Fungsi Perwakilan Diplomatik di Luar Negri dan Contohnya

Diposting pada

Peran Perwakilan Diplomatik

DosenPPKN.Com– Setiap bangsa-bangsa di dunia yang merdeka secara de facto dan de jure akan senantiasa memiliki keterwakilan di luar negari. Tahapan perwakilan diplomatik ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama serta memberikan perlindungan pada setiap warga asalnya. Selain itupula berbagai fungsi perwakilan diplomatik yang lainnya ialah menjaga perdamaian dunia secara menyeluruh.

Perwakilan Diplomatik

Perwakilan diplomatik adalah seseorang yang menjadi wakil dari Negara-negara merdeka dengan ditempatkan pada Negara lain untuk keperluan dan pengambilan kerjasama internasional. Baik aspek budaya, politik, militer, pendidikan, dan lain sebaginya.

Perwakilan diplomatik ini begitu penting untuk dilakukan. Alasannya dengan dasar itulah setiap sarana hubungan internasional akan berjalan dan sesuai antara cita-cita dan kenyataan. Dengan landasan kekebalan hukum (immunity) bagi perwakilan diplomatik niscaya setiap seseorang yang menjadi diplomat bebas melakukan observasi serta penyelidikan.

Fungsi Perwakilan Diplomatik

Beragam macam fungsi yang dimiliki oleh perwakilan diplomatik, hal ini sesuai dengan Konvensi Wina tahun 1961 yang menyebutkan, bahwa seseorang yang mewakili negara pengirim di negara penerima akan memiliki peranan sebagai berikut;

Memberikan Perlindungan

Fungsi perwakilan diplomatik dapat menjadi pelindung segala kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima dalam batas-batas yang diizinkan oleh perjanjian segala bentuk hukum internasional yang telah disepakati.

Misalnya saja dalam kasus ini adanya WNI yang berada di Luar Negri (Arab Saudi). Warga Indonesia tersebut tersangkut masalah kriminalitas, dengan adanya perwakilan diplomatik maka dapat Indonesia sebagai Negara berdaulat dapat memberikan bantuan.

Memberikan Persetujuan

Perwakilan diplomatik yang menjadi wakil Negara dapat mengadakan persetujuan dengan pernerintah negara penerima, dengan dasar ia memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan tersebut. Tentusaja keputusan ini harus mendapatkan dukungan dari Lembaga Eksekutif atau Legistatif yang ada di setiap Negara.

Contoh dalam proses kedua ini, misalnya saja adanya Keputusan Duta Besar di Australia yang mengambil keputusan untuk menghentikan segala kebiajakan kerjasama internasional. Keadaan ini terjadi pada Tahun 2012, dimana yang menjadi latar belakang pada waktu itu ialah penginaan Lambang Indonesia “Pancasila” oleh Tentara Australia.

Memberikan Hasil Observasi

Peranan selanjutnya dalam perwakilan diplomatik dapat memberikan keterangan-tentang kondisi dan perkembangan negara penerima dengan cara yang diizinkan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal sebelum melangsungkan tahapan perjanjian internasional.

Contoh dalam fungsi ini misalnya saja adanya Kebijakan Indonesia yang tidak membuka kerjasama dalam segi apapun dengan Israel meskipun Indonesia secara de facto membuka Duta Besar disana. Alasan Indonesia tidak mau berkerjasama lantaran atas hasil observasi diplomat Indonesia, pemerintah Israel melakukan pelanggaran HAM dengan cara pembunuhan dan peperangan secara terus menerus.

Memelihara Persahabatan

Manfaat adanya perwakilan diplomatik di Negara lain ialah dapat memelihara hubungan persahabatan antara negara pengirim dan negara penerima, dengan di dasari pada kerjasama internasional sehingga hubungan kedua Negara dapat lebih mengembangkan kemajuan dalam bidang ekonomi, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan.

Contohnya saja ketika adanya perwakilan diplomatik yang ada di Indonesai dan Palestina. Kedua Negara ini dikenal dekat sejak awal kemerdekaan Indonesia, apalagi mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, dari dorongan inilah hubungan antara Indonesia-Palestina sampai saat ini harmonis.

Memberikan Izin

Setiap masyarakat yang berada di Negara lain haruslah melalui izin perwakilan diplomatik dari Negara asal. Jikalau jangka waktu yang dipergunakan tersebut cukup lama, misalnya ketika menempuh pendidikan, ataupun bekerja di Negara yang menjadi tujuan. Izin dalam bentuk ini bisa dikeluarkan papos.

Dari serangkaian penjelasan mengenai fungsi perwakilan diplomatik yang ada disetiap Negara tersebut, dapat dikatakan bahwa setiap bangsa yang berdaulat penting mendapatkan hak-haknya untuk mengutus seseorang yang dianggap layak, sehingga hubungan keduanya Negara akan lebih baik.

Adapun untuk berakhirnya tugas dalam perwakilan diplomatik yang ada di sebuah Negara, secara umum sebagai berikut;

  1. Habis masa jabatan
  2. Dilakukan penarikan oleh Negara asalnya
  3. Negara yang menjadi tujuan terjadi peperangan
  4. Pesona non grata (tidak disenangi) keberadaanya.

Demikianalah serangkaian penjelasan mengenai fungsi perwakilan diplomatik di Luar negari. Baik dalam bentuk duta besar ataupun konsuler. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menjadi refrensi mendalam bagi segenap pembaca yang mencari materi “perwakilan diplomatik”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *