerika Serikat untuk membantu para pemberontak PRRI/ Persemesta yang tujuannya untuk menggulingkan kedudukan presiden Soekarno pada masa silam.

Sabotase

Ancaman militer yang dilakukan oleh Negara lain yang tujuannya merusak instalasi militer dan obyek vital nasional. Sabotase merupakan suatu kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan suatu Negara.

Aksi teror dari Jaringan Internasional

Ancaman militer ini biasanya dilakukan oleh jaringan terorisme internasional yang memiliki jaringan dengan terorisme dalam negeri. Aksi terror ini biasanya menggunakan senjata ataupun barang-barang lainnya yang juga sangat membahayakan suatu Negara.

Bidang Ekonomi

Ekonomi merupakan sebuah aspek yang penting bagi suatu Negara, tanpa adanya ekonomi maka belum bisa dianggap sebagai suatu Negara yang utuh. Ancaman dibidang ekonomi antara lain.

Pengangguran

Semakin tinggi tingkat pengangguran suatu Negara maka akan semakin mengancam kondisi Negara tersebut. pengangguran sendiri bisa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu minimnya pendidikan yang ada, kualitas Sumber daya manusia yang rendah, dan tentunya karena perekonomian yang tidak stabil.

Infrastruktur yang kurang memadai

Infrastruktur yang kurang memadai ini disebabkan karena pembangunan yang tidak merata di setiap daerahnya.

Inflasi

Hal ini terjadi salah satunya karena gaya hidup masyarakat yang konsumtif sehingga mengakibatkan tingkat inflasi yang tinggi.

Bidang Ideologi

Ideologi berhubungan dengan cara pandang, masuknya paham komunisme adalah salah satu ancaman non militer. Selain paham komunisme, masuknya ideologi liberalism juga merupakan ancaman yang cukup berbahaya karena bisa merusak ideologi Pancasila yang memicu terjadinya proses disintegrasi bangsa. Selengkapnya, bacaIdeologi Pancasila: Pengertian, Ciri, Fungsi, Sifat, dan Contohnya

Bidang Sosial Budaya

Sosial budaya berhubungan dengan adat istiadat kebiasaan suatu Negara. Masuknya kebudayaan asing juga bisa menjadi ancaman, karena dengan adanya budaya luar negeri banyak budaya asli Negara tersebut terkikis bahkan bisa hilang dan tergantikan oleh budaya luar yang tidak sesuai dengan ideologi bangsa.

Bidang Teknologi

Kurangnya pengetahuan dan penguasaan teknologi dapat menghambat kemajuan suatu bangsa, maka dari itu teknologi yang minim juga merupakan ancaman suatu bangsa.

Kasus Ancaman Yang Terjadi di Masyarakat

  1. Tingkat kemiskinan, pengangguran, dan kriminalitas yang semakin tinggi di Indonesia
  2. Pembangunan yang tidak merata menyebabkan ketimpangan sosial
  3. Gaya hidup konsumtif yang semakin tinggi
  4. Rendahnya pendidikan menyebabkan kualitas sumber daya manusia (SDM) rendah
  5. Gaptek (Gagap teknologi)

Peristiwa Ancaman yang Terjadi

  1. Terorisme internasional yang memiliki jaringan antar Negara seperti ISIS.
  2. Pelanggaran wilayah yang dilakukan Malaysia terhadap Indonesia yang berlokasi di Ambalat yaitu terletak di laut Sulawesi yang terjadi pada tanggal 24 dan 25 Februari 2007. Selain itu juga ada kasus antara Timor leste dan Indonesia yaitu Kasus Pulau Batik.
  3. Badan spionase asing telah menjadi dalang serangancyber terhadap sistem komputer militer Amerika Serikat pada tahun 2008.
  4. Pada tanggal 9 mei 2012, militer angkatan udara amerika serikat menggunakan alat pengacak sinyal dari darat untuk pesawat sukhoi yang sedang menuju ke Indonesia yang berakibat fatal.
  5. Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil di Bandung pada 23 Januari 1950.
  6. Sabotase yang dilakukan di Gelora Bung Karno dan Asian Games tahun 1962.
  7. Adanya 22 kasus penyelundupan narkoba melalui bandara Soekarno Hatta
  8. Pada bulan april 2018 terdapat kasus Deportasi 39 Warga Filipina dari pelabuhan Belitung oleh Keimigrasian Sulawesi menggunakan Kapal Angkatan Laut Filipina
  9. Penangkapan ikan di laut illegal yaitu dua kapal ikan asal Vietnam ditangkap di laut Natuna pada bulan Oktober 2018.
  10. Kasus E-KTP yang menjadi penyebab korupsi dengan pelaku utamnya Setya Novanto.
  11. Hadirnya HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang dipercayai masyarakat serta pemerintah dapat mengancam keberadaan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa.

Demikianlah serangkaian penjelasan atas pengertian ancaman menurut para ahli, jenis, dan contoh kasus yang terjadi di masyarakat Indonesia dan Dunia. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *