Pengertian Tata Tertib, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Tata Tertib Adalah

Tata tertib merupakan hal yang penting dalam tatanan kehidupan. Tata tertib hampir terdapat pada setiap sendi kehidupan. Baik di dalam lingkungan keluarga, contoh lingkungan sekolah, masyarakat maupun berbangsa dan bernegara. Tata tertib hampir sama seperti hukum, yang mengatur segala tingkah laku, perbuatan manusia dalam lingkungannya.

Tata tertib antara tempat satu dengan tempat yang lain berbeda. Tata tertib dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya. Tata tertib yang berjalan baik tentu akan menciptakan kedamaian dan kerukunan dalam hidup bersama. Tata tertib juga dapat menjamin keseimbangan antara hak dan kewajiban warga negara satu dengan yang lainnya. Untuk mengetahui terkait tata tertib lebih lanjut artikel ini akan mengulas tentang pengertian tata tertib, tujuan, manfaat, dan contohnya.

Tata Tertib

Tata tertib merupakan peraturan yang hidup dalam kehidupan masyarakat. Tata tertib merupakan hasil kesepakatan bersama, sehingga semau masyarakat wajib untuk mematuhi tata tertib yang telah dibuat. Tata tertib mengatur setiap perilaku dan tindakan masyarakat agar tidak menyimpang dari norma yang ada.

Dengan adanya tata tertib diharapkan masyarakat dapat  hidup rukun dan harmonis. Tata tertib dibuat agar masyarakat dapat saling menghargai dan mengormati antara satu dengan yang lainnya. Sehingga tata tertib memiliki peran penting dalam menjaga ketenangan di dalam masyarakat.

Pengertian Tata Tertib

Definisi tata tertib adalah peraturan-peraturan yang telah disepakati oleh suatu lembaga yang harus ditaati oleh masyarakat, apabila dilanggar akan diberikan sanksi. Tata tertib memiliki sifat memaksa, sehingga wajib bagi masyarakat untuk menjalankan tata tertib yang telah disepakati bersama. Sama halnya dengan hukum, tata tertib juga memiliki sanksi bagi siapa saja yang melanggar.

Perbedaan mendasar tata tertib dan hukum adalah ruang lingkup dari aturan itu sendiri. Peraturan atau tata tertib yang berlaku secara luas, di taati, diterima, dan mengikat masyarakat pada umumnya disebut hukum. Hukum di buat oleh lembaga pemerintah dengan tujuan memberikan ketentraman dan rasa nyaman pada seluruh masyarakat. Sedangkan tata tertib berlaku terbatas, artinya bahwa tata tertib hanya berlaku pada wilayah atau tempat yang ikut dalam menyepakati tata tertib tersebut.

Pengertian Tata Tertib Menurut Ahli

Di masyarakat luas makna tata tertib dianggap sama dengan makna dari hukum, peraturan dan norma. Padahal istilah-istilah tersebut memiliki makna yang berbeda. Banyak ahli yang mengungkapkan pendapat tentang tata tertib, berikut penjelasannya:

Adiwimarta dalam Prayoga (2000:14)

Menurut Adiwimarta tata tertib merupakan peraturan-peraturan yang harus ditaati dan patuhi  serta dilaksanakan oleh masyarakat. Pendapat ini menekankan bahwa tata tertib adalah hal yang wajib untuk dijalankan oleh masyarakat tanpa terkecuali.

Meichati (1980: 151)

Tata tertib menurut Meichati dimaknai sebagai sebuah peraturan yang bersifat mengikat seseorang atau kelompok, bertujuan untuk  menciptakan keamanan, ketentraman, orang tersebut atau sekelompok orang tersebut. dalam pendapat ini disebutkan pula tujuan dari tata tertib itu sendiri yaitu untuk menjaga keamanan di dalam masyarakat.

Sugono dalam Kampus Pelajar (2003: 33)

Menurut Sugono tata tertib ialah suatu petujuk atau pedoman, kaidah dan ketentuan yang dibuat untuk mengatur. Sugono menekanka bahwa tata tertib ada untuk mengatus setiap tingkah laku atau tindakan seseorang di dalam masyarakat. Dengan adanya yang mengatur manusia maka kehidupan manusia akan tertata dan damai.

Kamaruzaman dalam Sujanto Bejo (2001: 54)

Tata tertib menurut Kamaruzaman  ialah suatu hal yang telah disepakati dan mengikat sekelompok orang atau lembaga  dalam upaya  mencapai sebuah tujuan dalam hidup bersama. Tata tertib juga dapat diartikan sebagai suatu tatanan yang mempunyai tujuan  untuk menjadikan teratur secara struktur maupun sistematis dari suatu proses yang di jalani.

Tujuan Tata Tertib

Tujuan tata tertib sebagi suatu aturan dalam masyarakat memiliki tujuan yang penting. Secara umum tata tertib diciptakan memiliki tujuan utama agar semua warga masyarakat mengetahui apa tugas, contoh hak dan kewajiban serta melaksanakan dengan baik sehingga segala perilaku dan tindakan tidak boleh merugikan, menganggu atau bahkan melanggar peraturan yang ada.

Prinsip utama tata tertib sekolah ialah diharuskan, dianjurkan dan ada yang tidak boleh dilakukan dalam pergaulan di dalam contoh lingkungan masyarakat.

Pembentukan tata tertib harus disertai dengan sanksi atau hukuman bagi yang melanggarnya. Memberikan hukuman sebagai jalan keluar terakhir, harus mempertimbangkan  dampak dari pelanggaran yang dilakukan. Sehingga hukuman yang diberikan dapat memberikan efek jera bagi pelakunya.

Tata tertib dibuat dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Agar tercipta keamanan, ketentraman dalam lingkungan
  2. Agar individu mengetahui tanggung jawab, hak dan kewajibannya.
  3. Agar individu mengetahui hal–hal yang diperbolehkan dan tidak boleh dilakukan

Manfaat Tata Tertib

Pada dasarnya setiap tata tertib dimana pun berada  memiliki banyak manfaat, baik yang dirasakan langsung maupun tidak langsung baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Berikut adalah manfaat dari tata tertib:

Menjaga kenyamanan lingkungan

Tata tertib dilingkungan mana pun tentu akan memberikan manfaat menjaga kenyamanan lingkungan. Dengan adanaya tata tertib semua aktivitas individu akan terkontrol. Dengan demikian akan meminimalisir perilaku yang merugikan lingkungan sehingga kenyamana lingkungan akan terjaga.

Menghilangkan kecemburuan sosial

Tata tertib merupakan aturan yang mengatur perilaku setiap individu. Tata tertib juga menjamin kesamaan hak dan kewajiban antara individu satu dengan individu yang lain. tanpa kita sadari tata tertib juga memiliki manfaat untuk menggilangkan kecemburuan sosiial. Dihadapan hukum, aturan, tata tertib setiap individu memiliki kedudukan yang sama sehingga tidak ada perlakuan khusus yang akan menimbulkan kecemburuan sosial. Baca jugaPengertian Ketimpangan Sosial, Bentuk, dan Contohnya

Meningkatkan rasa kebersamaan

Tata tertib bauk dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat akan meningkatkan rasa kebersamaan. Apabila itu adalah tata tertib dalam masyarakat maka akan meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota masyarakat, begitu pula di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Adanya  kegiatan yang memiliki peraturan sama bagi setiap individu, maka akan tumbuh sebuah rasa kebersamaan didalam dirinya. Dengan demikian, akan mucul ikatan yang erat, rasa saling menolong dan gotong royong.

Contoh Tata Tertib

Banyak contoh tata tertib yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari baik itu dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat, berikut contohnya:

Contoh tata tertib di lingkungan keluarga

Peraturan keluarga :

  1. Setelah belajar meja dan buku harus dikembalikan seperti semula
  2. Setelah makan piring harus dicuci sendiri
  3. Pukul 18.30-21.00 waktu untuk belajar

Di atas adalah beberapa peraturan atau tata tertib yang ada di dalam contoh lingkungan keluarga, maka semua anggota keluarga harus mematuhinya. Tujuanya agar rumah terlihat rapi dan bersih serta semua aktifitas di rumah dapat terkontrol.

Contoh tata tertib di lingkungan sekolah

Tata Tertib Kelas

  1. Setelah tanda bel masuk dibunyikan semua siswa harus sudah berada di kelas;
  2. Siswa/siswi diharuskan berdo’a sebelum pelajaran dimulai dan setelah pelajaran berakhir dipimpin oleh ketua kelas;
  3. menit setelah bel masuk, guru belum berada di kelas, ketua kelas segera menghubungi guru piket;
  4. Murid-murid yang terlambat harus memperlihatkan surat izin dari guru piket sebelum memasuki kelas;
  5. Anak yang datang terlambat tanpa alasan yang tepat tidak diperkenankan mengikuti pelajaran jam pertama dan hari berikutnya harus membawa surat keterangan dari orang tua. 

Di atas adalah peraturan dalam suatu kelas, maka peraturan tersebut berlaku untuk semua anggota kelas tanpa terkecuali. Setiap siswa yang melanggar tata tertib tersebut akan mendapatkan hukuman sesuai yang telah disepakati.

Contoh tata tertib di lingkungan masyarakat

Tata Tertib Desa:

  1. Setiap hari minggu diadakan kerja bakti, apa bila ada yang tidak berangkat harus membayar denda
  2. Setiap tanggal 1 akan diadakan rapat desa
  3. Diwajibkan untuk semua warga menjaga lingkungan disekililingnya dengan tidak membuang sampah di sungai

Di atas adalah tata tertib dalam lingkungan masyarakat. maka setiap anggota masyarakat wajib untuk mematuhi dan menjalankannya.

Nah, demikianlah serangkaian penjelasan serta pengulasan secara lengkapnya mengenai pengertian tata tertib menurut para ahli, tujuan, manfaat, dan contohnya di masyarakat, keluarga, dan sekolah. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan referensi kepada segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *