Pengertian Sentralisasi, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Sentralisasi AdalahProses pemusatan oleh seluruh wewenang terhadap jumlah kecil dari manajer atau yang berada di posisi puncak di suatu struktur organisasi disebut sebagai sentralisasi. Dalam sentralisasi ini banyak dilakukan pada sistem pemerintahan lama yang ada di Indonesia sebelum muncul adanya otonomi daerah. Untuk sistem sentralisasi ini memiliki kelemahan yaitu seluruh keputusan dan kebijakan yang terdapat di suatu daerah dapat dihasilkan oleh orang yang berkedudukan di pemerintah pusat, sehingga diperlukan waktu memutuskan sesuatu menjadi sangat lama.

Kemudian dalam sentralisasi juga terdapat kelebihan, yaitu dengan adanya sistem ini maka dari pemerintah daerah tidak terbebani terhadap permasalahan yang timbul akibat berbedanya dalam pengambilan keputusan atau pendapat, karena semua keputusan dan kebijakan dikoordinasikan seluruhnya oleh pemerintah pusat.

Sentralisasi

Sentralisasi merupakan sebuah pengaturan kewenangan dari pengertian daerah otonom kepada pemerintah pusat untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan pada hasil aspirasi dari rakyatnya dalam suatu negara kesatuan Republik Indonesia.

Kemudian desentralisasi merupakan istilah dalam suatu organisasi yang mana secara sederhana dapat diartikan sebagai pengatur kewenangan. Di indonesia untuk sistem sentralisasi pernah ditetapkan ketika zaman kemerdekaan sampai masa orde baru. Baca jugaPengertian Desentralisasi, Macam, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Sentralisasi

Sentralisasi adalah serangkaian sistem manajemen yang mana dipusatkannya seluruh wewenang sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak dalam sebuah struktur organisasi kepada satu manajer umum yang menengani tentang tugas-tugas pemerintah pusat.

Pengertian Sentralisasi Menurut Para Ahli

Adapun menurut definisi sentralisasai menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

E. Peterson dan E.G. Plowman

Sentralisasi memiliki arti sebuah konsentrasi, yaitu proses pemusatan kepada orbit satu arah atau pusat yang sama.

Tujuan Sentralisasi

Dalam suatu penerapan sistem sentralisasi ada beberapa tujuan yang akan dicapai. Tujuan dari sentralisasi adalah sebagai berikut :

  1. Agar mempermudah dalam penerapan kebijakan umum dan pelaksanaannya untuk setiap daerah.
  2. Mencegah setiap daerah untuk menjadi terlalu mandiri yang dapat berpotensi terhadap konflik kepentingan atau bahkan pemisahan diri.
  3. Mempercepat dan memudahkan proses pengambilan keputusan yang dilakukan secara tidak langsung menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

Ciri Sentralisasi

Sentralisasi memiliki karakteristik yang dapat membedakannya dengan sistem yang lain, ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut :

  • Adanya pemusatan terhadap seluruh wewenang kepada pemerintah pusat
  • Semua hal yang berhubungan dengan politik serta administrasi dapat ditangani oleh pemerintah pusat
  • Dalam proses pengambilan keputusan akan lebih mudah karena dilakukan oleh pusat
  • Kebijakan umum yang diambil dapat mudah diterapkan di seluruh daerah.
  • Adanya keragaman manajemen, dari mulai perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan serta evaluasi
  • Terdapat kemudahan ketika berkooordinasi karena rantai komando dipegang oleh pemerintah pusat.

Kelebihan Sentralisasi

Kelebihan sentralisasi adalah sebagai berikut :

  • Mudah untuk berkoordinasi karen aterdapat unity of command
  • Mudah dalam mengendalikan sistem manajerial
  • Terjadi pemusatan keahlian dan hal tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal karena pemberian wewenang dari pemimpin
  • Penerapan atau implementasi kebijakan umum terhadap keseluruhan dapat dilakukan dengan mudah
  • Tercipta strategi yang konsisten yang bertujuan untuk kemajuan pemerintahan atau organisasi.
  • Mencegah timbulnya daerah yang berusaha untuk menjadi independen atau melakukan pemisahan diri.

Kekurangan Sentralisasi

Kekurangan sentralisasi adalah sebagai berikut:

  • Suatu pemerintahan atau organisasi menjadi bergantung pada respon kelompok sehingga respon terhadap lingkungan menjadi sedikit kurang
  • Sebagian besar anggota akan menjadi manusia yang kurang kreatif dan kurang inisiatif karena sudah terbiasa diarahkan.
  • Akan timbul pemerintahan yang otoriter sehingga hak-hak daerah tidak diakui.
  • Hilangnya kemampuan dari masyarakat dalam melakukan proses inovasi yang mana hal tersebut tidak sesuai dengan demokrasi terbuka.

Dampak Adanya Sentralisasi

Adapun efek dari adanya sentralisasi dalam sistem pemerintahan presidensial antara lain adalah sebagai berikut;

Bidang Ekonomi

Adanya sentralisasi juga tentunya akan memengaruhi bagaimana kehidupan masyarakat. Untuk dampak sentralisasi di bidang ekonomi adalah sebagai berikut :

  • Dampak positif sentralisasi untuk bidang ekonomi adalah, perekonomian yang lebih teratur dan dapat terarah karena dalam sistem perekonomian hanya diatur oleh pemerintah pusat.
  • Dampak negatif dalam bidang ekonomi adalah, sulitnya untuk setiap daerah dapat berkembang karena tidak mengatur perekonomiannya sendiri sehingga sebagian besar adanya uang beredar hanya terdapat di wilayah pusat.

Bidang Politik

Sentralisasi juga memberikan pengaruh terhadap kehidupan politik, antara lain :

  • Dampak positif sentralisasi di bidang politik adalah, pemerintah daerah lebih mudah dalam melakukan pengambilan keputusan karena dalam keputusan kebijakan dilaksanakan oleh pemerintah pusat
  • Sentralisasi juga memberikan dampak negatif yaitu, pemerintah terus bergantung terhadap keputusan dari kebijakan pemerintah pusat sehingga proses pelaksanaannya menjadi lambat.

Bidang Sosial Budaya

Pada bidang sosial budaya, dengan adanya sentralisasi maka akan membantu mempersatukan berbagai macam perbedaan kebudayaan yang terdapat di Indonesia. Sehingga untuk setiap daerah dapat menonjolkan kebudayaannya sekaligus dan memperkuat semboyan “Bhineka Tunggal Ika

Dampak negatif sentralisasi dalam bidang sosial budaya adalah, terjadinya dominasi pemerintah pusat di seluruh kegiatan negara. Dan hal tersebut akan menghilangkan dan memudarkan eksistensi suatu daerah sebagai tatanan lokal dengan suatu keunikan dalam sosial budaya sendiri yang akhirnya dapat membunuh inisiatif serta kreativitas masyarakat daerah itu sendiri.

Bidang Pertahanan dan Keamanan

Adapun dalam bidang pertahanan dan keamanan dampak sentralisasi ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Dampak positif adanya sentralisasi terhadap bidang pertahanan dan keamanan adalah, terdapat jaminan keamanan dan menekan munculnya konflik antar daerah yang dapat menyebabkan tergangunya stabilitas nasional negara Indonesia
  • Dampak negatif adanya sentralisasi terhadap bidang pertahanan dan keamanan adalah, munculnya berbagi organisasi kemiliteran, sehingga dalam bidang militer mempunyai hak yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan organisasi lain.

Contoh Sentralisasi

contoh dari adanya sistem sentralisasi dalam kehidupan adalah sebagai berikut :

  1. Lembaga Keamanan NKRI yang dilaksanakan oleh TNI yang mana melindungi secara baik dari darat, udara dan air atau semua yang ada di tanah Indonesia.
  2. Bank Indonesia selaku berperan Bank Sentral, dapat bertugas dengan baik mengatur semua kebijakan fiskal dan juga kebijakan moneter.

Demikianlah artikel yang menjelaskan secara lengkap mengenai pengertian sentralisasi menurut para ahli, tujuan, dan contohnya. Semoga hadirnya tulisan ini bisa memberikan wawasan serta memberikan edukasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *