Pengertian Spionase, Ciri, Penyebab, Dampak, dan Contohnya

Diposting pada

Spionase Adalah

Spionase merupakan isu yang sensitif untuk dibahas. Dimana pada umumnya kegiatan ini bertujuan agar pelaku khusunya arti negara asing mendapatkan keuntungan dan mengungguli negara pesaing. Selain itu, spionase dilakukan karena suatu negara terlalu membahayakan eksistensi negaranya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai spionase, maka pada artikel ini disajikan pengertian, ciri-ciri, penyebab, dampak serta contoh spionase.

Spionase

Spionase merupakan salah satu makna ancaman terhadap negara di samping dari sabotase. Spionase menyebabkan kekacauan dan lemahnya sendi-sendi penting negara. Upaya spionase dilakukan oleh negara asing atau individu. Pelaku biasanya terdiri dari intelijen yang bertugas sebagai penyusup atau agen yang memberikan informasi rahasia.

Pengertian Spionase

Spionase berasal dari bahasa Perancis yang artinya mengintai, memata-matai, mencari dengan sembunyi. Hal yang diintai adalah informasi penting terkait perkembangan negara atau pemerintahan. Spionase terdiri dari banyak macam diantaranya adalah spionase industri, spionase pemasaran atau ekonomi, serta spionase pertahanan dan militer

Pengertian Spionase Menurut Para Ahli

Adapun menurut pendapat para ahli, definisi atas spionase. Antara lain;

Miriam Webster

Pengertian spionase adalah praktik penggunaan mata-mata dalam mendapatkan informasi mengenai rencana dan kegiatan khusunya dari sistem pemerintahan atau perusahaan.

Aivd

Hakikat dari spionase adalah mengumpulkan informasi mengenai perkembangan negara-negara lain secara diam-diam. Informasi yang dikumpulkan adalah mengenai situasi politik, ekonomi, pengetahuan, teknologi, dan rahasia dagang negara lain.

Cambridge Dictionary

Definisi dari spionase adalah pengumpulan dan pelaporan informasi rahasia khusunya terkait politik, militer, bisnis dan industri rahasia. Spionase biasanya dilakukan menggunakan mata-mata karena dilakukan secara diam-diam dalam suatu negara atau organisasi.

CPNI

Spionase merupakan proses mendapatkan informasi yang biasanya tidak tersedia oleh umum. Menggunakan sumber daya manusia yang ahli (agen) atau upaya teknis (misalnya saja meretas sistem komputer). Kegiatan ini juga melibatkan upaya dalam mempengaruhi pembuat kebijakan dan pembentuk opini guna menguntungkan kepentingan kekuatan asing.

Handar S.

Spionase merupakan kegiatan memata-matai yang melibatkan pemerintah atau individual saja guna mendapatkan informasi rahasia penting tanpa izin pemiliknya.

Ciri Spionase

Karakteristik yang ada dalam spionase, antara lain sebagai berikut;

  1. Dilakukan secara rahasia

Spionase sejatinya dilakukan secara sembunyi dan terselubung. Spionase ini tidak menggunakan sumber terbuka seperti media masa, konferensi pers, acara diplomatik, pameran dagang maupun kontak terbuka dengan wakil pemerintah.

  1. Bertujuan mengambil informasi penting negara atau perusahaan (non publik)

Tujuan dari spionase adalah mengambil dan memantau informasi penting terkait perkembangan politik, ekonomi dan militer suatu negara. Sehingga negara asing bisa melakukan intervensi kebijakan luar negeri, komerisal dan militer.

  1. Dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidangnya

Spionase menggunakan perlengkapan canggih atau memerlukan pemikiran yang cerdas. Sehingga spionase lekat dengan menggunakan teknologi informasi melalui target penelitian ilmiah, pertahanan, penerbangan, elektronik serta bidang lainnya.

  1. Memiliki banyak wajah

Pelaku spionase bisa beroperasi di bawah perlindungan non resmi guna menyembunyikan fakta bahwa mereka bekerja kepada intelijen. Pelaku juga bisa berpura-pura sebagai pebisnis, mahasiswa, jurnalis dan sebagainya. Selain itu, pelaku juga bisa berperan dalam operasi khusus dengan nama dan kebangsaan palsu.

Pelaku juga bisa menjadi sebuah jaringan. Terdapat agen yang secara diam-diam memberikan informasi kepada intelijen. Meskipun tidak menjadi mata-mata, namun memiliki beberapa instruksi dasar dalam upaya spionase.

Penyebab Spionase

Adapun yang menjadi penyebab adanya spionase dalam suatu negara, antara lain sebagai berikut;

  1. Untuk menetralisir keunggulan militer

Mendapatkan informasi militer negara dengan mencari rincian teknis sistem persenjataan. Selain itu, informasi yang ingin didapat adalah mengenai keberadaan pasukan, masalah pertahanan dan sebagainya. Gunanya adalah membantu musuh menemukan titik lemah sehingga bisa meluncurkan serangan mendadak pada target yang sudah ditentukan.

  1. Guna merusak target ekonomi penting terkait persaingan bebas

Perusakan sistem ekonomi negara mencakup pengambilan informasi produk dan rencana perusahaan. Pelaku spionase tertarik pada penemuan baru yang menguntungkan politik atau militernya. Rahasia ini akan menguntungkan perekonomian atau militer beberapa negara.

Konsekuensi dari spionase perekonomian yaitu organisasi yang menjadi sasaran bisa dipermalukan dan diganggu pelaku spionase. Dalam arti lain, spionase dilakukan agra pelaku dapat mengausai pasar dengan menerapkan keunggulan dan inovasi yang dimiliki lawan.

  1. Guna mendapatkan rahasia politik negara

Rahasia politik mencakup urusan politik dan keamanan, negosiasi, informasi ekonomi krusial serta rincian perkembangan kebijakan dalam negara. Tujuan didapatkannya informasi ini adalah untuk mendapatkan keuntungan dalam bidang hubungan internasional dan operasi intelijen.

  1. Menargetkan pembangkang

Beberapa pemerintah asing sudah menargetkan gerakan pemberontakan dan individu yang dipandang sebagai ancaman terhadap kontrol negara. Pemberontak asing biasanya sudah tinggal dalam negara yang bersangkutan bertahun-tahun. Terkadang mereka mendorong munculnya revolusioner.

Dampak Spionase

Akibat adanya spionase, antara lain sebagai berikut;

  1. Terancamnya kedaulatan negara

Spionase menyebabkan informasi yang pada awalnya bersifat rahasia bisa tersebar luas kepada publik. Rahasia yang disebarluaskan bisa mengakibatkan munculnya potensi konflik sekaligus terancamnya kedaulatan negara. Kondisi yang dihasilkan adalah konflik serta kerusuhan.

Bahkan bisa menyebabkan wilayah negara untuk melepaskan diri dari negaranya. Sehingga wilayah tersebut akan dengan mudah dikendalikan oleh asing.

  1. Maraknya intervensi asing di dalam negeri

Kemungkinan terbesara spionase adalah munculnya intervensi asing yang bisa melumpuhkan sendi penting negara. Misalnya menimbulkan kekacauan politik, saling menyerang satu sama lain serta melemahkan perekonomian negara.

Hal yang paling tampak adalah ketika intervensi negara lain mempengaruhi kebijakan dalam negeri. Kebijakan tersebut akan menguntungkan negara asing.

  1. Lemahnya perekonomian negara

Seperti yang kita tahu bahwa spionase mengakibatkan perekonomian negara terganggu, kalah saing dalam pasar bebas serta mudahnya monopoli perdagagan oleh negara asing. Perusahaan asing semakin berkembang pesat menjadi pusat ekonomi mengalahkan badan usaha milik negara.

  1. Membahayakan keamanan nasional

Informasi penting yang didapat oleh pelaku spionase salah satunta adalah informasi pertahanan dan militer. Ketika kekuatan dan rahasia militer dicuri atau diketahui musuh, maka mereka akan dengan mudah menyerang. Pelaku spionase biasa melakukan adu domba yang membuat penduduk saling curiga. Penduduk saling tidak percaya, bahkan bisa menimbulkan perang saudara.

  1. Putusnya hubungan internasional

Spionase mengakibatkan putusnya hubungan atau kerjasama internasional yang sudah terjalin. Beberapa pihak merasa dirugikan atas tindakan yang dilakukan secara mendesak sehingga pemerintah harus bertindak tegas. Dampak dari putusnya hubungan internasional adalah kerja sama yang menguntungkan khusunya dalam bidang ekonomi dapat terhenti atau gagal.

Contoh Spionase

Adapun beragam contoh yang bisa disebutkan dalam spionase, antara lain sebagai berikut;

  1. Spionase Israel pada Iran

Pada tahun 2017 Mahkamah Agung Iran memvonis hukuman mati kepada akademisi Iran karena bertindak sebagai mata-mata Israel.

Tersangka merupakan dokter medis dan dosen di Institut Karolinska, Stockholm. Tersangka divonis melakukan spionase, yaitu memberikan informasi kepada Israel untuk membantu membunuh beberapa ilmuan nuklir senior. Ilmuan tersebut sedang mengembangkan energi nuklir.

Pada akhirnya, tersangka mengaku bahwa ia telah menjadi mata-mata dan memberikan informasi kepada intelijen Mossad dari Israel. Informasi berupa rencana dan personil nuklir Iran didapat dari menginfeksi sistem komputer Kementerian Pertahanan dengan virus.

  1. Spionase Iran pada Amerika Serikat

Iran melakukan cyber espionage atau serangan siber dengan melumpuhkan bank terbesar Amerika Serikat. Spionase yang dilakukan Iran membuat situs bank Amerika Serikat menjadi down. Melalui injeksi malware, Iran menyusup ke server dan mengambil data dari beberapa bank. Tujuan dari adanya spionase ini adalah untuk melumpuhkan atau mencari data keuangan Amerika Serikat.

  1. Spionase Korea Utara pada Korea Selatan

Melalui serangan cyber espionage, Korea Utara menghapus data dan informasi dari penyimpanan perangkat komputer guna mencuri rahasia militer Korea Selatan.

Berdasarkan periset Amerika, Korea Utara menggunakan malware dalam melakukan spionase. Pada malware tersebut terdapat beberapa kata kunci yang dicari oleh Korea Utara antara lain “pasukan AS di Korsel”, “latihan perang”, dan “rahasia”.

  1. Spionase Cina pada Australia

Australia memperkuat undang-undangnya berkaitan dengan intervensi asing. Alasannya adalah semakin kuatnya aksi spionase Cina dalam urusan politik dalam negeri Australia.

Spionase dilakukan dengan meretas informasi penting Australia seperti “kerja sama”, “hubungan luar negeri”, “posisi diplomatik”, “militer”, dan “ekonomi”. Akibat spionase yang dilakukan, Cina bisa menyerang dan turut campur tangan politik dalam negeri Australia. Misalnya penyuapan pejabat tinggi PBB.

  1. Spionase Amerika Serikat pada Jerman

Pihak Amerika Serikat telah melakukan penyadapan tepon. Selain itu, Amerika Serikat nelalui mata-matanya yang bernama Rouseff meretas surat elektronik (e-mail). Dia mengungkapkan ketidaksenangannya atas penundaan kunjungan kenegaraan Amerika Serikat.

Spionase yang dilakukan menyebabkan kecurigaan dan rasa tidak percaya Jerman kepada Amerika Serikat. Kemudian, Jerman segera berpikir ulang mengenai kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Eropa dengan Amerika Serikat

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa diberikan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian spionase, ciri, penyebab, dampak, dan contohnya yang ada di berbagai negara dunia. Semoga bisa memberikan wawasan dan referensi mendalam. Trimakasih,

Daftar Pustaka
  • https://www.aivd.nl/onderwerpen/spionage

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *