Diplomasi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Diplomasi Adalah

Diplomasi menjadi salah satu sarana hubungan internasional yang sangat seringkali diperdengarkan. Pengunaan bahasa ini merujut pada hubungan kerjasama yang dilakukan antara negara-negara di dunia, baik secara bilateral ataupun mutiteral. Sebagai penjalasan lebih lanjut artikel ini menuliskan tentang pengertian, fungsi diplomasi, dan contohnya.

Diplomasi

Diplomasi secara triminologi berasal dari Bahasa Yunani “Diploun” yang artinya adalah melipat keadaan yang terjadi dalam hubungan antar negara berbeda. Penggunaan ini bahasan ini awal mula sejarahnya diperuntukan pada seni ukir masyarakat yang melakukan kerjasama dalam sisi penjualannya.

Pengertian Diplomasi

Pengertian diplomasi adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan insitutusi pemerintahan dalam menentukan tujuan dengan mempergunakan seluruh kemampuan dirinya untuk mencapai keinginan bersama-sama masyarakat, baik dalam melakukan tahapan perjanjian ataupun kerjasama internasional.

Dalam arti ini dapatlah dikatakan bahwa hakekat diplomasi ialah hubungan antar lembaga negara dalam sisitem pemerintahan tertentu, sebagai upaya melekatkan persahabatan keduanya melalui hubungam kerjasama, kemudian diatur dalam pejanjian.

Pengertian Diplomasi Menurut Para Ahli

Adapun definisi diplomasi menurut pendapat para ahli, antara lain;

Budi Waluyo

Pengertian diplomasi adalah proses penyesuaian yang dilakukan dewan pemerintahan dalam upaya mencukupi kepentingan nasional dengan negara lain, yang dilakukan sebagai bentuk peyelarasan tujuan nasional agar berjalan dengan kepentingan bangsa atau negara lain, serta menggunakan sarana dan kesempatan sebaik-baiknya.

Suwardi Wiriaatmadja (1970)

Definisi diplomasi adalah peranan yang diberikan kepada perwakilan diplomat untuk membangun kerjasama dalam upaya memenuhi kebutuhan warga negaranya. Istilah ini lebih merunjuk pada fungsi perwakilan diplomatik di luar negari yang pada faktanya melakaukan peranan sedemikian. Selengkapnya, baca; Perwakilan Diplomatik: Pengertian, Macam, Tugas, dan Contohnya

Svarlien

Diplomasi adalah ilmu dan seni yang dilakukan institusi pemerintahan baik secara langsung ataupun melalui keterwakilan negara dalam perundingan dengan bangsa bedautalat lainnya. Untuk upaya pemenuhian kebutuhan warganya.

M Panikkar

Makna diplomasi yang disampaikan ahli ini, sebagimana dalam Buku “The Principal and Practice od Diplomacy“ adalah kemampuan yang dijadikan seni dalam hubungan internasional dengan tetap mengedepankan asas kepentingan negara.

Dari pengertian diplomasi menurut para ahli diatas, dapatlah disimpulkan bawa sejatinya diplomati berada dalam taraf hubungan internasional yang dilakukan lembaga-lembaga negara dengan negara beradaulat lainnya, baik secara langsung ataupun tingkatan perwakilan diplomatik.

Fungsi Diplomasi

Beragam peranan yang akan diberikan sebagai fungsi diplomasi, anntara lain;

Representasi

Peranan yang diberikan atas kekuasaan diplomasi ini memberikan fungsi representasi dalam kebijakan-kebijakan internasional setiap negara. Dengan fungsi inilah arti diplomasi penting untuk dilakukan semua negara berdaulaut dengan menjunjung tinggi asas persahabatan di dalamnya.

Negosiasi

Fungsi diplomasi selanjutnya adalah uapaya negosiasi dengan negara lain dalam upaya mengatasi permasalahan-permasalahan dikedua negara. Negoisiasi ini menjadi tahapan perjanjian internasional, khususnya tentang penjajakan postensi kedua negara.

Reporting

Peranan selanjutnya dalam diplomasi ialah memberikan laporan keadaan dari kedua belah pihak, dalam upaya membetuk kerjasama antar negara. Perkembangan dan proses kamjuan dari hubungan internasional akan terlihat pada report (laporan) yang terjadi.

Protection

Fungis dalam diplomasi selanjutnya ialah memberikan perlindungan dan jaminan persabatan yang dilakukan kedua belah pihak (negara berdaulat). Peranan ini begitu penting, mengingat pada saat ini setiap negara seringkali terjadi konflik yang merugikan material dan non material.

Tujuan Diplomasi

Tujuan yang menjadi proses pembentuk diplomasi dalam hubungan inyternasional, S L Roy (1991) khususnya adalah sebagai berikut;

  1. Politik, tujuan diadakan diplomasi anatar negara berhubungan dengan peta perpolitikan setiap bangsa dalam upaya menjalani kerjasama dan beteng pertahanan.
  2. Ekonomi, fungsi ekonomi dalam diplomasi memberikan jaminan kerjasama bidang pangan, perdanganan yang dilakukan antar negara.
  3. Budaya, peranan diplomasi dalam budaya ialah mengenalkan karifan lokal yang dianggap sebagai karakteristik setiap negara di dunia.
  4. Idiologi, pengaruh dalam diplomasi akan memberikan kesan pada menyebaran idiologi didalamnya. Pengertian idiologi ini adalah semacam kepercayaan antar negara yang diberikan untuk mengatur sejumlah sisitem pemerintaha.

Dari pengertian diplomasi, fungsi, dan tujuannya diatas penting diketahui bahwasanya peranan diplomasi dilakukan oleh setiap Deplu (Departemen Luar Negari) yang berkedudukan di ibukota negara pengirim dan perwakilan diplomatik yang berkedudukan di ibukota negara penerima. Dengan nama petugas yang mewakili negara di perwakilan diplomatik disebut diplomat.

Contoh Diplomasi

Beragam kasus yang bisa diberikan wawasan dalam diplomasi, antara lain sebagai berikut;

Indonesia

Contoh diplomasi Indonesia yang pernah dilakukan ini misalnya saja tentang adanya hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi dalam upaya memberikan perlindungan warga negara Indonesia yang bekerja disana (TKI). Perlindungan tersebut dilakukan melalui langkah diplomasi kedua negara untuk membentuk kesepatan-kesepatan dalam perjanjian tertentu.

Hubungan Internasional

Kejadian lainnya yang berhubungan dengan diplomasi dalam internasional ini misalnya saja kerjasama Indonesia dengan Malayisa (Bilateral) dalam membuka lapangan pekerjaan kedua negara serta perdangangan dalam indutri kepada Sawit.

Contoh lainnya,ialah kebijakan yang dilakukan Indonesia dengan bergabungnya pada Organisasi Internasional PBB. Melalui struktur PBB Indonesia secara penuh dapat diberikan hak-haknya sebagai negara bardulat, misalnya saja adanya dukungan untuk menjadikan Irian Jaya (Papua) sebagai wilayah Indonesia. SelengkapnyaManfaat PBB Bagi Indonesia dan Dunia

Demikianlah pengulasan lengap mengenai pengertian diplomasi menurut para ahli, fungsi, tujuan, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan meningkatkan pengetahuan bagi segenap pembaca yang mendalami arti “diplomasi”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *