Contoh Teknik Analisis Data dan Cara Penulisannya

Diposting pada

Contoh Teknik Analisis Data

Analisis data penelitian merupakan proses pengumpulan data menggunakan penalaran analitis dan logis untuk memeriksa setiap komponen data yang disediakan. Bentuk analisis ini hanyalah salah satu dari banyak langkah yang harus diselesaikan ketika melakukan penelitian. Data dari berbagai sumber dikumpulkan, ditinjau, dan kemudian dianalisis untuk membentuk semacam temuan atau kesimpulan.

Analisis data memiliki banyak sisi dan pendekatan, yang mencakup beragam teknik dengan berbagai nama, sementara digunakan dalam domain bisnis, ilmu pengetahuan, dan ilmu sosial yang berbeda. Teknik analisis data memungkinkan peneliti untuk meninjau data yang dikumpulkan dan membuat berbagai contoh kesimpulan atau penentuan dari informasi. Untuk memperjelas pemhaaman kita tentang teknik analisis data, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, jenis, ciri, cara membuat, dan contoh penulisan teknik analisis data.

Analisis Data

Analisis Data adalah proses penerapan sistematis statistik dan/atau teknik logis untuk menggambarkan dan mengilustrasikan, menyingkat dan merekap, dan mengevaluasi data. Menurut Shamoo dan Resnik (2003) berbagai prosedur analitik “menyediakan cara menggambar kesimpulan induktif dari data dan membedakan sinyal (fenomena yang menarik) dari kebisingan (fluktuasi statistik) yang ada dalam data“.

Analisis data adalah metode pengumpulan dan pengorganisasian data sehingga orang dapat memperoleh informasi yang bermanfaat darinya. Dengan kata lain, tujuan utama dari analisis data adalah untuk melihat apa yang ingin disampaikan oleh data tersebut kepada kita.

Pengertian Teknik Analisis Data

Teknik analisis data ialah metode atau cara untuk mengolah data menjadi informasi, sehingga karakteristik data tersebut menjadi lebih mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan, khususnya permasalahan dalam sebuah penelitian.

Tujuan dilakukannya analisis data yaitu untuk mendeskripsikan data sehingga dapat di pahami, kemudian untuk membuat kesimpulan atau menarik kesimpulan mengenai karakteristik populasi berdasarkan data yang diperoleh dari sampel, biasanya ini dibuat berdasarkan pendugaan dan pengujian hipotesis. Itulah penjelasan mengenai analisis data semoga dapat dipahami.

Pengertian Teknik Analisis Data Menurut Para Ahli

Adapun menurut pendapat ahli, pengertian teknik pengumpulan data ini antara lain sebagai berikut;

  • Patton (1980:268), Teknik analisis data didefinisikan sebagai sebagai proses mengatur urutan data, mengorganisasikannya ke dalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar.

Jenis Teknik Analisis Data

Terdapat beragam jenis teknik pengumpulan data, antara lain:

Teknik Analisis Taksonomik (Taksonomic Analysis

Pada tahap ini, peneliti berupaya untuk memahami domain-domain tertentu sesuai fokus masalah atau sasaran penelitian. Tiap-tiap domain dipahami secara mendalam, kemudian dibagi ke dalam sub-domain, sub-domain dibagi lagi secara lebih rinci menjadi bagian-bagian yang lebih khusus lagi hingga tak ada lagi yang tersisa atau habis (exhausted).

Dengan teknik analisis ini peneliti dapat mendalami domain dan sub-domain yang penting melalui konsultasi dengan bahan-bahan pustaka untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam. Analisis taksonomi merupakan analisis yang bukan hanya penejelajahan umum, melainkan analisis yang memusatkan perhatian pada domain tertentu yang sangat berguna untuk menggambarkan fenomena atau masalah yang menjadi sasaran studi.

Pengumpulan data dilakukan secara terus-menerus melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi sehingga data yang terkumpul menjadi banyak. Analisis taksonomi dilakukan terhadap keseluruhan data yang terkumpul berdasarkan domain yang telah ditetapkan. Hasil analisis dapat disajikan dalam bentuk diagram kontak, diagram garis dan simpul.

Teknik Analisis Interaktif Miles & Huberman 

Teknik analisis ini merupakan teknik analisis untuk analisis data kualitatif. Analis kualitatif menciptakan gambaran reduksionistik atau mekanistik dari serangkaian proses berulang yang kompleks dan tak dapat disangkal.

Meskipun demikian, evaluator telah mengidentifikasi beberapa kesamaan dasar dalam proses memahami data kualitatif, yaitu dengan mengadopsi kerangka kerja yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (1994) untuk menggambarkan fase utama analisis data: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.

Teknik Analisis Isi (Content Anlysis).

Teknik analisis isi (content analysis) ialah teknik penelitian yang mempunyai sifat membahas secara mendalam isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa. Pelopor teknik ini adalah Harold D. Lasswell, ia lah yang memelopori teknik simbol coding, yaitu untuk mencatat lambang atau pesan secara sistematis, kemudian diberi interpretasi.

Analisis isi bisa digunakan untuk menganalisis semua bentuk komunikasi, baik berupa surat kabar, berita radio, iklan televisi maupun semua bahan-bahan dokumentasi yang lain. Hampir semua disiplin ilmu sosial bisa menggunakan analisis isi sebagai teknik/metode penelitian.

Teknik Analisis Domain (Domain Analysis

Teknik analisis domain merupakan analisis yang digunakan untuk menganalisis gambaran obyek penelitian secara umum atau tingkat permukaan, namun relatif utuh tentang obyek penelitian tersebut. Teknik ini biasanya diterapkan dalam penelitian yang bertujuan eksplorasi.

Artinya hasil penelitian tersebut hanya ditargetkan  untuk mendapatkan gambaran seutuhnya dari obyek yang diteliti, tanpa harus diperincikan secara detail unsur-unsur yang ada dalam keutuhan obyek penelitian tersebut. Sebagai contoh ketika seorang peneliti akan menganalisis tentang lembaga sosial, maka domain atau kategori simbolik dari lembaga sosial tersebut yaitu: keluarga, perguruan tinggi, rumah sakit, pesantren, organisasi kepemudaan.

Teknik Analisis Komparatif Konstan (Constant Comparative Analysis)  

Teknik analisis komparatif ialah teknik yang digunakan dengan tujuan untuk membandingkan peristiwa atau kejadian-kejadian yang terjadi ketika peneliti menganalisa kejadian tersebut dan dilakukan secara terus menerus sepanjang penelitian dilakukan.

Berney G. Galaser dan Anselm L. Strouss mengemukakan beberapa Teknik Komparatif Konstan, yaitu teknik analisis untuk membandingkan kejadian yang bisa diterapkan pada tiap kategori, tahap memadukan kategori-kategori serta ciri-cirinya, tahap membatasi lingkup teori dan tahap menulis teori.

Teknik Analisis Kualitatif

Teknik analisis dalam contoh penelitian kualitatif yaitu teknik analisis yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi.

Teknik analisis dlakukan secara mendalam ( in-depth analysis ), yaitu mengkaji masalah secara kasus-perkasus karena adanya suatu keyakinan bahwa sifat suatu masalah satu akan berbeda dengan sifat dari masalah lainnya. Tujuan dari teknik analisis ini bukan untuk menghasilkan suatu generalisasi tapi pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah.

Teknik Analisis Kuatintatif

Teknik analisis dalam contoh penelitian kuantitatif yaitu pengumpulan data yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara obyektif terhadap fenomena sosial. Untuk bisa melakukan pengukuran, setiap fenomena sosial di jabarkan kedalam beberapa komponen masalah, variabel dan indikator.

Tiap-tiap variabel yang di tentukan diukur dengan memberikan simbol-simbol angka yang berbeda sesuai dengan kategori informasi yang berkaitan dengan variabel tersebut. Dengan menggunakan simbol-simbol angka tersebut, teknik perhitungan secara kuantitatif matematik bisa dilakukan, sehingga bisa menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum di dalam suatu parameter.

Tujuan utama dati penggunaan teknik ini yaitu untuk menjelaskan suatu masalah tetapi menghasilkan generalisasi. Generalisasi adalah kenyataan kebenaran yang terjadi dalam suatu realitas tentang suatu masalah yang di perkirakan akan berlaku pada populasi tertentu.

Teknik Analisis Data secara Deskriptif.

Teknik analisis data deskriptif adalah tekhnik analisis yang digunakan untuk menganalisis data dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data-data yang telah terkumpul tanpa ada maksud membuat generalisasi dari hasil penelitian.

Yang termasuk dalam teknik analisis ini diantaranya yaitu penyajian data kedalam bentuk grafik, tabel, presentase, frekwensi, diagram, grafik, mean, modus dan lain-lain. Itulah penjelasan mengenai tekhnik analisis data deskriptif.

Teknik analisis data statistika

Teknik analisis data statistika merupakan suatu teknik bagaimana cara-cara mengumpulkan data atau fakta, mengolah, menyajikan, dan menganalisa, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan fakta dan penganalisaan yang dilakukan.

Teknik analisis data secara inferensial

Teknik analisis data inferensia ialah statistik yang digunakan untuk melakukan analisis data dengan cara membuat kesimpulan yang berlaku secara umum. Ciri dari teknik analisis ini adalah digunakanya rumus statistik tertentu, kemudian hasil perhitungan yang telah dilakukan itulah yang nantinya akan menjadi dasar dari pembuatan generalisasi yang berasal dari samber bagi populasi penelitian.

Dengan demikian, statistik inferensial memiliki fungsi untuk mengeneralisasikan hasil dari penelitian sampel pada suatu populasi. Sesuai dengan fungsi tersebut, maka statistik inferensial sangat berguna untuk penelitian sampel.

Ciri Teknik Analisis Data

Komponen penting untuk memastikan integritas data adalah analisis yang akurat dan sesuai dari temuan penelitian. Analisis statistik yang tidak tepat mendistorsi temuan ilmiah, menyesatkan pembaca biasa (Shepard, 2002), dan dapat secara negatif mempengaruhi persepsi publik tentang penelitian. Masalah integritas juga relevan untuk analisis data non-statistik.

Ada sejumlah masalah yang harus disadari peneliti sehubungan dengan analisis data. Ini termasuk:

  1. Memiliki keterampilan yang diperlukan untuk dianalisis
  2. Secara bersamaan memilih metode pengumpulan data dan analisis yang sesuai
  3. Menggambar inferensi yang tidak bias
  4. Analisis subkelompok yang tidak sesuai
  5. Mengikuti norma yang dapat diterima untuk disiplin ilmu
  6. Menentukan signifikansi statistik
  7. Kurangnya pengukuran hasil yang jelas dan obyektif
  8. Memberikan analisis yang jujur ​​dan akurat
  9. Cara penyajian data
  10. Masalah lingkungan / kontekstual
  11. Metode perekaman data
  12. Mempartisi ‘teks’ saat menganalisis data kualitatif
  13. Pelatihan staf yang melakukan analisis
  14. Keandalan dan Validitas
  15. Luasnya analisis

Contoh Teknik Analisis Data

Pada penulisan teknik pengumpulan data biasa diletakan dalam Bab 3 dalam sebuah karya ilmiah, baik itu skripsi, karya tulis ilmiah, thesis, ataupun laporan penelitian. Hal ini disebabkan lantaran bebarangan dengan metode penelitian yang dipergunakan.

Contoh Teknik Analisis Data Penelitian Kuantitataif

Penulisan pada tahapan teknik analisis data kuantitataif tidak terlepas dari berbagai metode yang dipergunakannya, misalnya pada penentuan sampel penelitian dari jumlah populasi yang ada. Pada penulisan setelah metode pengumpulan data-data, hal ini berlaku pada semua model karya ilmiah, seperti skripsi, ataupun proposal penelitian.

Contoh Teknik Analisis Data Kuantitatif Penelitian

Berikut adalah tahap yang dilakukan dalam menganalisis data penelitian kuantitataif, antara lain;.

  1. Memeriksa hasil kuesioner, yaitu memeriksa kelengkapan data dari kuesioner
  2. Tally, yaitu proses menghitung jumlah frekuensi dari jawaban pada kuesioner
  3. Menghitung jawaban responden dalam bentuk persentase melalui tabel tunggal dengan distribusi frekuensi dan persentase

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitataif adalah model penelitian yang mempergunakan data-data deskriptif atau tinjauan pusaka. Pada penulisan yang dilakukan tentusaja berada di Bab 3, keadaan ini berlaku pada semua model-model karya tulis ilmiah.

Contoh Teknik Analisis Data Kualitatif Penelitian

Analisis data dilakukan dalam model penelitian ini, melalui beberapa cara. Antara lain;

Pertama dengan cara kualitatif, yakni dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah pengumpulan dalam periode waktu tertentu. Pada karya tulis ilmiah ini dilakukan proses reduksi data melalui proses pengamatan akan peluang-peluang usaha dan persiapan dalam menghadapi beragam permasalahan yang saat ini ada. Kemudian dilakukan analisis data dari sajian data yang diperoleh saat proses pengumpulan data. Setelah proses analisis diperoleh suatu penarikan kesimpulan mengenai konsep wirausaha dalam menghadapi banyaknya pengangguran di Indonesia.

Cara Membuat Teknik Analisis Data

Melakukan aanalisis data harus didasarkan pada prosedur dan langkah-langkah tertentu. Adapun langkah-langkah dalam melakukan analisis data, diantaranya yaitu:

  1. Pengumpulan Data, ini sebagai langkah awal dari aktivitas analisis data yaitu melakukan pengumpulan data yang akan dianalisis.
  2. Tahap Editing, tahap ini adalah proses pemeriksaan kejelasan dan kelengkapan terkait pengisian instrumen pengumpulan data.
  3. Tahap Koding, tahap ini merupakan proses identifikasi dan klasifikasi terhadap semua pernyataan yang terdapat pada instrumen pengumpulan data berdasarkan variabel yang sedang diteliti.
  4. Tahap Pengujian, tahap ini adalah proses pengujian kualitas data, baik dari sisi validitas dan realibilitas instrumen dari pengumpulan data.
  5. Tahap Mendeskripsikan Data, tahap ini adalah proses membuat deskripsi data dengan menyajikannya dalam bentuk tabel frekuensi atau diagram dengan beragam ukuran tendensi sentral maupun ukuran dispersi. Tahap ini bertujuan untuk memahami karakteristik data sampel dari suatu penelitian.
  6. Tahap Pengujian Hipotesis, tahap ini adalah proses pengujian terhadap proposisi apakah bisa diterima atau ditolak, apakah memiliki makna atau tidak. Berdasarkan tahap inilah nantinya akan dibuat kesimpulan atau keputusan.

Biasanya, bagian analisis data dituliskan setelah metode dan pendekatan yang digunakan. Untuk dapat membuat atau menuliskan analisis data yang baik, terdapat beberapa tips sederhana yang dapat Anda lakukan:

  1. Hindari menganalisis hasil Anda di bagian analisis data.
  2. Tunjukkan apakah penelitian Anda kuantitatif atau kualitatif.
  3. Berikan pertanyaan penelitian utama Anda dan metode analisis yang diterapkan untuk menjawabnya.
  4. Laporkan perangkat lunak apa yang Anda gunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data Anda.
  5. Buat daftar sumber data, termasuk arsip elektronik dan laporan daring dari berbagai lembaga.
  6. Jelaskan bagaimana data dirangkum dan ukuran variabilitas apa yang telah Anda gunakan.
  7. Ingatlah untuk menyebutkan transformasi data jika ada, termasuk normalisasi data.
  8. Pastikan Anda memasukkan secara lengkap nama uji statistik yang digunakan.
  9. Jelaskan teknik grafis yang digunakan untuk menganalisis data mentah dan hasilnya.

Nah, itulah tadi artikel yang memberikan penjelasan tentang pengertian menurut para ahli, jenis, ciri, cara membuat, dan contoh teknik analisis data dalam karya tulis ilmiah. Semoga memberikan wawasan kepada segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Rate this post

4 thoughts on “Contoh Teknik Analisis Data dan Cara Penulisannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *