Pengertian Westernisasi, Ciri, Penyebab, Dampak, dan Contohnya

Diposting pada

Westernisasi Adalah

Westernisasi merupakan proses masuknya budaya barat pada segala aspek kehidupan masyarakat. Masyarakat yang memiliki ciri keterbukaan mengadopsi budaya barat melalui kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih. Tidak selamanya budaya barat membawa dampak yang negatif bagi masyarakat, namun juga memberikan dampak yang positif.

Sehingga yang perlu dilakukan adalah menyiapkan filter terhadap budaya barat yang masuk. Lebih jelasnya, pada artikel ini akan dibahas mengenai pengertian, ciri, penyebab, dampak dan contoh westernisasi.

Westernisasi

Westernisasi masuk melalui beberapa proses. Pertama, adopsi di mana masyarakat langsung meniru budaya barat. Kedua, akulturasi yaitu penyatuan budaya barat dengan budaya asli yang sudah dimiliki. Efek yang paling jelas adalah budaya barat mampu mengubah pola pikir masyarakat bahwa budaya dalam negeri ketinggalan jaman dan kuno.

Pengertian Westernisasi

Westernisasi yang memiliki kata dasar “western” dalam bahasa Inggris berarti “barat”. Artinya adalah suatu proses masuknya budaya dari berabagi bentuk negara-negara barat yang memberikan pengaruh kepada masyarakat. Negara-negara barat yang dimaksud adalah negara yang berada di bumi belahan barat (negara di Eropa).

Pengertian Westernisasi Menurut Para Ahli

Adapun menurut pendapat para ahli, definsi atas istilah westernisasi ini, antara lain sebagai berikut;

  1. Merriam Webster, Westernisasi adalah proses konversi atau adopsi tradisi, teknik dan budaya barat. Penggunaan kata westernisasi pertama kali pada tahun 1873.
  2. Collins, Westernisasi suatu negara, tempat, atau orang adalah proses mereka mengadopsi ide dan perilaku yang khas Eropa dan Amerika Utara. Adopsi budaya barat lebih diutamakan daripada melestarikan ide dan perilaku tradisional dalam budaya mereka.
  3. Cambridge Dictionary, Proses westernisasi seseorang atau negara mengakibatkan ide maupun cara hidup yang umum di Amerika Utara dan Eropa Barat menjadi lebih banyak diterima. Terdapat reaksi yang tidak bisa dihindarkan terhadap westernisasi yang berjalan cepat.
  4. Princeton, Westernisasi merupakan asimilasi budaya barat, proses sosial untuk menjadi akrab dengan beralih ke kebiasaan dan praktik peradaban barat.
  5. Freebase, Westernisasi merupakan proses pengadopsian budaya barat oleh masyarakat di berbagai bidang seperti industri, teknologi, norma hukum, politik, ekonomi, gaya hidup, diet, bahasa, alfabet, agama, filosofi, dan nilai-nilai.
  6. Arif F, Hakikat dari westernisasi adalah arus besar dimensi politik, sosial, kultur, budaya, pengetahuan dan seni dalam mengubah karakter kehidupan bangsa di dunia yang semula paham negara masing-masing  menjadi paham barat.
  7. Eka Gunawan, Pengertian dari westernisasi adalah proses peniruan budaya barat oleh masyarakat. Budaya barat tersebut dianggap lebih baik dari kebudayaannya sendiri.
  8. Koentjaraningrat, Berdasarkan pendapatnya, westernisasi merupakan peniruan gaya hidup atau kebiasaan orang barat yang dilakukan oleh masyarakat secara berlebihan. Westernisasi mampu melunturkan budaya asli masyarakat.
  9. Soerjono Soekanto, Hakikat dari westernisasi adalah proses yang mengedepankan industrialisasi serta sistem ekonomi kapitalis. Dampaknya adalah kehidupan masyarakat meniru atau sama persis dengan kehidupan masyarakat barat.

Ciri Westernisasi

Adapun karakteristik dari westernisasi berdasarkan MN Srinivas antara lain sebagai berikut:

  1. Inklusif (Westernisasi dapat mengakomodir berbagai elemen luar)
  2. Kompleks (Westernisasi mencakup banyak aspek seperti aspek perilaku, pengetahuan, teknologi dan sebagainya)
  3. Berlapis (Westernisasi terjadi dalam berbagai tingkatan kehidupan)
  4. Menekankan Humanitarianisme (Penekanan westernisasi terletak pada humanitarianisme dan rasionalisme)
  5. Berfokus pada Perubahan Budaya (Westernisasi mampu mengubah masyarakat mengikuti budaya barat dan meninggalkan budaya asli mereka)
  6. Dinamis (Westernisasi menghasilkan pengenalan institusi baru dan membawa perubahan institusi lama)

Dampak Westernisasi

Sedangkan untuk akibat yang ditimbulkan dari westernisasi secara umum adalah sebagai berikut;

Positif

Dampak positif adanya westernisasi antara lain sebagai berikut:

  1. Humanitarianisme

Westernisasi memuat preferensi nilai humanitarianisme. Yakni nilai yang paling penting dan mendasari nilai yang lan. Humanitarianisme berarti kepedulian aktif terhadap kesejahteraan manusia terlepas dari kasta, kedudukan ekonomi, agama, usia dan jenis kelamin. Humanitarianisme atau kemanusiaan merupakan hal yang cukup komprehensif dan berguna bagi kesejahteraan semua orang.

  1. Equalitarianisme

Westernisasi memuat nilai kesetaraan. Nilai ini bersifat demokratis yang mampu menghapuskan ketidaksetaraan, kemiskinan dan menciptakan kebebasam bagi semua.

  1. Dominasi Sains dan Teknologi

Westernisasi beriring dengan berkembangnya globalisasi yang identic dengan adanya sains dan teknologi. Akibat dari adanya teknologi dan sains. Maka masyarakat bergerak menuju indusutrialisasi dan menimbulkan kemunduran bagi industri desa misal pertanian. Hal ini menjadi dampak positif sekaligus negative.

Negatif

Dampak negatif adanya westernisasi antara lain sebagai berikut:

  1. Mampu melahirkan kekuatan yang saling bertentangan. Budaya barat kadang bertentangan dengan budaya timur yang mengedepankan sopan santun.
  2. Menghilangkan kebudayaan asli masyarakat. Ketika budaya barat sudah mewabah dan menjadi budaya baru yang diterima oleh masyarakat, di saat itu lah budaya sendiri mulai ditinggalkan dan dianggap kuno.
  3. Munculnya budaya baru yang memberikan pengaruh buruk bagi masyarakat. Budaya barat mungkin sangat bertentangan dengan budaya timur karena mengedepankan pada kebebasan individu., Di sisi lain, banyak juga budaya barat yang harus kita tiru. Dengan demikian, perlu melakukan filter terhadap budaya barat yang sesuai dengan budaya dalam negeri.
  4. Lunturnya jiwa nasionalisme. Budaya maupu produk dalam negeri yang sudah dianggap tertinggal jaman. Membuat rasa cinta terhadap tanah air berkurang. Hal ini dikarenakan masyarakat lebih bangga ketika menerapkan budaya maupun menggunakan barang dari luar.
  5. Kesenjangan sosial

Berbagai macam gaya hidup barat yang konsumtif membuat orang menjadi berlomba-lomba dalam memenuhi kebutuhan. Selain itu, budaya barat yang mewabah juga telah menjadi kebiasaan dan dianggap lebih hebat. Kemudian, orang yang bisa memenuhi kebutuhan maupun orang yang mengikuti trend lebih tinggi tingkatannya daripada yang tidak mengikuti trend.

Penyebab Westernisasi

Adapun yang menjadi faktor pendorong adanya westernalisasi ini, antara lain;

  1. Budaya konsumtif masyarakat

Perdagangan bebas membuat produk luar negeri mudah masuk ke dalam negeri. Hal tersebut membuat masyarakat cenderung malas dan bangga ketika memiliki produk luar negeri. Westernisasi akan cepat dengan mudah berkembang dalam masyarakat.

  1. Masuknya budaya barat

Westernisasi tentu diakibatkan karena budaya barat yang masuk ke dalam negara. Persebarannya melalui penjajahan, perdagangan maupun melalui perkembagan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penjajah Eropa membawa budayanya masuk ke negeri jajahannya.

Perdagangan juga mengakibatkan adanya kesepakatan dan perjanjian internasional yang sesuai dengan budaya barat. Sementara itu, perkembangan teknologi memudahkan masyarakat dalam proses peniruan budaya barat, baik melalui sains atau internet.

  1. Kurangnya filter budaya

Masyarakat yang tidak bangga terhada budaya mereka sendiri cenderung akan menerima budaya baru yang masuk tanpa filter. Masyarakat tidak bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk karena tidak ada pedomannya yaitu budaya sendiri.

Pola pikir yang sudah tertanam adalah paham budaya barat yang keren sehingga bagaimanapun budaya yang amsuk akan mudah diterima masyarakat.

  1. Keinginan mencari kebebasan

Budaya barat yang cenderung mengutamakan kebebasan akan mudah tertarik pada budaya barat. Pada dasarnya negara-negara barat mengutamakan paham kebebasan yang muda ditiru oleh masyarakat.

  1. Peniruan gaya hidup barat

Hal utama yang mengaibatkan budaya barat menguasai negara adalah peniruan beragam arti gaya hidup orang barat. Peniruan ini dilakukan melalui media sosial, produk luar negeri yng masuk, media sosial serta industry perfilman yang semakin berkembang.

Para artis luar negeri yang merupakan idolanya mampu mensugesti masyarakat untuk meniru hal-hal yang mereka lakukan, mereka pakai bahkan apa yang mereka makan.

Contoh Westernisasi

Berikut adalah contoh westernisasi antara lain:

  1. Bahasa

Seiring perkembangan jaman, masyarakat cenderung menggunakan bahasa “gaul” yang diambil dari bahasa barat. Seperti panggilan kepada orang tua “mommy dan daddy”. Bahasa percakapan pun juga sedikit banyak menggunakan kosa kata bahasa Inggris seperti “planning=rencana” dan sebagainya.

  1. Musik

seiring dengan berkembangnya sosial media aliran muik barat seperti RnB, Rock, Blues, Rap dan sebagainya sudah membudaya di Indonesia. Mulai dari produksi luar negeri hingga produksi dalam negeri memperkenalkan music tersebut.

Hingga akhirnya aliran musik negeri sendiri atau musik daerah mulai ditinggalkan karena dianggap sudah ketinggalan jaman.

  1. Fashion

Gaya berpakaian orang Barat yang cenderung menggunakan pakaian minim juga mempengaruhi gaya fashion dalam negeri. Budaya Timur biasanya cenderung menggunakan pakaian yang tertutup, mulai mengikuti perkembangan budaya barat seperti celana pendek, tanktop, rok mini dan sebagainya. Tidak sedikit pula perancang busana dalam negeri yang mencontoh model busana barat.

  1. Tarian

Tarian tradisional masing-masing daerah sudah mulai ditinggalkan dan hanya ditampilkan saat festival budaya. Sementara itu, tarian barat seperti dance modern barat yang semakin mewabah menjadi trend serta industri yang menjanjikan.

  1. Kuliner

Makanan cepat saji seperti Fried Chicken, Pizza, Humberger, Coke, Sphagetty sudah menjamur di dunia. Bisinis kuliner ini semakin berkembang pesat karena konsumen yang semakin banyak pula. Mulai dari bisnis besar hingga kuliner kaki lima.

  1. Arsitektur

Gaya arsitektur bangunan juga sudah berkembang berkiblat ke gaya barat. Mulai dari bangunan rumah yang minimalis dan meninggalkan seni tradisional hingga berdirinya apartemen mewah bertingkat.

  1. Tata cara berinteraksi

Budaya timur adalah sopan santun sudah dipengaruhi budaya barat yang bebas. Seperti berbicara tidak menggunakan bahasa halus, bertemu dengan teman saling mencium pipi hingga pacarana yang sudah tidak dianggap tabu.

  1. Gaya Hidup

Gaya hidup orang barat yang konsumtif sudah merajalela hingga banyak aplikasi yang memanjakan masyarakat. Seperti ojek online, sistem belanja online dan transaksi online lainnya. Selain memudahkan masyarakat, sistem tersebut menjadikan masyarakat semakin konsumtif dan bermalas-malasan.

  1. Film

Industri perfilman seperti industry “Hollywood” telah menjadi tontonan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Semakin banyak bioskop yang tersedia. Industri perfilman dalam negeri pun juga terinspirasi dan tidak mau ketinggalan oleh film Hollywood.

Negatifnya ketika banyak film barat yang cenderung memiliki budaya bebas, menampilkan adegan yang tidak sesuai dengan budaya Timur. Budaya tersebut ditiru dan diadaptasi dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan secara lengkap yang bisa kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian westernisasi menurut para ahli, ciri, faktor penyebab, dampak, dan contohnya di masyarakat Indonesia. Semoga bisa memberikan wawasan dan referensi untuk pembaca. Trimakasih,

Daftar Pustaka
  • http:/www.yourarticlelibrary.com/sociology/rural-sociology/westernization-origin-and-characteristic-of-westernisation/31941

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *