Pengertian Penelitian, Jenis, Ciri, Syarat, dan Cara Membuatnya

Diposting pada

Pengertian Penelitian

Penelitian tentunya bukan hal yang asing di telinga kita, khususnya bagi seseorang yang masih bergulat dengan dunia akademik. Penelitian didefinisikan sebagai penciptaan pengetahuan baru dan/atau penggunaan pengetahuan yang ada dengan cara yang baru dan kreatif sehingga menghasilkan konsep, metodologi, dan pemahaman baru. Ini dapat mencakup sintesis dan analisis penelitian sebelumnya sejauh itu mengarah pada hasil yang baru dan kreatif.

Penelitian juga dapat dikatakan sebagai studi yang cermat dan terperinci tentang permasalahan tertentu menggunakan metode ilmiah. Penelitian paling baik dilakukan dengan mengubah masalah menjadi pertanyaan, dengan maksud penelitian untuk menjawab pertanyaan. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang penelitian, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, jenis, ciri, syarat, dan cara melakukan penelitian.

Penelitian

Penelitian terdiri atas “pekerjaan kreatif dan sistematis yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, termasuk pengetahuan tentang manusia, budaya dan masyarakat, dan penggunaan pengetahuan tersebut untuk merancang pengetahuan baru

Penelitian digunakan untuk membangun atau mengkonfirmasi fakta, menegaskan kembali hasil pekerjaan sebelumnya, memecahkan masalah baru atau yang sudah ada, mendukung teorema, atau mengembangkan teori baru.

Bisa juga, contoh proposal proyek penelitian dapat merupakan perluasan pada pekerjaan sebelumnya di lapangan. Proyek penelitian dapat digunakan untuk mengembangkan pengetahuan lebih lanjut tentang suatu topik penelitian, atau dalam contoh proyek penelitian di sekolah, penelitian dapat digunakan untuk meningkatkan kecakapan penelitian siswa untuk mempersiapkan mereka untuk pekerjaan atau laporan di masa depan.

Pengertian Penelitian

Penelitian adalah pertimbangan studi yang cermat tentang masalah tertentu atau menggunakan metode ilmiah. Menurut sosiolog Amerika Earl Robert Babbie, “Penelitian adalah penyelidikan sistematis untuk menggambarkan, menjelaskan, memprediksi, dan mengendalikan fenomena yang diamati. Penelitian melibatkan metode induktif dan deduktif”.

Metode penelitian induktif digunakan untuk menganalisis fenomena yang diamati sedangkan metode deduktif digunakan untuk memverifikasi fenomena yang diamati. Pendekatan induktif dikaitkan dengan beragam contoh penelitian kualitatif dan metode deduktif lebih sering dikaitkan dengan penelitian kuantitatif.

Salah satu aspek terpenting dari penelitian adalah statistik yang terkait dengannya, kesimpulan atau hasil. Ini tentang “pemikiran” yang ada di balik penelitian. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk memahami:

  1. Apa yang benar-benar ingin diketahui oleh peneliti?
  2. Apa saja proses yang perlu diikuti untuk mendapatkan ide?
  3. Apa argumen yang perlu dibangun di sekitar konsep?
  4. Apa bukti yang akan dibutuhkan agar orang percaya pada ide atau konsep tersebut?

Pengertian Penelitian Menurut Para Ahli

Adapun definisi penelitian menurut para ahli, antara lain:

Soerjono Soekanto

Penelitian dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan ilmiah yang didasarkan pada analisis dan konstruksi yang dilakukan secara sistematis, metodologis dan konsisten dan bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi keinginan manusia untuk mengetahui apa yang sedang dihadapinya.

Soetrisno Hadi

Penelitian ialah usaha dalam menemukan segala sesuatu untuk mengisi kekosongan atau kekurangan yang ada, menggali lebih dalam apa yang telah ada, mengembangkan dan memperluas, serta menguji kebenaran dari apa yang telah ada namun kebenarannya masih diragukan.

Woody

Penelitian ialah suatu metode untuk menemukan sebuah pemikiran yang kritis. Penelitian ini meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah, membuat formulasi hipotesis atau mengadakan uji coba yang sangat hati-hati atas segala kesimpulan yang diambil dalam menentukan apakah kesimpulan tersebut sesuai dengan rumusan dalam contoh hipotesisnya.

Hill Way

Penelitian ialah metode studi yang sifatnya mendalam dan penuh kehati-hatian dari segala bentuk fakta yang bisa dipercaya atas suatu masalah tertentu guna untuk membuat pemecahan masalah tersebut.

Parson

Penelitian ialah suatu pencarian atas segala sesuatu yang dilakukan secara sistematis, dengan penekanan bahwa pencariannya dilakukan pada masalah-masalah yang dapat dipecahkan dengan penelitian.

Jenis Penelitian

Berikut ini adalah berbagai macam-macam yang ada dalam rumusan penelitian, antara lain sebagai berikut;

Penelitian Dasar

Penelitian dasar banyak dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan. Ini mencakup aspek fundamental penelitian. Motivasi utama penelitian ini adalah perluasan pengetahuan. Ini adalah penelitian non-komersial dan tidak memfasilitasi dalam menciptakan atau menemukan apa pun. Misalnya, percobaan adalah contoh yang baik dari penelitian dasar.

Penelitian Terapan

Penelitian terapan berfokus pada menganalisis dan memecahkan masalah di kehidupan nyata. Jenis penelitian ini mengacu pada studi yang membantu memecahkan masalah praktis menggunakan metode ilmiah. Penelitian ini memainkan peran penting dalam memecahkan masalah yang berdampak pada kesejahteraan manusia secara keseluruhan.

Misalnya, menemukan obat khusus untuk suatu penyakit.

Penelitian Berorientasi Masalah

Seperti namanya, penelitian berorientasi masalah dilakukan untuk memahami sifat yang tepat dari masalah untuk mencari solusi yang relevan. Istilah “masalah” mengacu pada memiliki masalah atau adanya dua pemikiran saat membuat keputusan.

Misalnya, Penghasilan perusahaan mobil mengalami penurunan sebesar 12% dalam setahun terakhir. Berikut ini adalah kemungkinan penyebabnya: Tidak ada produksi optimal, kualitas produk yang buruk, tidak ada iklan, kondisi ekonomi, dan lain-lain.

Penelitian Pemecahan Masalah

Jenis penelitian ini dilakukan misalnya oleh perusahaan untuk memahami dan menyelesaikan masalah mereka sendiri. Penelitian pemecahan masalah menggunakan penelitian terapan untuk menemukan solusi untuk masalah yang ada.

Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah proses yang berkenaan dengan penyelidikan, yang membantu pemahaman mendalam tentang suatu permasalahan. Ini adalah metode penelitian non-statistik.

Penelitian kualitatif sangat tergantung pada pengalaman para peneliti dan pertanyaan yang digunakan untuk menyelidiki sampel. Ukuran sampel biasanya dibatasi untuk 6-10 orang dalam sampel. Pertanyaan terbuka diajukan dengan cara satu pertanyaan mengarah ke pertanyaan yang lain.

Tujuan mengajukan pertanyaan terbuka adalah untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari sampel. Ada metode yang digunakan untuk penelitian kualitatif yaitu: Wawancara satu-satu, Diskusi Kelompok Terfokus, Penelitian Etnografi, Analisis Konten/Teks, Penelitian studi kasus.

Penelitian Kuantitatif

Penelitian kualitatif adalah cara terstruktur untuk mengumpulkan data dan menganalisisnya untuk menarik kesimpulan. Tidak seperti penelitian kualitatif, metode penelitian ini menggunakan metode komputasi, statistik, dan sejenisnya untuk mengumpulkan dan melakukan teknik analisis data. Data kuantitatif adalah semua tentang angka.

Penelitian kuantitatif melibatkan populasi yang lebih besar karena semakin banyak orang berarti semakin banyak data. Dengan cara ini, lebih banyak data dapat dianalisis untuk mendapatkan hasil yang akurat. Jenis metode penelitian ini menggunakan pertanyaan-pertanyaan tertutup karena, dalam penelitian kuantitatif, para peneliti biasanya mengamati mengukur tingkat dan mengumpulkan data statistik yang sangat mudah.

Survei online, kuesioner, dan jajak pendapat adalah alat pengumpulan data yang banyak digunakan dalam penelitian kuantitatif. Ada berbagai metode penyebaran survei atau kuesioner. Dalam beberapa penelitian, survei online dan kuesioner telah mendapatkan popularitas. Responden survei dapat menerima survei ini melalui telepon seluler, email atau cukup menggunakan internet untuk mengakses survei atau kuesioner.

Ciri Penelitian

Penelitian memiliki beberapa ciri atau karakteristik, antara lain:

  1. Penelitian menggunakan pendekatan yang sistematis. Aturan dan prosedur adalah bagian integral dari penelitian yang menetapkan tujuan dari proses penelitian. Peneliti perlu mempraktikkan etika dan kode etik saat melakukan pengamatan atau menarik kesimpulan.
  2. Penelitian didasarkan pada penalaran logis dan melibatkan metode induktif dan deduktif.
  3. Data atau pengetahuan yang yang digunakan diperoleh dari pengamatan aktual dalam pengaturan alami.
  4. Ada analisis mendalam tentang semua data yang dikumpulkan dari penelitian sehingga tidak ada anomali yang terkait dengannya.
  5. Penelitian menciptakan jalur untuk menghasilkan pertanyaan baru. Lebih banyak peluang penelitian dapat dihasilkan dari penelitian yang ada.
  6. Penelitian bersifat analitis. Itu menggunakan semua data yang tersedia sehingga tidak ada ambiguitas dalam inferensi.
  7. Akurasi adalah salah satu karakter penting dari penelitian, informasi yang diperoleh saat melakukan penelitian harus akurat dan sesuai dengan sifatnya. Misalnya, penelitian dilakukan di lingkungan yang terkendali seperti laboratorium. Di sini akurasi diukur dari instrumen yang digunakan, kalibrasi, dan hasil akhir percobaan.

Syarat Penelitian

Selain ciri-ciri yang harus kita ketahui, dalam melakukan penelitian terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu;

  1. Sistematis, Penelitian dilakukan menurut pola tertentu, dari yang paling sederhana sampai kompleks hingga tercapai tujuan secara efektif dan efisien
  2. Berencana, Penelitian dilakukan dengan adanya unsur dipikirkan langkah-langkah pelaksanaannya
  3. Mengikuti konsep ilmiah, Penelitian dilakukan dari awal sampai akhir kegiatan penelitian mengikuti cara-cara yang sudah ditentukan yaitu prinsip yang digunakan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. 

Cara Membuat Penelitian

Seorang peneliti didefinisikan oleh rasa ingin tahu, organisasi dan ketelitian. Jika Anda mencoba proyek penelitian, maka menemukan, mengevaluasi dan mendokumentasikan sumber daya dengan cara metodis akan meningkatkan hasil penelitian. Definisikan, perbaiki, dan uraikan materi Anda sampai Anda memiliki cukup bukti untuk menulis laporan secara konklusif.

Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan dalam melaksanakan suatu penelitan

  1. Menentukan dan mengartikulasikan pertanyaan penelitian (merumuskan hipotesis penelitian).
  2. Mengidentifikasi kemungkinan sumber informasi dalam berbagai jenis dan format.
  3. Menilai ruang lingkup proyek penelitian.
  4. Mengevaluasi kembali pertanyaan penelitian berdasarkan sifat dan tingkat informasi yang tersedia dan parameter proyek penelitian.
  5. Pilih metode investigasi atau penyelidikan yang paling tepat (survei, wawancara, eksperimen) dan instrument penelitian yang tepat pula (indeks berkala, database, situs web).
  6. Rencanakan proyek penelitian.
  7. Ambil informasi menggunakan berbagai metode (gambarkan repertoar keterampilan).
  8. Sempurnakan strategi pencarian seperlunya.
  9. Tulis dan atur catatan yang berguna dan catat sumbernya.
  10. Mengevaluasi sumber menggunakan kriteria yang tepat.
  11. Mensintesis, menganalisis, dan mengintegrasikan sumber informasi dan pengetahuan sebelumnya.
  12. Merevisi hipotesis seperlunya.
  13. Gunakan informasi secara efektif untuk tujuan tertentu.
  14. Memahami masalah seperti plagiarisme, kepemilikan informasi (implikasi hak cipta sampai batas tertentu), dan biaya informasi.
  15. Kutip dengan benar dan berikan penghargaan untuk sumber ide.

Baca juga;

  1. Contoh Makalah dan Cara Membuat Yang Benar
  2. Contoh Laporan Penelitian dan Cara Menulisnya
  3. Contoh Artikel Pendidikan/Ilmiah dan Cara Menuliskannya

Itulah tadi materi yang menjelaskan secara lengkap mengenai pengertian penelitian menurut para ahli, jenis, ciri, syarat, dan cara menuliskannya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberdalam pengetahuan pembaca yang sedang mempersipakan diri dalam sebuah research. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *