Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah/Makalah/Skripsi/Laporan Penelitian

Diposting pada

Metode Penelitian Adalah

Pernahkan Anda mendengar tentang desain penelitian dan metode penelitian. Menurut Anda, sama atau bedakah keduanya?. Jawabannya yaitu desain penelitian adalah rencana untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda, sedangkan metode penelitian adalah strategi yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana itu.

Desain dan metode penelitian berbeda tetapi terkait erat, karena desain penelitian yang baik memastikan bahwa data yang Anda peroleh akan membantu Anda menjawab pertanyaan penelitian Anda secara lebih efektif. Dalam memilih metode penelitian sangat tergantung pada tujuan penelitian Anda.

Satu metode tertentu bisa lebih cocok untuk tujuan penelitian Anda daripada yang lain, karena data yang Anda kumpulkan dari metode yang berbeda akan berbeda dalam kualitas dan kuantitas. Untuk lebih memahami tentang metode penelitian, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, jenis, ciri, cara membuat, dan contoh metode penelitian.

Metode Penelitian

Kata metode berasal dari Bahasa Yunani yaitu “Methodos’’ yang artinya cara atau jalan yang ditempuh. Jika dikaitkan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut rumusan masalah dalam cara kerja untuk bisa memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode adalah sebagai alat untuk mencapai tujuan.

Metode penelitian adalah istilah yang luas, karena metode penelitian juga mencakup metode pengumpulan data dan analisis data yang merupakan inti dari metode penelitian. Atau dengan kata lain metode penelitian dapat dikatakan sebagai cara ilmiah agar bisa mendapatkan dan mengumpulkan data-data dengan fungsi dan tujuan tertentu.

Pengertian Metode Penelitian

Pengertian metode penelitian (research method) adalah cara tertentu yang dipilih secara spesifik oleh si penelitian untuk memecahkan masalah yang diajukan dalam sebuah proposal penelitian yang sudah direncanakan.

Pada dasarnya terdapat banyak cara atau metode yang dapat dilakukan untuk melakukan sebuah penelitian, tapi untuk memenuhi syarat parsimony (cara yang paling efisien dalam sebuah penelitian) agar dapat mengatasi kendala-kendala yang dilakukan peneliti, tapi ciri khas penelitian masih tetap terjaga yaitu adanya karakter keilmiahan, serta validitas dan reliabilitas, maka metode penelitian tertentu harus dipilih dan diterapkan secara spesifik.

Cara atau metode bisa menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, bagaimana cara memperoleh data, dengan metode statistik khusus apa data tersebut akan dianalisis, bagaimana cara menguji suatu hipotesis penelitian, dan jika menggunakan metode elektik (metode gabungan terbaik dari beberapa metode penelitian), maka bagaimanakah penelitian secara spesifik dilakukan.

Pengertian Metode Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definisi metode penelitian menurut para ahli, antara lain:

Subagyo (1997: 2)

Metode penelitian ialah suatu cara atau jalan untuk mendapatkan kembali pemecahan terhadap segala permasalahan yang diajukan. Di dalam penelitian perlu adanya beberapa teori untuk membantu memilih salah satu metode yang relevan terhadap permasalahan yang diajukan, mengingat bahwa tidak setiap permasalahan yang diteliti tentu saja berkaitan dengan kemampuan si peneliti, biaya dan lokasi.

Pertimbangan tersebut mutlak diperlukan, dan penelitian tidak dapat diselesaikan dengan sembarang metode penelitian.

Sugiyono (1999: 1)

Metode Penelitian ialah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah memiliki arti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis.

Rasional berarti penelitian dilakukan dengan cara-cara yang masuk di akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara-cara yang yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia sehingga orang lain bisa mengamati dan mengetahui cara-cara yang digunakan. Sistematis berarti proses yang digunakan dalam penelitian itu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.

Muhidin Sirat

Metode penelitian adalah sebuah cara untuk menentukan permasalahan yang akan teliti sekaligus penentuan judul dalam topik penelitian.

Nasir (1988:51)

Metode penelitian adalah cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan.

Cambridge Dictionary

Metode penelitian adalah cara tertentu mempelajari sesuatu untuk menemukan informasi baru tentang hal itu atau memahaminya dengan lebih baik.

Jenis Metode Penelitian

Terdapat bermacam-macam metode penelitian yang pada dasarnya dapat dibedakan secara kualitatif atau kuantitatif. Berikut ini beberapa contoh jenis metode penelitian, antara lain:

Metode Historis

Metode historis merupakan metode yang terdiri dari teknik dan pedoman untuk menggunakan sumber-sumber primer secara historis, termasuk bukti arkeologi, penelitian dan tulisan sejarah dalam bentuk catatan masa lalu. Studi tentang metode historis dan sejarah yang berbeda dikenal sebagai historiografi.

Metode historis mempyntai kegunaan untuk merekonstruksi masa lampu secara sistematis dan obyektif. Melalui cara pengumpulan data, menilai, verifikasi dan mensintesiskan bukti lapangan. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kesimpulan yang kuat dalam hubungan antar hipotesis.

Penerapan metode historis dalam penelitian menggunakan pertanyaan terbuka terhadap suatu kejadian masa lampau. Selanjutnya data yang berasal dari jawaban-jawaban yang diperoleh disusun dalam format paradigma penjelesan.

Penelitian yang mengunakan metode historis ialah sebuah penelitian yang sangat kritis terhadap keadaan dan perkembangan sosial. Selain itu, yang harus diperhatikan dalam menerapkan metode ini adalah pengalaman masa lampau dan meninmbang dengan teliti, hati-hati pada setiap sumber-sumber sejarah, ditambah dalam menginterprestasikannya.

Metode Deskriptif

Metode penelitian deskriptif hampir sama seperti kedengarannya, yaitu menggambarkan situasi. Bukan untuk membuat prediksi yang akurat, dan tidak menentukan sebab dan akibat. Ada tiga jenis utama metode deskriptif: metode observasi, metode studi kasus dan metode survei.

Metode dekripsi mempunyai tujuan untuk mengumpulkan data secara rinci dan aktual. Penggunaan metode ini berupaya untuk menjelaskan gejala-gejala yang telah ada seperti mengenali masalah dan memeriksa kondisi serta pratek yang masih berlaku.

Selain itu juga membuat komparasi atau perbandingan mengenai yang dilakukan untuk menentukan solusi menghadipi suatu permasalahan, yang selanjutnya untuk mempelajari pengalaman mereka dalam menentukan rencana ke depan. Metode deskriptif juga tidak sekadar menjabarkan analisa namun juga memadukan dari klasifikasi dan organisasi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwametode penelitian deskriptif merupakan metode dalam mencari dan menemukan suatu teori, sehingga pada prakteknya, metode ini lebih menekankan pada observasi lapangan dengan kondisi alamiah.

Metode Korelasional

Penelitian korelasional adalah jenis metode penelitian non-eksperimental, di mana seorang peneliti mengukur dua variabel, memahami dan menilai hubungan statistik antara variabel-variabel terebut tanpa adanya pengaruh dari variabel asing (variabel yang tak berhubungan).

Tujuan dari penggunaan metode korelasional adalah untuk mendapatkan data sejauh mana variabel tertentu mempengaruhi atau memiliki hubungan dengan variabel yang lain. Jika ada dua variabel disebut dengan korelasi sederhana, sedangkan jika lebih dari dua maka disebut korelasi berganda. Penentuan hubungan atau korelasi dua variabel menggunakan koefisien korelasi atau determinasi.

Metode Eksperimental

Metode eksperimental adalah pendekatan sistematis dan ilmiah untuk penelitian di mana peneliti memanipulasi satu atau lebih variabel, dan mengendalikan dan mengukur setiap perubahan dalam variabel terikat. Pada prakteknya beberapa variabel akan dikontrol, sehingga variabel yang tidak termasuk di dalamnya dapat dihilangkan.

Penggunaan metode eksperimental bertujuan untuk mencari serta mendapatkan korelasi sebab-akibat dengan memenipulasi beberapa variabel yang dilakukan pada kelompok eksperimental, selanjutnya yaitu membandingkan hasil yang didapatkan dengan kelompok yang tidak dimanipulasi variabelnya.

Yang dimaksud manipulasi alam hal ini adalah mengubah secara sistemtis sifat-sifat dan nilai variabel bebas, sedangkan kontrol ialah kunci dari metode ini, karena tanpa adanya kontrol akan menghasilkan data yang kurang akurat.

Metode Kuasi Eksperimental

Metode kuasi eksperimental adalah metode untuk membandingkan kelompok yang mendapat intervensi tertentu dengan kelompok lain yang memiliki karakteristik serupa tetapi tidak menerima intervensi.

Metode ini merupakan perkembangan dari metode eksperimental. Perbedaannya adalah dalam peneliti ini, peneliti tidak bisa mengatur secara sepihak terhadap variabel bebas. Terdapat  beberapa ciri metode kuasi eksperimental, yaitu:

  1. Peneliti tidak boleh meletakkan subjek secara acarea pada kelompok eksperimental atau kelompok kontrol. Namun, peneliti dapat mencari kelompok subjek yang didalamnya terdapat variabel bebas atau kelompok lain yang tida terdapat variabel bebas.
  2. Peneliti tidak bisa memakai variabel bebes sekehendaknya.

Ciri Metode Penelitian

Dari berbagai macam metodologi penelitian yang dilakukan tersebut, secara spesifik yang sering dipergunakan adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif, kedua model penelitian ini sangat mafhum bagi kalangan akademik, adapun untuk karakteristiknya, antara lain;

Metode Kuantitatif

Karakteristik yang ada dalam metode penelitian kuantitatif, diantaranya;

  1. Instrumen pengumpulan data berisi item yang mengumpulkan karakteristik populasi yang dapat diukur (mis. Usia, jumlah anak, status pendidikan, status ekonomi).
  2. Instrumen standar, yang telah diuji sebelumnya memandu pengumpulan data sehingga memastikan akurasi, keandalan, dan validitas data.
  3. Untuk analisis data yang lebih akurat, kurva distribusi populasi normal lebih disukai daripada distribusi non-normal. Ini membutuhkan populasi besar, yang jumlahnya tergantung pada bagaimana karakteristik populasi yang berbeda-beda.
  4. Data yang diperoleh dengan menggunakan metode kuantitatif disusun dengan menggunakan tabel, grafik, atau angka yang mengkonsolidasikan sejumlah besar data untuk menunjukkan tren, hubungan, atau perbedaan antar variabel.
  5. Peneliti dapat mengulangi metode kuantitatif untuk memverifikasi atau mengkonfirmasi temuan dalam pengaturan lain. Ini memperkuat validitas penemuan atau penemuan yang inovatif sehingga menghilangkan kemungkinan kesimpulan yang salah.
  6. Model atau formula kuantitatif yang berasal dari analisis data dapat memprediksi hasil. Skenario Jika-Maka dapat dibangun menggunakan perhitungan matematika yang kompleks dengan bantuan komputer.
  7. Instrumen digital atau elektronik canggih digunakan untuk mengukur atau mengumpulkan data dari lapangan.

Baca jugaContoh Penelitian Kuantitatif

Metode Kualitatif

Adapun untuk karakteristik penelitian kualitatif, antara lain;

  1. Sumber data dalam penelitian kualitatif berupa lingkungan alamiah, karena kajian utama dalam penelitian kualitatif  adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kondisi dan situasi sosial. Peneliti melakukan pengamatan, pencatatan, dan penggalian sumber yang berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada saat itu.
  2. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara, dokumentasi, analisis, catatan lapangan, disusun bukan dalam bentuk angka-angka. Hasil analisis data yang pemaparan yang berkaitan dengan situasi yang diteliti dan disajikan dalam bentuk uraian narasi.
  3. Data dan informasi yang diperlukan dalam penelitian berkaitan dengan pertanyaan untuk mengungkapkan proses dan bukan hasil dari suatu kegiatan.  Pertanyaan dalam metode kualitatif menuntut gambaran keadaan sebenarnya tentang kegiatan, tahap-tahap, prosedur, alasan-alasan dan interaksi yang terjadi dimana dan pada saat dimana proses itu berlangsung.
  4. Penelitian kualitatif diawali mulai dari lapangan yaitu fakta empiris. Peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mempelajari proses penemuan yang terjadi secara alami dengan mencatat, menganalisis dan melaporkan serta menarik kesimpulan dari proses berlangsungnya penelitian tersebut.
  5. Metode kualitatif mengutamakan makna, maksudnya yaitu makna yang diungkapkan berkisar pada persepsi orang mengenai suatu peristiwa yang akan diteliti tersebut

Baca juga; Contoh Penelitian Kualitatif

Contoh Metode Penelitian

Adapun untuk memperjelas atas beragam metode penelitian beragam jenis metode penelitian yang ada, baik untuk karya ilmiah, makalah, skripsi, proposal penelitian, ataupun untuk mekanisme jurnal berikut ini akan kami hadirkan contoh-contoh metodologi penelitainnya.

Karya Ilmiah

Karya tulis ilmiah adalah salah satu definisi peneltian yang mengambarkan mekanisme permasalahan dengan usulan penuntasan yang dapat dipertangungjawabkan. Karya ilmiah ini bisa mengulas tentang sejarah, sosial, ataupun tentang sesuatu hal yang masih buming di dalam kehidupan masyarakat.

Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah

METODOLOGI PENELITIAN

Sifat Penulisan

Dalam proses penyelesainnya penulisan karya tulis ini, penulis mengembangkan dengan sifat penulisan secara deskriptif kualitatif. Pendekatan deskriptif di mana penyusunan berdasarkan data dan keadaan lapang yang ada.

Sedangkan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang sikapnya holistik (utuh) dan sistemik terkait dengan suatu keseluruhan, tidak bertumpu pada pengukuran, sebab penjelasan mengenai suatu gejala diperoleh dari para pelaku (sasaran penelitian)

Metode Perumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan kumpulan beberapa masalah yang timbul dari latar belakang yang telah disebutkan. Dilakukan untuk mengendalikan penulisan agar tidak menyimpang dari permasalahan yang dibahas. Dalam menyusun masalah, penulis menggunakan metode analisa terhadap suatu kasus dan mencoba mengaitkan dengan potensi yang ada dan tidak tergali sebelumnya dari suatu keadaan masyarakat.

Metode Pengumpulan Data

Metode yang dipergunakan dalam proses pengumpulan data, yang dilakukan menggunakan metode sistematika, merujuk pada observasi, wawancara, literatur, dokumentasi, mengidentifikasi berbagai masukan, serta informasi terbaru dari internet.

Selain itu, sumber data diperoleh dengan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu dan analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.

Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian yang dituju dalam penulisan KTI ini adalah kawasan lokalisasi di RRI Kota Solo. Lokasi penelitian dipilih melalui beberapa pertimbangan, di antaranya merupakan kawasan lokalisasi terbesar sudah lazim di dengar masyarakat yang berada di kota Surabaya dan masih memiliki masalah yang belum terselesaikan.

Selain itu, dengan kawasan kecil namun lokasi tersebut mampu terbentuk menjadi kawasan yang begitu padat penduduk sehingga sangatlah dikhawatirkan akan memberikan dampak negative terhadap kesehatan, ataupun dapat permasalahan perekonomian.

Makalah

Makalah adalah salah satu bahasan tentang penulisan ilmiah yang kadangkala memberikan metode penelitian, makalah ini bisa terdiri dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Seperti PPKN, Kimia, Sosiologi, Geografi, ataupun dalam laporan study banding juga memerlukan makalah.

Baca juga; Contoh Makalah dan Cara Membuat Yang Benar

Kadang penyebutan metode penelitian di dalam makalah ini berberbeda dibandingkan yang lainnya, yaitu dengan memberiksan sematan tentang metode penulisan. Berikut contohnya,

Contoh Metode Penulisan Makalah

METODE PENULISAN MAKALAH

Jenis Penulisan

Jenis penulisan dalam karya tulis ilmiah ini adalah berupa makalah, makalah adalah karya ilmiah yang pembahasannya berdasarkan data lapangan yang bersifat empiris-objektif. Makalah juga dapat berupa hasil penelitian yang disusun untuk kemudian dibahas dalam pertemuan ilmiah, seperti seminar atau lokakarya. Yang memiliki jumlah halaman yang paling sedikit 15 sampai dengan 25 halaman.

Fokus Studi Literal

Fokus yang diamati dalam studi literal dalam penulisan makalah ini adalah:

  1. Perubahan sosial ekonomi masyarakat miskin berupa
    – Aspek sosial berupa; pendidikan, kesehatan serta lingkungan
    – Aspek ekonomi berupa; mata pencaharian dan pendapatan.
  2. Dampak perubahan sosial ekonomi masyarakat miskkin yakni berdampak positif atau berdampa negatif terhadap kelangsungan hidup masyarakat.
  3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial ekonomi masyarakat; yakni perubahan yang disebabkan oleh masyarakat itu sendiri (intern), dan perubahan oleh karena pengaruh dari luar

Sumber Data

Sumber data yang dilakukan dalam mekanisme penulis lakukan ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan responden maupun informan dengan berpedoman pada daftar pertanyaan (kuesioner) yang telah disusun sesuai tujuan studi literal, serta pengamatan langsung di lapangan.

Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui dan pengumpulan data yang tersedia yang ada kaitannya dengan studi literal.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik data dalam studi literal ini dilakukan dengan menggunakan metode survei yaitu melalui wawancara observasi dan kuesioner dan dokumntasi. Menurut Hamidi (2008) teknik pengumpulan data terdiri atas;

  1. Observasi yatu pengamatan secara partisipatif digunakan dalam memahami secara langsung pola perilaku kolekti masyarakat sekaligus menglasifikasikan hasil wawancara.
  2. Wawancara yaitu mengumpulkan data melalui interaksi langsung atau mengadakan tatap muka langsung dengan informan untuk mengumpulkan data inormasi yang diperlukan.
  3. Dokumntasi yaitu mengumpulkan data berupa informasi yang berasal dari catatan penting (kepustakaan), baik dari lembaga atau organisasi maupun dari perorangan.

Analisis Data

Teknik analisis data yang dipergunakan merupakan cara menganalisis data penelitian, termasuk alat-alat statistik yang relevan untuk digunakan dalam penelitian. Penelitian ini bersifat kualitatif , sehingga dalam menganalisis data dilakukan teknik analisis deskripsi kualitatif.

Analisis teknik deskriptif kualitatif dimungkinkan ubtuk memberikan gambaran tentang keadaan social dan lingkungan dari anak-anak jalanan, pengamen dan lain-lain.

Skripsi

Skripsi adalah karya ilmiah yang senantiasa dibuat oleh seluruh mahasiswa yang sedang/ingin menyelesaikan strata pendidikan 1 (S1). Skripsi ini bisa mempergunakan moteode kualitatif ataupun kuantitatif jika dalam penelitian sosial, tergantung daripada minat yang ingin dilakukan studi nya.

Contoh Metode Penelititian/Penulisan Skrpsi

METODOLOGI PENELITIAN

Jenis Penelitian

Jenis penulisan skripsi yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lebih menekankan pada proses dari pada hasil. Hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Bodgan Taylor Basrowi, dan Suwandi bahwa penelitian  kualitatif  ialah prosedur  penelitian yang menghasilkan data deskriptif  berupa kata-kata tertulis atau lisan  dari  orang-orang  dan  perilaku yang diamati.

Sedangkan Neuman menjelaskan bahwa penelitian kualitatif yang mengggunakan pendekatan intrepetatif dan kritis terhadap permasalahan sosial yang ada. Maka penelitian dalam skripsi ini memfokuskan diri pada makna yang subjektif, pendefinisian, metapora dan  pendeskripsian terhadap kasus-kasus dengan lebih spesifik. (Neuman, 1997: 329) Adapun prosedur yang dilakukan peneliti pada penelitian kualitatif ini, terdiri dari tiga tahap yaitu;

  • Tahap deskripsi atau tahap orientasi

Peneliti akan mengamati apa yang dilihat dan dirasakan terkait penelitian yang akan dilakukan. Peneliti akan mendata hal-hal yang berkaitan dengan penelitian.

  • Tahap reduksi

Pada tahap ini peneliti akan mereduksi permasalahan dan data yang telah didapat pada tahap pertama untuk mendapatkan fokus permasalahan yang akan dibahas.

  • Tahap seleksi

Selanjutnya peneliti akan menyeleksi data yang telah didapat untuk memperoleh kembali fokus permasalahan secara terperinci dan jelas.

Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang digunakan adalah data primer serta data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung terhadap sumber penelitian. Seperti yang hal serupa dijelaskan oleh Jonathan Sarwono bahwa data primer didapatkan secara langsung dengan responden, berupa data pertama dan asli, bukan berupa file-file.

Peneliti harus mendapatkan data tersebut menggunakan responden atau narasumber, yaitu orang yang peneliti jadikan sumber atau objek penelitian. (Jonathan Sarwono :2006) Sedangkan data sekunder merupakan data yang didapat secara tidak langung.

Data tersebut diperoleh menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan dengan menggunakan pencarian data terhadap jurnal ilmiah yang relevan dan berkaitan.

Teknik Pengumpulan Data

Penulisan skripsi ini adalah menggunakan teknik observasi yaitu berupa pengamatan secara langsung terhadap pemanfaatan limbah tahu di masyarakat, sehingga didapatkan laporan penelitian dari hasil observasi tersebut. Hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Kusuma (1987:25) adalah pengamatan yang di lakukan dengan sengaja dan sistematis terhadap aktifitas terhadap indivdu atau subjek lain yang di selidiki, adapau jenis-jenis observasi yaitu observasi terstruktur, observasi tidak terstruktur, observasi pertisipan dan observasi non partisipan.

Melalui penjelasan tersebut peneliti lebih spesifik menggunakan observasi non-partisipan di mana peneliti tidak terlibat lebih mendalam terhadap responden dan hanya sebatas pengamat.

Adapun study pustaka yang dilakukan atas hasil studi terhadap beberapa bahan pustaka yang relevan, berhubungan satu sama lain, serta mendukung uraian atau analisis pembahasan, dengan topik yang diangkat. Obyek yang digunakan adalah buku-buku yang berhubungan dan relevan dengan pembahasan (Handari Nawawi, 1994).

Teknik Analisis Data

Pada tahapan analisis data, penulis skripsi mentranskripsikan setiap baris lagu dolanan ke dalam bahasa Indonesia. Kemudian mengodifikasikan dan dilanjutkan menganalisis setiap baris lagu dolanan ditinjau dari segi dan isi.

Penarikan Kesimpulan

Setelah analisis data, skripsi ini akan melakukan beragam contoh kesimpulan dengan menghubungkan rumusan masalah, tujuan, serta pembahasan. Setelah itu, penulis merekomendasikan saran terkait topik pembahasan dalam skripsi yang telah dituliskan.

Laporan Penelitian

Beragam contoh laporan penelitian juga diharuskan mempergunakan metode penelitian, hal ini penting dilakukan. Lantaran sebagai wujud pertangungjawabkan atas out put yang dikeluarkannya, beberapa contoh yang bisa dilakukan rekomendasikan seperti jurnal, buku, ebook, essay, ataupun artikel.

Contoh Metode dalam Laporan Penelititian

Dalam contoh-contoh diatas setidaknya bisa menjadikan pedoman dalam proses penyelesaian tugas yang diberikan, oleh karena itulah kami membuatnya dalam bentuk word/pdf serta sumber-sumber data yang sudah dianggap sesuai dengan kaidah kepenulisan.

Cara Membuat Metode Penelitian

Agar lebih mudah dalam membuat metode penelitian, yang secara spesifik berkaitan dengan strategi pengumpulan, analisis, dan interpretasi data. Maka seharusnya pemilihan metode penelitian haruslah disesuaikaan dengan maksud peneliti;

Apakah peneliti bermaksud untuk menggali informasi yang diinginkan atau membiarkannya begitu saja dari data partisipan.

Atau apakah peneliti ingin menganalisis jenis data berupa informasi numerik yang dikumpulkan dari instrumen penelitia atau informasi teks yang dikumpulkan dari hasil pembicaraan dengan partisipan. Atau apakah peneliti ingin mneafsirkan hasil-hasil statistik atau mereka ingin menafsirkan kecederungan-kecenderungan atau pola-pola umum yang muncul dari data atau penelitian.

Dalam sejumlah penelitian, data kuantitatif dan kualitatif bisa saja dikumpulkan, dianalisis, dan ditafsirkan secara bersama-sama.

Data instrument dapat dilengkapi dengan observasi-terbuka, atau sensus dapat diikuti wawancara mendalam. Akan tetapi dalam kasus metode campuran, peneliti ingin membuat inferensi atau kesmpulan anatara database kuantitatif dan kualitataif.

Nah, itulah tadi serangkaian penjelasan tentang beragam contoh metode penelitian karya tulis ilmiah, makalah, skripsi, laporan penelitian, jurnal, yang mempergunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan kepada segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *