Contoh Dimensi Fleksibilitas pada Ideologi Pancasila

Diposting pada

Contoh Dimensi Fleksibilitas Pancasila

Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tentusaja memberikan jaminan akan ketentuan hukum yang harus ditaati oleh masyarakat. Setiap warga negara wajib mengamalkannya yang tertuang dalam kegiatan keseharian. Upaya pelaksanaan tersebut tidak terlepas dari sikap keyakinan Pancasila yang mengandung unsur dimensi fleksibilitas sebagai ciri khas ideologi terbuka. Oleh karena itulah artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian dan contoh dimensi fleksibilitas.

Dimensi Fleksibilitas

Dimensi fleksibilitas adalah keyakinan yang dimiliki oleh bentuk-bentuk negara di dunia dengan sikap keluwesan yang memungkinkan, bahkan merangsang pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang relevan tentang dirinya, tanpa menghilangkan atau mengingkarh hakikat atau jati diri yang terkandung dalam nilai-nilai dasarnya. Selengkapnya, baca; Nilai Dasar Pancasila dan Contohnya

Dimensi fleksibilitas dalam ideologi Pancasila sejatinya dapat dilihat dan penjabaran nilai-nilai Pancasila yang senantiasa berkembang dan selalu dapat dilakukan perubahan serta perbaikan (reformasi) sesuai perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta aspirash masyarakat. Pernyataan ini sebagimana yang dituliskan oleh dr Alfian sebagai tokoh kewarganegaraan Nasional yang mecangkup dalam sila-sila Pancasila.

Contoh Dimensi Fleksibilitas

Contoh tentang penerapan dalam dimensi fleksibilitas Pancasila yang mudah ditemukan, antara lain sebagai berikut;

Keyakinan (Agama)

Untuk contoh nyata tentang dimensi fleksibilitas dalam Pancasila, khususnya persoalan Agama ini misalnya saja dalam Pemerintahan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) yang mengesahkan secara kontekstual tentang pengakuan terhadap Agama Kong Hu Chu di Indonesia.

Aturan yang dikeluarkan oleh Presiden RI ke-4 tersebut menunjukan bahwasanya dimensi fleksibilitas dimiliki oleh Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia. Alasan dilakukan pengesahan lantaran penganut agama Kong Hu Chu di Indonesia sudah banyak dimiliki warga negara, sehingga mereka juga memiliki hak untuk menjalankan ritual ibadahnya.

Pemerintah

Contoh lainnya dalam penerapan tentang dimensi fleksibilitas dalam Pancasila ini ialah sistem pemerintahan, khususnya setelah Indonesia melakukan Amandemen UUD 1945 dalam pemilihan presiden dan wakil persiden yang langsung dipilih oleh rakyat.

Percaya atupun tidak aturan tersebut baru ada setelah reformasi Indonesia dilakukan, pasalnya sebelum dilakukannya reformasi pada Tahun 1998 Indonesia melakukan pelaksanaan pemilihan presiden dan wakilnya yang langsung dipilih oleh DRP sebagai perwakilan rakyat.

Masyarakat

Contoh lainnya tentang penegarapan dalam dimensi fleksibilitas dalam masyarakat misalnya pada saat ini penggunaan media sosial yang dilakukan setiap orang menjadikan setara dalam segi apapun, baik kritikan, pendapat, ataupun komentar. Atas alasan tersebutlah aturan UU tentang IT saat ini diperlukan dalam upaya meminimalisir perepecahan dalam bernagsa dan berengara.

Contoh Tindakan Dimensi Fleksibilitas dalam Sehari-Hari

Sebagai bukti otentik dalam pengemalan dimensi fleksibilitas dalam keseharian masyarakat, misalnya saja prilaku tentang hal-hal sebagai berikut;

  1. Adanya turan UU tentang IT yang memberikan batasan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam berpendapat, sesuai dengan pengamalan Sila 3 Pancasila
  2. Penerapan sistem pemerintahan presidensial, khususnya dalam pemilihan Presiden yang dilakukan di Indonesia setelah reformasi
  3. Pengakuan terhadap Agama Khong Hu Chu

Dari penjelasan tentang contoh dimensi fleksibilitas diatas, dapatlah ditari kesimpulan bahwa Pancasila merupakan ideologi yang paling baik untuk diyakini Indonesia salama ini, kondisi ini bisa disebabkan dari lahirnya sejarah Pancasila oleh pendiri bangsa yang membaca keanekaragaman yang ada di Indonesia, oleh sebab itulah sudah seharusnya setiap warga negara mengakuinya sebagai Identitas nasional.

Demikianlah penjelasan dan pemaparan tentang pengertian dimensi fleksibilitas dan contohnya dalam Pancasila. Semoga melalalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian, trimakasih,

1 (20%) 1 vote

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *