Contoh Dimensi Realitas dalam Ideologi Pancasila

Diposting pada

Contoh Dimensi Realitas

Realitas merupakan salah satu bentuk dimensi dalam ideologi Pancasila yang dipergunakan sebagai dasar negara, hal ini sebagimana dengan tegas dijelaskan oleh dr Alfian dalam karyanya. Oleh karena itulah pada uraian ini akan memberikan beragam contoh-contoh yang dapat dikemukakan dari  dimensi realitas.

Dimensi Realitas

Dimensi realitas adalah bagian yang menjelaskan secara singkat bahwasanya nilai-nilai ideologi itu bersumber dan nilai-nilai yang selama ini hidup dalam masyarakat. Nilai-nilai itu secara nyata benar-benar telah dijalankan, diamalkan, dan dihayati sebagai nilai dasar bersama.

Arti ini sesungguhnya melatakan dimensi realitas dalam ideologi Pancasila dapat dilihat dan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersumber dan ada dalam budaya dan pengalaman bangsa termasuk pengalaman dalam berhubungan dengan bangsa lain, kerjama dengan negara lain, ataupun bentuk perjanjian internasional.

Contoh Dimensi Realitas

Adapun beberapa contoh tentang pengamalan yang tertera di dalam dimensi realitas ideologi Pancasila ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Sila 1 Pancasila

Contoh penarapan dalam keseharian yang bisa disebutkan sebagai bagian daripada dimensi realitas ini misalnya untuk sila pertama tentang “Ketuhanan yang Maha Esa”. Pandangan ini seolah memberikan ajuran kepada seganap warga negara untuk memiliki keyakinan serta kebebaskan untuk menjalankan ritual atas keyakinannya.

Realita yang terjadi, segenap masyarakat di Indonesia selalu memiliki agama, baik ia beragama Islam, Kristen, Hindu, Budha, ataupun beragam Katalik dan Khong Hu Chu. Atas dasar inipulalah aturan Undang-Undang memberikan kebeasan serta perlindungan menjalankan aktifitas keagamaan.

Sila 2 Pancasila

Pengamalan tentang contoh dimensi realitas dalam sila kedua ialah “Kamunusiaan yang Adil dan Berdap”, Tindakan seperti ini bisa diambil dari sebagian sistem pemerintahan yang menguraikan tetang hak dan kewajiban setiap dewan negara, baik dewan legistatif, eksekutif, ataupun yudikatif.

Baca Juga;

  1. Lembaga Legislatif: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Contohnya
  2. Lembaga Yudikatif: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Contohnya
  3. Lembaga Eksekutif: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Contohnya

Tujuan dari pelansanaan atas tugas-tugas yang dilakukan institusi kenegaraan diatas salah satunya ialah memberikan jaminan atas berlakunya demokasi di Indonesia. Oleh karena itulah realita kehidupan di Indonesia diatur secara penuh dalam dimenasi ini.

Sila 3 Pancasila

Contoh penarapan dalam dimensi realitas untuk sila ketiga ini ialah tentang “Persatuan Indonesia”. Kondisi ini mengindikasi bahwa setiap warga negara berhak untuk hidup dan menjalin kedamaian bagi rakyat. Prilaku kesehariannya akan menjadi cerminan bahwa nilai-nilai Pancasila telah mengakar.

Baca Juga;

  1. Nilai Instrumental Pancasila dan Contoh Perwujutannya
  2. Nilai Praksis Pancasila dan Contohnya

Contoh implementasi pada dimensi realitas untuk sila ketiga ini misalnya saja setiap masyarakat memiliki hak dan kewajiban warga negara, selain itupula memiliki identitas nasional untuk alat pemersatuan yang telah ada. Seperti bendera Merah Putih, Lagu Indonesia Raya, dan lain sebaginya.

Sila 4 Pancasila

Contoh penarapan dalam dimensi realitas Pancasila untuk sila keemat ini ialah berhubungan dengan keputusan masyarakat yang harus dimbil dari beragam unsur musyawarah mufakat secara bersama-sama. Kondisi seperti ini diakui atupun tidak sejatinya sudah dijalankan oleh pemerintah dalam setiap pengambilan keputusan.

Sila 5 Pancasila

Contoh terakhir yang bisa disebutkan dalam sejarah Pancasila yang memiliki dimensi realitas misalnya saja dalam sila kelima. Yaitu persatuan Indonesia berkenanaan dengan pemerataan kebijakan yang dilakukan oleh Lembaga Ekseskutif, dalam kondisi ini misalnya saja Tugas Presiden Indonesia yang melakukan pembangunan di berbagai daerah yang menjadi bagian daripada NKRI.

Contoh Dimensi Realitas Pancasila dalam Sehari-Hari

Berikut ini contoh-contoh pengamalan dalam dimensi realitas yang muncul di dalam kehidupan, antara lain;

  1. Menjaga kesatuan NKRI dengan menanamkan jiwa nasionalisme kepada masyarakat
  2. Memiliki Keyakinan (Agama) bagi setiap warga negara Indonesia
  3. Pancasila yang dipergunakan secara universal sebagai idiologi negara
  4. Bendera Merah Putih yang dipergunakan sebagai salah satu contoh identitas nasional Indonesia
  5. Tindakan menghargai persamaan di mata hukum bagi seluruh warga negara

Demikianlah penjelasan dan mengulasan secara lengkap mengenai pengertian dimensi realitas dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan edukasi yang mendalam bagi segenap pembaca yang mengumpulan materi tentang “Pancasila”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *