10 Macam Organisasi Internasional dan Tujuannya

Posted on

Jenis Organisasi Internasional

 

Organisasi internasional tentu menjadi bagian dari organisasi yang memiliki anggota dari berbagai bentuk negara yang ada di seluruh dunia. Pada umumnya, organisasi internasional memiliki tujuan terciptanya kesejahteraan dan kemajuan negara-negara anggotanya.

Oleh sebab itulah pada artikel ini akan dibahas mengenai macam-macam dari organisasi internasional yang sering dibahas dalam pertemuan akademik.

Organisasi Internasional

Organisasi internasional adalah prosesi dalam terciptanya hubungan kerjasama internasional antara negara-negara di seluruh dunia, untuk mengembangkan dan memaksimalkan ekonomi, sosial, politik, dan kesehatan. Kelengkapan atas perwujutan ini merupakan sebuah keharusan kerena diakui ataupun tidak, tiada negara manapun yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.

Macam Organisasi Internasional

Sedangkan untuk macam-macam bentuk yang ada dalam organisasi internasional di masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa/ United Nation)

Sejarah PBB lahir sebagai sebuah inisiasi organisasi internasional antara sistem pemerintahan (Intergovernmental Organization) yang beranggotakan negara-negara di dunia. Secara garis besar, organisasi ini memiliki tujuan untuk membentuk kerjasama internasional serta menjaga kedamaian dunia yang dijalankan oleh badan-badan PBB.

Fungsi PBB

Fungsi dari adanya organisasi PBB adalah sebagai berikut:

  1. Fungsi Proteksi, PBB berusaha memberikan perlindungan kepada seluruh anggota
  2. Fungsi Integrasi, PBB sebagai wadah atau forum untuk membina persahabatan dan persaudaraan bangsa-bangsa
  3. Fungsi Sosialisasi, PBB sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai dan norma kepada semua anggota
  4. Fungsi Pengendalian Konflik, PBB merupakan lembaga internasional yang bertujuan untuk meredam konflik yang terjadi sesama anggota.
  5. Fungsi Kooperatif, PBB sebagai lembaga internasional diharapkan membina atau mendorong kerjasama di segala bidang antar bangsa di dunia.
  6. Fungsi Negosisasi, PBB diharapkan mampu menjadi fasilitas untuk perundingan-perundingan antar negara guna membentuk hukum, baik yang bersifat umum maupun khusus.
  7. Fungsi Arbitrase, PBB bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan hukum sehingga tercipta perdamaian dunia.

Tujuan PBB

Tujuan PBB berdasarkan yang tercantum dalam piagam PBB adalah sebagai berikut seperti di bawah ini:

  1. Menjaga keamanan dan perdamaian dunia

PBB menjalankan tugas secara bersama secara efektif untuk mencegah dan melenyapkan ancaman terhadap pelanggaran-pelanggaran perdamaian.

Selain itu, berusaha untuk menyelesaikan permasalahan dengan jalan damai yang didasarkan atas prinsip keadilan dan norma hukum internasional, mencari penyelesaian pertikaian internasional atau keadaan yang dapat mengganggu perdamaian

  1. Mengembangkan hubungan antar negara didasari rasa hormat terhadap prinsip kesamaan hak

Menjalin persahabatan antar bangsa-bangsa dilandasan atar menentukan nasib sendiri. Upaya mengambil tindakan lain juga dilaksanakan secara wajar untuk memperteguh perdamaian universal. Berkooperasi dalam menyelesaikan masalah ekonomi, sosial, budaya dan kemanusiaan dan mempromosikan hak-hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.

Pada dasarnya, manfaat PBB digunakan sebagai pusat bagi penyelerasan segala tindakan-tindakan bangsa-bangsa dalam mencapai tujuan bersama tersebut.

  1. IMF (International Monetary Fund)

IMF merupakan organisasi internasional pemerintahan yang bergerak dalam bidang ekonomi sesuai dengan fungsi dan tujuan organisasi tersebut. Tujuan utama dibentuknya IMF adalah mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, serta, serta meningkatkan standar kehidupan dan tenaga kerja.

Tujuan IMF

Secara garis besar, tujuan IMF antara lain sebagai berikut:

  1. Mendorong kerja sama moneter global dan memberikan fasilitasi perdagangan internasional bagi para angotanya.
  2. Mengamankan stabilitas keuangan yang menjadi saluran komunikasi antar pemerintah dari negara-negara anggotanya. Tujuannya adalah agar area akomodas dapat dieksplorasi dengan mudah apabila muncul permasalahan tentang stabilitas keuangan.
  3. Meningkatkan kualitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan guna mengurangi kemiskinan di seluruh dunia.
  1. NATO

NATO didirikan karena meluasnya pengaruh Uni Soviet dan melindungi sekutu Amerika Serikat di Eropa Barat dari kemungkinan serangan Uni Soviet. Pada intinya, NATO adalah organisasi internasional yang bertugas menjaga kebebasan dan keamanan para anggotanya melalui cara-cara politik.

Tujuan Nato

Secara garis besar, tujuan NATO antara lain sebagai berikut:

  1. NATO digperunakan sebagai pertahanan kolektif dari negara penyerang.
  2. NATO menjamin kebebasan dan keamanan peradaban masyarakat Eropa Barat dan Aerika Utara serta melindungi sekutu dari serangan Uni Soviet.
  3. NATO bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan kesejahteraan di wilayah Atlantik Utara yang berdasarkan prinsip demokrasi, kemerdekaan, dan aturan hukum.
  4. NATO juga menangani konflik dalam kebijakan ekonomi internasional dan mendorong kerja sama ekonomi antar anggotanya.

Selain itu, berdasarkan Declaration on Transformed North Atlantic Alliance, tujuan NATO adalah antara lain:

  1. NATO mempertahankan komitmennya sebagai aliansi pertahanan. NATO tidak hanya menjaga stabilitas keamanan terbatas pada militer, namun juga politik, demokrasi, pengakuan hak individu dan penyelesaian konflik secara damai.
  2. NATO mendorong masing-masing negara anggota untuk tidak memposisikan diri sebagai musuh serta berjanji untuk menahan penggunaan kekerasan terhadap kemerdekaan politik negara manapun.
  3. NATO mendorong adanya dialog dalam bidang militer antara Barat-Timur serta mengurangi dan membatasi Angkatan bersenjata konvensinal di Eropa.
  4. NATO mengubah strktur militer dan strategi dengan menerepkan elemen-elemen baru. NATO mengerahkan pasukan dalam kuantitas lebih kecil dan terstruktur, menurunkan tingkat kesiapan tantara aktifnya.
  5. NATO berkomitmen untuk mengurangi ketergangtungan terhadap nuklir dengan membatasi senjata yang dimiliki.
  1. ASEAN (Assosiation of Southes Nation)

ASEAN pada dasarnya memaparkan pernyataan politik guna mengukuhkan kemerdekaan negara anggota dari kepentingan super power. Sekaligus meweujudkan stabilitas di kawasan Asia Tenggara yang diwujudkan dalam kerja sama ekonomi dan sosial budaya serta memajukan perdamaian tingkat regional.

Tujuan ASEAN

Secara garis besar, tujuan ASEAN antara lain sebagai berikut:

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat dan persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat Asia Tenggara
  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum dalam hubungan antar anggota ASEAN
  3. Meningkatkan kerja sama internasional secara aktif dan saling membantu masalah antar anggota
  4. Saling memberi bantuan dalam bentuk sarana pelatihan dan penelitian bidang pendidikan, profesi, teknik dan administrasi
  5. Meningkatkan pemanfaatan industri pertanian dan perkebunan, memperluas perdagangan serta memperbaiki sarana transformasi dan komunikasi guna meningkatkan taraf hidup rakyat
  1. ILO (International Labour Organization)

ILO adalah organisasi yang berada di bawah  struktur PBB yang bertujuan mendorong terciptanya peluang kerja layak. ILO juga diharapkan mampu meningkatkan perlindungan sosial serta memperkuat diskusi dalam mengatasi permasalahan dunia kerja.

Tujuan ILO

Secara garis besar, tujuan ILO antara lain sebagai berikut:

  1. Merumuskan kebijaksanaan dan program internasional untuk memperbaiki lapangan pekerjaan dan kehidupan pekerja
  2. Menyusun standar ketenagakerjaan internasional untuk dijadikan pedoman bagi negara anggota dlaam menbuat serta melaksanakan kebijakan ketenagakerjaan
  3. Melakukan perbaikan syarat kerja dan norma kerja dalam menagtasi upaya pengangguran
  1. UNICEF (United Nation Children’s Emergency Fund)

UNICEF adalah organisasi internasional yang diharapkan mampu mendorong kesadaran para pembuat kebijakan untuk memformulasikan hak-hak anak menjadi tugas yang bersifat praktikal. Intinya, UNICEF bergerak dalam menghadapi permasalahan anak yang ada di dunia.

Tujuan UNICEF

Tujuan UNICEF secara umum dapat kita rincikan sebagai berikut seperti di bawah ini:

  1. Memberi arahan dan alternatif pemecahan bagi negara yang menghadapi permasalahan tentang anak.
  2. Memberikan perlindungan terhadap anak yang terlibat dalam situasi konflik.
  3. Memberi nasihat dan bantuan bagi rencana dan penerapan usaha kesejahteraan anak.
  4. Mendorong latihan bagi para pekerja sosial UNICEF di seluruh negara
  5. Mengkoordinasi proyek bantuan dalam skala lebih kecil untuk melakukan metode yang sangat baik.
  6. Bekerja sama dengan para partner internasional teruntuk memberi bantuan bagi negara yang membutuhkan.
  1. ICRC (International Federation of Red Cross and Re Crescent Societies)

ICRC atau dalam bahasa Indoonesia dapat diartikan sebagai Palang Merah Internasional  merupakan lembaga kemanusiaan yang sifatnya mandiri serta menjadi penengah yang netral. ICRC bertugas melindungi dan membantu para korban dalam pertikaian bersenjata ataupun kekacauan dalam negeri. Selain itu, ICRC juga memiliki tugas dalam menjamin penghormatan kepada Hukum Perikemanusiaan Internasional.

Tujuan ICRC

Tujuan ICRC secara umum dapat kita rincikan sebagai berikut seperti di bawah ini:

  1. Memperbaiki hajat hidup masyarakat yang rentan. Tujuan ini diakukan dengan berfokus pada prinsip dasar gerakan dan nilai kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pesehatadan perawatan di masyarakat
  2. Memobilisasi kekuatan kemanusiaan. Mengerahkan kapasitan organsiasi dan memobilisasi sumber keuangan dengan mengembangkan kemitraan serta mengoptimalkan komunikasi dalam perhimpunan nasional.
  3. Bekerja sama secara Efektif dengan membentuk federasi yang kuat,mengembangkan strategi gerakan, kemitraan serta organisasi internasional lain. ICRC juga memobiliasai publik serta menentukan arah kebijakan.
  1. IEA (International Energy Agency)

IEA merupakan organisasi internasional yang fokus kerjanya pada isu ketahanan energi, upaya pembangunan ekonomi, menciptkan kesadaran lingkungan dan melibatkan seluruh dunia dalam aktivitasnya. IEA bersifat independent yang tugasnya memastikan ketersediaan energi yang andal, bersih, terjangkau bagi para anggotanya.

Tujuan IEA

Tujuan IEA secara umum dapat kita rincikan sebagai berikut seperti di bawah ini:

  1. Mengatasi gangguan pasokan minyak pada masa yang akan datang
  2. Mempromosikan kebijakan energi secara global
  3. Mengembangkan sumber energi baru terbarukan yang ramah lingkungan
  1. UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization)

UNESCO merupakan organisasi independent di bawah naungan PBB yang secraa fungsional keanggotaannya tidak terdiri dari negara bangsa dan tidak terpengaruh oleh negara manapun. Organisasi ini bergerak dalam bidang pendidikan, ilmu penetahuan, dan kebudayaan d abwah naungan PBB.

Tujuan UNESCO

UNESCO dibentuk dengan tujuan mendukung keamanan dan perdamaian dengan mempromosikan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. UNESCO juga memiliki misi melindungi dan mengamati ketiga bidang tersebut. Berdasarkan tujuanya tersebut, maka UNESCO memiliki beberapa misi yaitu:

  1. Mempromosikan prinsip dan norma universal yang berdasarkan pada Shared Value dan kompetensi UNESCO dalam melindungi Common Value
  2. Mempromosikan keberagaman dan kebersamaan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
  3. Melakukan pemberdayaan dan penguatan partisipasi masyarakat melalui pemerataan, penyebaran peningkatan penggunaan ilmu pengetahuan.
  1. FAO (Food and Agriculture Organization)

FAO merupakan organisasi internasional yang tugasnya mengurangi kemiskinan dan kelaparan dengan mempromosikan pembangunan pertanian, perbaikan gizi dan tercapainya ketahanan nasional pangan. FAO merupakan pemimpin dalam mengatasi masalah pertanian, kehutanan dan perikanan.

Tujuan FAO

Tujuan FAO secara umum dapat kita rincikan sebagai berikut seperti di bawah ini:

  1. Memperbaiki gizi dan taraf hidup rakyat berdasarkan wilayah hukum masing-masing
  2. Meningkatkan efisiensi dan produksi semua hasil pangan dan pertanian
  3. Memperbaiki kondisi penduduk pedesaan
  4. Menunjang perekonomian dunia dan membebaskan manusia dari kelaparan

Demikianlah serangkain penjelasan dan pengulasan yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan macam-macam organisasi internasional yang ada di seluruh dunia serta tujuan atas peranan yang diberikannya.

Guru PPKn Alumni Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan di Kampus Negeri Jawa Tengah