Pengertian Kedaulatan, Bentuk, Teori, dan Contohnya

Diposting pada

Kedaulatan Rakyat

Kedaulatan memiliki kaitan yang erat dengan sistem pemerintahan dan negara. Tanpa adannya kedaulatan maka tidak ada yang memimpin negara. Kedaulatan memberikan wewenang untuk mengatur suatu masyarakat negara. Kedaualatan dapat dimaknai sebagai kekuasaan tertinggi dalam negara.

Pemerintah yang berdaulat artinya pemerintah yang berkuasa tanpa intervensi dari pihak lain. salah satunya yaitu kedaulatan rakyat. kedaulatan rakyat dapat memberikan keseimbangan antara hak dan kewajiban bagi warga negara. Melalui kedaulatan rakyat, rakyat memiliki suara untuk menentukan jalannya suatu pemerintahan negar. Kedaulatan sering kali disalah fungsikan oleh para penguasa. Maka untuk memahami kedaulatan, artikel ini akan mengulas tentang pengertian kedaulatan, bentuk, teori dan contoh kedaulatan rakyat.

Kedauatan

Umumnya kedaulatan dapat dimaknai sebagi kekuasaan tertinggi membentuk undang-undang atau peraturan. Kedaulatan merupakan hal yang tidak dapat lepas dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hampir setiap sendi kehidupan berkaitan dengan kedaulatan.

Kedaulatan merupakan salah satu syarat untuk menjadi negara yang merdeka. Sehingga perihal kedaulatan tidak dapat dipandang sebelah mata atau diabaikan. Perlu adanya sistem yang jelas negara agar kedaulatan dapat dijalankan dengan baik.

Salah satu teori kedaulatan adalah kedaulatan rakyat. Banyak bentuk negara yang menganut kedaulatan rakyat salah satunya Indonesia. Kedaaulatan rakyat berarti pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Sehingga rakyat memiliki kedudukan yang penting atau tertinggidalam sebuah negara. Baca jugaPengertian Demokrasi, Ciri, Jenis, dan Prinsipnya

Pengertian Kedaulatan

Secara umum kedaulatan dapat diartikan sebagai kekuasaan tertinggi dalam sebuah negara. Kedaulatan dapat pula diartikan suatu kekuasaan yang tertinggi untuk membentuk undang undang dan melaksanakannya dengan cara yang ada.

Secara istilah kedaulatan berasal dari Bahasa Inggris ‘overeignity’, Belanda ‘Souvereinieit’, dan ‘Souvereinete’ dari bahasa Prancis. Sehingga kedaulatan terdapat dalam beberapa bahasa yang memiliki makna dalam sistem kekuasaan di pemerintahan.

Pendapat lain mengungkapkan bahwa  kedaulatan adalah hak untuk menguasai suatu wilayah pemerintahan, masyarakat. Sehingga kedaulatan berkaitan erat dengan kekuasaan dan penguasa. Kedaulatan memiliki kaitan erat dengan negara baik yang berpentuk kerajaan maupun republik.

Konsep kedaulatan menurut hukum konstitusi dan internasional, berkaitan dengan suatu pemerintahan yang mempunyai  kendali penuh atas segala urusan dalam negerinya sendiri dalam suatu wilayah atau batas teritorial atau geografisnya, selain itu dalam  konteks tertentu terkait dengan berbagai organisasi atau lembaga yang memiliki yurisdiksi hukum sendiri.

Sedangkan kedaulatan rakyat memiliki arti bahwa dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara rakyat memegang kekuasaan tertinggi. Kedaulatan rakyat adalah  sistem pemerintahan yang diatur oleh rakyat yang bermakna bahwa  pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Pengertian Kedaulatan Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa ahli yang menggemukakan pendapat tentang kedaulatan, khususnya kedaulatan rakyat, sebagai berikut:

Wirjono Prodjodikoro

Definisi kedaulatan rakyat merujuk pada gagasan, bahwa yang terbaik dalam masyarakat ialah yang dianggap baik oleh semua orang yang merupakan rakyat. Artinya bahwa raktay yang baik yaitu masyarakat yang paling baik diantara yang lainnya, dan dianggap patut untuk memimpin.

Budiardjo

Arti kedaulatan merupakan  kekuasaan tertinggi untuk membentuk  undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang tersedia. Sehingga menurut Miriam kedaulatan berhubungan dengan wewenang membuat suatu peraturan atau hukum yang berlaku untuk suatu masyarakat negara.

Moh. Koesnadi dan Buntaran R. Saragih

Menurut Koesnadi dan Saragih kedaulatan rakyat dapat diartikan bahwa, rakyat sebagai pemegang otoritasatau kekuasaan  tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Singkatnya kedaulatan rakyat berarti juga pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Rakyat memiliki kekuasaan dalam negara.

Lyman Tower Sargen

Menurut Sargen kedaulatan berkaitan dengan demokrasi. Pelaksanaan prinsip kedaulatan rakyat dapat melalui demokrasi langsung dan atau demokrasi perwakilan. Kedaulatan rakyat menurutnya dapat dilaksakana dengan demokrasi langsung maupun demokrasi perwakilan.

Telah dipaparkan pengertian demokrasi menurut beberapa ahli, dari situ dapat dibuat suatu kesimpulan bahwa kedaulatan merupakan kekuasaan dalam suatu negera. Sedangkan kedaulatan rakyat dapat diartikan bahwarakyat memiliki kekuasaan tertinggi dalam suatu masyarakat negara. Lebih singkatnya pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Bentuk  Kedaulatan

Secara umum bentuk kedaulatan dapat dibedakan menjadi dua  macam, yaitu kedaulatan ke dalam dan kedaulatan ke luar. Berikut penjelasannya :

Kedaulatan ke Dalam (Interne Souvereiniteit)

Bentuk pertama adalah kedaulatan kedalam. Kedaulatan ke dalam adalah kekuasaan atau wewenang tertinggi dalam mengatur dan menjalankan organisasi negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Artinya bahwa kekuasaan yang diberikan atau dimiliki seseorang memiliki batasan yang harus diperhatikan yaitu undang-undang.

Hal tersebut dilakukan agar tidak terjaadi penyalahgunaan wewenang atau kesewenang-wenangan dari penguasa yang menyelewengkan hak-hak warga negara. Baca jugaContoh Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD 1945

Kedaulatan ke Luar (Externe Souvereiniteit)

Yang kedua adalah kedaulatan keluar. Kedaulatan ke luar adalah  pemerintah memiliki kekuasaan yang bebas, tidak terikat, dan tidak tunduk kepada kekuatan lain, selain ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Demikian juga negara lain harus pula menghormati kekuasaan negara yang bersangkutan, dengan tidak mencampuri urusan dalam negerinya.

Kedaulatan bentuk ini berbanding terbalik dengan kedaulatan kedalam. Kedaulatan keluar ini memberikan kebebasan kepada pemerintah untuk mengatur negara. Sehingga dapat dikatakan bahwa  kedaulatan bentuk ini tidak memiliki batas.

Teori Kedaulatan

Terdapat beberapa macam  teori kedaulatan antara lain, teori kedaulatan tuhan (teokrasi), teori kedulatan negara, teori kedaulatan rakyat (demokrasi), teori kedaulatan hukum (supremacy of law). Berikut penjelasannya:

Teori Kedaulatan Tuhan (Teoraksi)

Teori kedaulatan tuhan ini menunjukan  bahwa pemerintah atau negara mendapatkan kekuasaan tertinggi itu dari Tuhan. Para pengikut teori kedaulatan tuhan ini memiliki endapat  bahwa dunia beserta isinya merupakan hasil ciptaan Tuhan, sehingga Tuhan memiliki kekuasaan tertinggi dalm negara.

Apa pun yang terdapat di dunia ini berasal dari Tuhan termasuk kedaulatan.  Kedaulatan yang dimiliki pemerintah maupun raja-raja yang memegang pemerintahan adalah berasal dari Tuhan juga. Maka raja-raja atau pemerintah harus mempergunakan kedaulatan yang diperolehnya itu sesuai dengan kehendak Tuhan.

Teori Kedaulatan Negara

Menurut Teori kedaulatan negara,  bawah negara merupakan kodrat alam, negara terbentuk secara alamiah. Demikian juga dengan kekuasaan tertinggi yang ada pada pemimpin negara itu. Sehingga  kodrat alam merupakan sumber dari kedaulatan. Hukum akan mengikat karena dikehendaki oleh negara yang menurut kodrat memiliki kekuasaan yang mutlak.

Teori Kedaulatan Rakyat (Demokrasi)

Menurut Teori kedaulatan rakyat (demokrasi), bahwa negara memperoleh kekuasaan dari rakyatnya. Teori kedaulatan rakyat ini bertolak belakang dengan teori kedaulatan Tuhan dan mengemukakan kenyataan-kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan oleh teori kedaulatan Tuhan :

  1. Raja yang seharusnya memerintah rakyat dengan adil, jujur dan baik hati sesuai dengan kehendak Tuhan, namun kenyataannya raja-raja bertindak dengan sewenang-wenang.
  2. Jika kedaulatan ini berasal dari Tuhan, mengapakah dalam suatu peperangan antara raja lain dapat mengakibatkan kalahnnya salah seorang raja.

Fakta-fakta tersebut menimbulkan keraguan yang mendorong tumbulnya pemikiran baru yang memberi tempat pada pikiran manusia.  Yaitu munculnya teori tentang kedaulatan rakyat. Paham mengenai teori kedaulatan rakyat ini merupakan reaksi terhadap teori kedaulatan Tuhan dan teori kedaulatan raja.

 Teori Kedaulatan Hukum (Supremacy of Law)

Menurut Teori kedaulatan hukum bahwa pemerintah memperoleh kekuasaanya berdasarkan atas hukum. Sehingga  yang berdaulat adalah hukum. Baik pemerintah atau rakyat memperoleh kekuasaan itu dari hukum. Hukum memiliki kekuasaan tertinggi dalam negara.

Selain itu Professor H. Krabbe mengemukakan teorinya tentang teori kedaulatan negara, menurutnya hukum dapat berlaku bersandar pada kewibawaan yang tidak bersifat perseorangan dan tidak pada kewibawaan yang persoonlikk dari raja. kewajiban rakyat adalah untuk tunduk pada kewibawaan hukum, karena pada akhirnya hukum itu berdasarkan pada kesadaran dari rakyat.

Contoh dari Kedaulatan Rakyat

Berikut ini adalah beberapa contoh dari kedaulatan rakyat yang umum dilihat, mulai dari kehidupan di sekolah, masyarakat, serta kehidupan berbangsa dan bernegara, secara langsung:

Menaati peraturan sekolah

Peraturan  sekolah dibuat untuk ditaati oleh semua warga sekolah. Menaati peraturan sekolah bisa disebut sebagai salah satu contoh dari kedaulatan rakyat dalam lingkungan sekolah karena peraturan sekolah dianggap sebagai undang-undang atau kostitusi yang dibuat dari oleh dan untuk siswa.

Meskipun peraturan  sekolah tidak sepenuhnya dibuat oleh siswa tetapi siswa sedikit banyak mempengaruhi proses penyusunannya. Siswa memiliki hak untuk mengusulkan perubahan atau penyesuaian pada peraturan sekolah demi suasana belajar dan mengajar yang kondusif.

Mengikuti pemilihan kepala daerah

Di Indonesia, pemilihan kepala daerah semuanya dilakukan secara langsung. Hal tersebut  memungkinkan rakyat untuk secara langsung memilih pemimpin yang sesuai dengan visi misinya. Pemilihan langsung merupakan contoh kedaulatan rakyat yang ada lingkungan masyarakat Indonesia. Baca jugaPengertian Daerah Otonom, Tujuan, dan Contohnya

Pelaksanaan Pemilu

Sejarah Indonesia menunjukan bahwa sudah sejak lama melaksanakan pemilu. Namun pemilu langsung pertama kali  dilakukan tahun 2004. Pemilu  memungkinkan rakyat memilih langsung siapa presiden dan wakilnya. Adanya perubahan prosedur pemilu ini memberikan ketegasan pada contoh kedulatan rakyat yang ada di Indonesia, bahwa rakyat Indonesia mempunyai kekuatan lebih untuk menentukan nasib pemerintahan.

Nah, demikianlah serangkaian tulisan serta penjelasan mengenai materi pengertian kedaulatan menurut para ahli, bentuk, teori, dan contoh kedaulatan rakyat. Semoga melalui artikel ini sendiri bisa memberikan wawasan serta literasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian, Trima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *