Tujuan Menumbuhkan Tenggang Rasa dalam Kehidupan

Diposting pada

Tujuan Tenggang Rasa

Tenggang rasa pada hakekatnya menjadi salah satu sikap yang mencerminkan arti nilai-nilai sosial terkait dengan perasaan untuk menghormati dan mengargai orang lain baik dalam hal ucapan, perbuatan, maupun tingkah laku.

Hala ini tentusaja urgen, mengingat tujuan manusia hidup sebagai makhluk sosial ialah melakukan sebuah interaksi sosial dengan orang lain. Sehingga hal ini menuntut setiap orang untuk bisa bergaul dengan siapapun dengan tetap menjaga perasaan, kondisi ini tentusaja agar tidak tersinggung atas setiap perbuatan maupun ucapan yang kita lakukan.

Tenggang Rasa

Tenggang Rasa dalam Bahasa Jawa dikenal dengan tepo seliro yang artinya ialah keadaan yang mampu dirasakan sesuai dengan apa yang sedang dirasakan orang lain, perasaan ini sendiri terkait dengan menghormati sehingga kemudian menciptakan jalinan persaudaraan, persahabatan, dan kekeluargaan dengan rasa persatuan dan kesatuan yang lebih kuat

Tujuan Tenggang Rasa

Sikap tenggang rasa memiliki beberapa tujuan penting, antara lain;

  1. Meningkatkan Toleransi

Sikap tenggang rasa yang mampu menciptakan sikap menghormati dan menghargai orang lain ini tentunya lebih mudah untuk mewujudkan sikap dalam makna toleransi antar sesama manusia. Sehingga dengan sikap toleransi ini, masyarakat akan lebih memahami dan menghargai perbedaan.

Sebagaimana dalam negara Indonesia sendiri memang terdapat banyak keragaman mulai dari suku, budaya, bahasa, dan lain sebagainya. Oleh karena itu perilaku untuk saling menghormati satu sama lain sangat diperlukan agar selalu tercipta kerukunan, kenyamanan, dan ketentraman dalam hidup.

  1. Menjaga Kerukunan dalam Masyarakat

Masyarakat yang menerapkan perilaku tenggang rasa artinya telah menciptakan kerukunan dalam lingkungan masyarakat itu sendiri. Karena sikap tenggang rasa ini mampu membuat seseorang bersikap lebih baik kepada orang lain dengan menghargai segala bentuk perbedaan.

Sehingga kerukunan lebih mudah untuk tercipta dan tidak akan muncul konflik sosial yang dapat merusak hubungan masyarakat.

  1. Mendekatkan Hubungan Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial dikatakan bahwa mereka tidak sanggup untuk hidup sendirian, melainkan selalu memerlukan bantuan dari orang lain. Sehingga dengan pengertian tersebut, manusia membutuhkan hubungan sosial yang dijalin dengan orang lain.

Salah satu cara yang dapat mempermudah manusia bisa menjalin hubungan sosial dengan mudah dan baik yaitu menerapkan sikap tenggang rasa antar individu. Hal ini dilakukan agar hubungan tersebut menjadi lebih erat dan mudah untuk terhubung, karena adanya rasa saling menghormati dan menghargai diantara orang-orang tersebut.

  1. Solusi untuk Menghindari Konflik

Konflik sosial merupakan keadaan yang membuat perpecahan dalam hubungan bermasyarakat. Selain itu adanya konflik juga menyebabkan kerukunan, kedamaian, dan kenyamanan seseorang menjadi terganggu.

Akan tetapi dengan menerapkan sikap tenggang rasa dalam hidup bermasyarakat, maka konflik sosial ini dapat diminimalisir. Alasannya karena setiap orang mampu menjaga perbuatannya agar tidak menyakiti dan melukai perasaan orang lain

  1. Cara Mudah untuk Mencapai Tujuan dalam Bermasyarakat

Hidup bermasyatakat sudah pasti ada banyak tujuan yang hendak dicapai secara bersama-sama. Untuk mewujudkan segala tujuan tersebut setiap orang seharusnya mampu menerapkan sikap tenggang rasa. Dengan sikap tersebut akan ada bentuk saling menghormati dan menghargai diantara sesama orang lain.

Sehingga tidak semua hal dituntut untuk sama. Melalui sikap tenggang rasa ini pula, maka individu dapat dengan lebih mudah menyampaikan aspirasi atau pendapatnya dan bisa lebih terbuka dengan berbagai keinginan yang perlu disampaikan. Bahkan sikap tenggang rasa juga membuat proses pemerintahan dapat berjalan dengan lebih baik dan mudah.

Contoh Tenggang Rasa

Sedangkan untuk contoh perwujuatan dari sikap tenggang rasa dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Menjenguk Tetangga yang Sakit

Realitas dan kesadaran manusia, khususnya masyarakat Indonesia dalam perwujutan tenggang rasa terlihat pada saat ada tetangga atau sudara yang sakit kemudian dirawat di rumah ataupun di rumah sakit. Kebanyakan tetangga lainnya berdatangan untuk sekedar memberi semangat, mendoakan, bahkan tak jarang juga membawa roti ataupun buah-buahan.

Kebiasaan ini merupakan perwujutan nyata dari tenggang rasa yang bisa dilihat. Selain tujuannya untuk menyadarkan bahwa manusai tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain akan tetapi juga memupuk persaudaraan antar sesama.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan tujuan tenggang rasa dalam kehidupan sehari-hari beserta dengan contohnya. Semoga saja mampu memberi wawan bagi kalian yang sedang memerlukannya.

Gambar Gravatar
Anggita Ayuningtyas, Memiliki Hobi Menulis dan Lulusan S1 di Jurusan PPKN salah satu Kampus Negri di Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *