Contoh Rumusan Masalah Proposal Penelitian/Makalah/Skripsi/Karya Ilmiah

Diposting pada

Rumusan Masalah Adalah

Dalam membuat tulisan penelitian, entah itu makalah, skripsi, proposal penelitian, atau karya tulis ilmiah terdapat bagian yang penting yaitu perumusan masalah. Sebuah masalah penelitian yang dirumuskan dengan tepat tentu akan menghasilkan output penelitian yang baik. Seperti dalam sebuah penelitian yang meneliti tentang lingkungan.

Jika dalam merumuskan masalahnya tidak tepat maka solusi yang diperoleh untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut tidak tepat pula. Kalau boleh dikatakan, rumusan masalah itu ibarat jantungnya penelitian. Oleh karena itu, bagi peneliti perlu memahami secara detail unsur-unsur dalam membuat rumusan masalah.

Rumusan Masalah

Perumusan masalah terdiri dari hanya satu kalimat dan harus menjelaskan kepada semua orang apa masalah penelitian, Anda bertujuan untuk mengatasi dan kepada siapa dan di mana itu relevan. Dengan kata lain, rumusan masalah adalah jantung atau inti tulisan penelitian Anda yang harus selalu Anda kembalikan jika Anda kehilangan jejak selama penelitian dan proses penulisan selanjutnya.

Perumusan masalah didasarkan pada alasan yang Anda capai melalui pencarian eksploratif Anda dan mungkin hal pertama yang Anda tulis terkait dengan penelitian Anda. Tujuan dari perumusan masalah juga untuk menetapkan kerangka berfikir untuk penelitian Anda dan perumusan masalah yang baik sangat penting untuk menyelesaikan studi yang baik.

Albert Einstein

Suatu kali pernah mengatakan bahwa;

Perumusan masalah semata jauh lebih penting daripada solusinya, yang mungkin hanya masalah keterampilan matematika atau eksperimental. Kuasa untuk menyampaikan pertanyaan baru, gagasan baru, kemungkinan baru, untuk mempertimbangkan masalah lama dari sudut pandang baru memerlukan imajinasi kreatif dan itu menandai kemajuan nyata dalam sains.

Pengertian Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah kegiatan yang bertujuan mengidentifikasi suatu masalah dengan menetapkan beragam kondisi dalam penulisan, antara lain;

  1. Keadaan yang tidak diinginkan dan bermasalah yang saat ini diteliti,
  2. Sumber daya yang tersedia saat ini untuk menjauh dari keadaan yang bermasalah itu,
  3. Kriteria yang perlu dipenuhi untuk mengatakan bahwa masalah tidak ada lagi atau diselesaikan.

Kegiatan ini mendefinisikan kesenjangan kognitif antara apa yang diinginkan dan menggambarkan sumber daya atau solusi untuk mengatasinya.

Pengertian Rumusan Masalah Menurut Para Ahli

Beberapa ahli memberikan pendapatnya mengenai definisi tentang rumusan masalahnya yaitu diantaranya sebagai berikut:

  1. Krippendorff, Perumusan masalah adalah langkah kreatif dan mungkin merupakan langkah yang lebih penting untuk mengatasi keadaan bermasalah daripada pemecahan masalah. Definisi yang baik tentang apa masalahnya, diyakini lebih dari setengah jalan menuju proses penyelesaian akhir.
  2. Sutrisno Hadi, Menurutnya, rumusan masalah adalah suatu peristiwa yang memunculkan pertanyaan kenapa.
  3. Hariwijaya, Rumusan masalah menurut Hariwijaya adalah suatu akitivitas untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya permasalahan, yang mana permasalahan tersebut ditulis dalam  wujud pertanyaan sederhana, singkat dan jelas.

Jenis Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah pertanyaan yang dicari atau apa yang tidak kita yakini. Contoh kesimpulan yang dibuat sebenarnya adalah hasil dari masalah yang dinyatakan. Pemecahan masalah dianggap sebagai cara inovatif dan signifikan untuk memecahkan masalah.

Pemilihan topik penelitian pada dasarnya adalah masalah yang akan dianalisis. Topik-topik ini dipilih dengan cara yang berbeda seperti memiliki pengetahuan tentang masalah praktis di lapangan, literatur lapangan khusus, ide hasil yang lebih baik diambil melalui permintaan proposal dan cara terakhir adalah bahwa peneliti memikirkan topik tersebut dengan pikiran mereka sendiri.

Ada tiga jenis rumusan masalah yaitu:

Rumusan Masalah Deskriptif

Perumusan masalah deskriptif menggambarkan masalah. Ini sebenarnya menguraikan faktor apa dalam masalah. Bentuk rumusan masalah ini berkaitan dengan pertanyaan satu variabel atau lebih. Isi penelitian tidak membandingkan variabel satu dengan lainnya.

Contoh Rumusan Masalah Deskriptif
  1. Seberapa besar tingkat melek huruf anak-anak Suku Baduy?
  2. Seberapa besar omzet Alfamart tahun 2018?
  3. Bagaimana proyeksi penduduk Indonesia tahun 2028?

Rumusan Masalah Komparatif

Rumusan masalah ini membandingkan satu variabel atau lebih dengan variabel lainnya.

Contoh Rumusan Masalah Komparatif
  1. Apakah ada perbedaan antara cara belajar siswa Jepang dan Indonesia?
  2. Apakah ada perbedaan antara struktur ekonomi Asia dan Amerika?
  3. Apakah ada perbedaan batik Cirebon dengan batik Pekalongan?

Rumusan Masalah Asosiatif

Rumusan masalah ini mempertanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Rumusan masalah asosiatif masih dibagi lagi menjadi tiga yaitu:

Hubungan Simetris

Rumusan masalah ini memiliki hubungan antara dua variabel atau lebih yang kebetulan muncul bersamaan.

Contoh Rumusan Masalah Hubungan Simentris
  1. Apakah ada hubungan antara tindakan asusila dengan kasus pacaran?
  2. Apakah ada hubungan antara nilai IPK dengan jumlah buku yang dibaca?
  3. Apakah ada hubungan antara sistem tilang elektronik dengan penurunan jumlah kecelakaan?

Hubungan Kausal

Rumusan masalah kausal mencari tahu hubungan sebab akibat dimana terdapat variabel yang mempengaruhi dan variabel yang dipengaruhi.

Contoh Rumusan Masalah Hubungan Kausal
  1. Bagaimana pengaruh  pembangunan infrastruktur dengan pertumbuhan ekonomi di Pulau Papua?
  2. Bagaimana pengaruh global warming terhadap produksi pertanian?

Hubungan Interaktif

Pada rumusan masalah ini, jenis hubungan sifatnya saling mempengaruhi antar variabel.

Contoh Rumusan Masalah Hubungan Interaktif
  1. Bagaimana hubungan antara jabatan seseorang dengan jumlah gaji yang diterima?
  2. Bagaimana hubungan antara penjualan kambing dengan banyaknya anak yang lahir?

Tujuan Rumusan Masalah

Rumusan masalah sangat penting karena seperti dikatakan sebelumnya rumusan masalah adalah jantung dalam penelitian. Hal ini disebabkan rumusan masalah memiliki tujuan-tujuan antara lain:

  1. Memudahkan dalam mengajukan hipotesis, teknik analisis data dan kesimpulan.
  2. Sebagai patokan untuk memecahkan penemuan penelitian sebelumnya dan sebagai dasar untuk melakukan penelitian sebelumnya.
  3. Digunakan sebagai evaluasi permasalahan sehingga mampu mengeksplorasi penyebab di balik masalah tersebut.

Contoh Rumusan Masalah

Penulisan rumusan permasalahan akan senantiasa ditemukan dalam sejumlah contoh laporan penelitian ilmiah, seperti proposal, makalah, skripsi, ataupun karya tulis. Dengan berlatarbelakang demikian, maka penting bagi pembahasan ini untuk memberikan serangkaian contoh rumusan masalah.

Proposal Penelitian

Dalam penyelesaian laporan penelitian yang dipergunakan rumusan masalah biasanya berbentuk pertanyaan yang terdapat relevansi antara hasil penelitian yang akan dituju dengan proposal penelitian yang dibuat. Dengan demikianlah nantinya akan ditemukan jawaban-jawaban atas permasalahannya.

Contoh Rumusan Masalah Proposal

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan, penelitian ini merumuskan permasalahan sebagai berikut.

  1. Bagaimana kondisi pendidikan di Indonesia untuk mahasiswa berkebutuhan khusus dalam meningkatkan daya saing di kancah internasional?
  2. Mengapa pengembangan metode pembelajaran IEP bagi mahasiswa berkebutuhan khusus berbasis FunAct penting sebagai upaya peningkatann daya saing di kancah internasional?
  3. Bagaimana konsep dan implementasi metode pembelajaran IEP bagi mahasiswa berkebutuhan khusus berbasis FunAct dalam meningkatkan daya saing di kancah internasional?

Makalah

Makalah adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah yang kerapkali dibuat oleh mahasiswa ataupun pelajar-pelajar di seluruh dunia. Pembuatan dalam makalah ini juga sangat dibutuhkan rumusan masalah yang haruslah memiliki keterkaitan erat dengan tujuannya. Berikut contoh makalah yang disertakan dengan rumusan masalah dan tujuanny.

Contoh Rumusan Masalah dan Tujuan Makalah

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, dirumuskan masalah dalam makalah ini tentang eksploitasi anak sebagai pengemis dari keluarga miskin dalam studi kasus di Solo car free day (SCFD) di Jl. Slamet Riyadi Solo), antara lain:

  1. Bentuk apasajakan eksploitasi anak sebagai pengemis dari keluarga miskin yang terjadi di Solo car free day (SCFD) Kota Surakarta?
  2. Faktor dan dampak apasajakah yang melatarbelakangi eksploitasi anak sebagai pengemis dari keluarga miskin di Solo car free day (SCFD) Kota Surakarta?

Tujuan Makalah

Tujuan makalah ini adalah sebagai berikut:

  1. Menjelaskan bentuk eksploitasi anak sebagai pengemis dari keluarga miskin yang terjadi di Solo car free day (SCFD) Kota Surakarta.
  2. Mengetahui faktor dan dampak eksploitasi anak sebagai pengemis dari keluarga miskin di Solo car free day (CFD) Kota Surakarta.

Skripsi/Thesis/Jurnal

Skripsi adalah tugas akhir untuk menyelesaikan strata pendidikan S1 di Indonesia sedangkan thesis adalah tugas akhir untuk menyelesaikan S2. Dalam pembuatannya biasanya laporan penelitian ini dijadikan jurnal yang kemudian dalam tulisannya diperlukan rumusan masalah untuk melakukan analisis secara mendalam, baik mempergunakan metode penelitian kualitatif ataupun penelitian kuantitatif.

Contoh Rumusan Masalah Skripsi/Thesis/Jurnal

Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah dituliskan maka rumusan masalah yang diambil dalam thesis/skripsi ini, antara lain sebagai berikut;

  1. Bagaimana pengaruh keberadaan perpustakaan daerah Papua dengan intensitas masyarakat yang berkunjung ke Perpustakaan Papua?
  2. Bagaimana hubungan antara eksistensi Perpustakaan Daerah Papua dengan budaya membaca masyarakatnya?

Karya Ilmiah

Karya ilmiah juga memiliki rumusan permasalahan yang dibahas secara lengkapnya melalui analisis atas hasil penelitian yang diinginkan, tentusaja dengan merujuk tinjauan pustaka/latar belakang. Dalam proses penulisannya rumusan masalah karya ilmiah ini selalu disertakan dengan tujuan penulisan, sampai manfaat penulisan.

Contoh Rumusan Masalah/Tujuan/Manfaat dalam Karya Ilmiah

Cara Menulis Rumusan Masalah

Sebelum membuat rumusan masalah yang telah dituliskan contohnya seperti di atas, maka ada baiknya mengetahui ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

  1. Rumusan masalah harus dalam bentuk kalimat tanya.
  2. Isi rumusan masalah harus singkat dan jelas.
  3. Isi rumusan mengandung petunjuk yang memungkinkan untuk mengumpulkan data untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan.
  4. Rumusan masalah mampu mencerminkan keinginan penulis dalam melakukan penelitian.
  5. Rumusan masalah tidak mempersulit dalam pencarian data di lapangan.

Setelah mengetahui ketentuan dalam membuat rumusan masalah, berikut adalah langkah-langkah dalam membuat rumusan masalah yang baik dan benar, antara lain sebagai berikut;

  1. Langkah pertama adalah menentukan terlebih dahulu penelitian apa yang hendak dilakukan.
  2. Mencari sumber referensi yang baku dari jurnal atau buku.
  3. Menyempitkan topik pembahasan.
  4. Membuat rumusan masalah dari topik tersebut.
  5. Menguji dari masalah yang telah dirumuskan.

Itulah tadi materi yang membahas secara lengkapnya terkait pengertian rumusan masalah, jenis, contoh dan cara menulisnya yang baik dan benar. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan pemahaman serta refrensi mendalm bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *