Pengertian Ekstremisme, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Ekstremisme merupakan tindakan yang erat kaitannya dengan kekerasan dan tindakan di luar batas wajar. Perbedaan pandangan hidup, agama, politik dan perasaan kekecewaan terhadap berbagai bentuk negara menjadi pemicu adanya gerakan ekstrimis.

Ekstrimisme sendiri dapat mengancam makna kedaulatan negara dan keutuhan bangsa sehingga harus segera diberantas dan dicegah perkembangannya.

Ekstremisme

Ekstremisme yang mengatasnamakan kelompok agama, adat, sayap kanan dan politik melakukan aksi teroris atau kekerasan. Bukan hanya pada bentuk kekerasan, ekstremisme juga menampilkan ancaman tertentu, baik online maupun offline.

Sangat penting bagi kita untuk mengetahui bahwa tiap orang pada satu waktu atau yang lain, mengadopsi satu atau lebih dari konsep ini. Akan tetapi kombinasi dari semua kualitas yang menciptakan ekstremisme merupakan hal berbahaya.

Pengertian Ekstremisme

Ekstremisme adalah serangkaian paham atau kepercayaan yang kuat kepada sesuatu melebihi batas wajar bahkan hingga melanggar hukum. Pertama kali istilah dalam mempergunakan kata ekstremisme digunakan pada tahun 1865.

Ekstremisme sendiri juga bisa diartikan sebagai doktrin kepada diri sendiri maupun orang lain yang meliputi indoktrinasi politik atau agama. Untuk dapat mencapai tujuannya menggunakan banyak cara meskipun cukup membahayakan. Ekstremisme muncul dalam wajah fanatisme atau gerakan keras.

Pengertian Ekstremisme Menurut Ahli

Definisi ekstremisme menurut para pakar serta kamus bahasa asing antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Merriam Webster Dictionary

Ekstremisme merupakan kualitas atau keadaan yang ekstrem. Dengan kata lain ekstremisme merupakan advokasi tindakan atau bisa disebut sebagai pandangan ekstrem dan termuat di dalamnya radikalisme.

  1. Learner Dictionary

Ekstremisme merupakan sebuah kepercayaan dan dukungan untuk ide-ide yang sangat jauh dari apa yang kebanyakan orang anggap benar atau masuk akal. Ekstremisme adalah hal yang tidak wajar di luar akal sehat seseorang untuk melakukan hal sesuai dengan kepercayaannya.

  1. Lexico

Definisi dari ekstremisme adalah seseorang yang memiliki pandangan politik atau agama yang ekstrem, terutama yang menganjurkan tindakan ilegal, kekerasan, atau ekstrem lainnya dalam mencapai tujuannya.

  1. The Counter Extremism Strategy 2015

Extremism adalah oposisi vokal atau aktif terhadap nilai-nilai fundamental dalam unsur negara, termasuk demokrasi, supremasi hukum, kebebasan individu, dan penghormatan serta toleransi untuk berbagai agama dan kepercayaan.

Ciri Ekstremisme

Karakteristik ekstremisme yang dapat kita sakiskan adalah sebagai berikut, antara lain:

  1. Merasa terancam atau terganggu eksistensinya

Ekstremis yakin bahwa keberadaanya sepenuhnya benar, serta akan berusaha keras untuk mempertahankannya.  Ketidakamanan yang mendasari yang menyertai kepastian ini berasal dari ketakutan bahwa unsur keraguan dari pihak lain akan meniadakan prinisip serta keberadaannya.

Baik ekstremisme, fanatisme, dan obskurantisme berasal dan muncul karena kurangnya keamanan.  Sehingga seseorang yang merasa keberadaan dan keyakinannya aman tidak akan menjadi ekstremis.

  1. Berpikir bahwa pandangannya adalah yang paling benar

Ketidakamanan tersebut mendorong ekstremis untuk menyatakan bahwa bukan hanya pandangannya yang benar, akan tetapi mereka berpikir bahwa pandangan mereka adalah yang satu-satunya memiliki kebenaran yang mutlak dibandingkan dengan yang lainnya.

  1. Dapat melakukan hal yang membahayakan kepada siapa saja yang mengancam eksistensinya

Dalam bentuk yang paling ekstrem, ia akan membungkam, dan bahkan membunuh, mereka yang menyajikan kemungkinan bahwa ia mungkin salah, untuk menjaga agar tidak pernah mengungkapkan kerapuhan posisinya sendiri.

  1. Berusaha memaksakan pandangannya kepada negara

Semua pandangan ekstrem adalah keyakinan kebenaran atas apa yang dianutnya dan terkadang dengan kejam memberantas orang-orang yang tidak mempercayainya.

Penganut Ekstremisme menganggap bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar, meski harus menghilangkan nyawa. Tujuan utama ekstremisme adalah menyamakan dan menyatukan pandangan seluruh manusia khususnya negara berdasarkann pandangan yang mereka anggap benar.

  1. Menyerang siapa saja yang tidak setuju dengan sudut pandang mereka

Ciri khas seorang ekstremis adalah bahasa yang sering digunakan untuk menyerang pihak-pihak yang tidak setuju atau memiliki sudut pandang yang berbeda, khusunya menyalahkan pihak lain atas semua permasalahan yang terjadi.

Namun, seorang ekstremis tidak dapat membiarkan dirinya melihat orang yang tidak setuju sebagai sesama manusia. Pihak yang mengancam kepercayaannya atau kebutuhan, keinginan, dan harapan esensial yang dianut oleh kaum ekstremis maka kaum ekstremis akan melakukan tindakan aapun.

  1. Mengabaikan kebenaran dari luar

Merasa prinsip dan paham mereka lah yang paling benar. Semua hal yang bertentangan dengan ajaran mereka merupakan suatu kesalahan dan harus ditiadakan. Secara faktual, mereka menolak kebenaran yang bersumber di luar ajarannya. Ekstremisme ini telah menghilangkan nilai toleransi yang seharusnya dimiliki.

  1. Hanya bersikap terbuka kepada rekan satu kaum

Kurangnya kepercayaan terhadap ajaran dan paham lain mengakibatkan mereka memiliki karakter tertutup. Kaum ekstremisme hanya percaya dan terbuka kepada orang-orang yang merupakan anggota kelompoknya.

  1. Memiliki jaringan yang tertutup baik di dalam maupun di luar negeri

Ekstremis biasanya bukan hanya hidup dalam satu negara. Banyak ekstremis yang berada di berbagai negara yang terorganisir secara tertutup. Melalui jaringan di berbagai negara, mereka memperluas anggota serta menghimpun dana demi keberlangsungan kelompoknya.

Faktor yang Menyebabkan Berkembangnya Ekstremisme

Hal-hal yang dapat menjadi penyebab berkembangnya ekstremisme antara lain sebagai berikut:

  1. Propaganda melalui internet

Ekstremisme dan kaumnya enggunakan internet dan media sosial untuk mengeluarkan pernyataan propaganda, mengoordinasikan pelatihan (termasuk pelatihan tempur), mengatur perjalanan untuk menghadiri protes dan acara lainnya. Selain itu, melalui internet para anggota akstremis mengumpulkan dana, merekrut anggota, dan berkomunikasi dengan orang lain.

Internet dan media sosial memberikan peluang yang tak tertandingi untuk menjangkau khalayak yang lebih luas sehingga jaringan ekstremisme semakin berkembang. Jangkauannya bukan hanya usia dewasa, namun remaja yang notabenenya sering menggunakan internet.

  1. Bertukar pandangan dengan rekan sekaumnya di luar negeri

Kaum ekstremis semakin sering bepergian ke luar negeri untuk bertemu dan bertukar pandangan dengan orang-orang yang memiliki kecenderungan serupa. Koneksi asing ini memberi kelompok-kelompok ekstremis di berbagai negara peluang untuk memperbaiki taktik mereka.

Mereka berusaha mengembangkan teknik kontra-intelijen yang lebih baik. Tujuannya adalah untuk mengeraskan pandangan ekstremis mereka, dan memperluas jaringan global dalam mencapai jaringan yang lebih luas.

Contoh Ekstremisme

Contoh ekstremisme yang dapat mengancam stabilitas nasional antara lain sebagai berikut:

ISIS

Badan Pembangunan Internasional AS menyatakan bahwa calon anggota ISIS direkrut melalui media sosial. Mereka ditarik melalui pendidikan agama yang terhubung dengan jaringan ISIS. Pada bulan Agustus 2016, polisi mengungkapkan rencana peluncuran serangan roket ke Singapura dari Batam.

Selain itu, pada Desember 2016, terdapat tujuh kelompok yang berencana mengebom Istana Presiden di Jakarta. Tersangka menyatakan bahwa dia melakukan hal tersebut karena awalnya mereka mengetahuk profil jihadis di facebook.

Al Shahab

Organisasi teror yang beroperasi di kawasan Timur Afrika dan Tanduk Afrika. Teror yang dilakukan sampai Kenya dan negara tetangganya.  Pada tahun 2006, Gerakan ini berhasil merebut kawasan ibukota Somalia dan pada tahun selanjutnya berhasil dilumpuhkan. Oleh karena gerakan ini, ekstrimis yang berasal di pedesaan melancarkan serangan ke daerah perkotaan.

Taliban Pakistan

Taliban Pakistan merupakan ekstremisme yang menentang pemerintahan dan militer Pakistan dan dikenal dengan gerakan anti ideologi barat. Gerakan ekstrimis ini sering melancarkan serangan pembunuhan.

Ekstremisme di Amerika

Supremasi kulit putih dan ekstremis anti-pemerintah, seperti kelompok-kelompok milisi dan yang disebut warga berdaulat yang tertarik dalam merencanakan serangan terhadap target pemerintah, ras, agama, dan politik di Amerika Serikat.

Pada tanggal 27 Oktober 2018, terjadi penembakan sinagog di Pittsburgh oleh Robert Bowers, serta penangkapan Cesar Sayoc karena diduga mengirim bom pipa ke Demokrat terkemuka. Kedua pelaku adalah ekstrimis sayap kanan.

Meskipun kelompok dan individu sayap kiri yang kejam juga mengancam kedaulatan negara, jaringan sayap kanan lebih bersenjata dan lebih besar. Ada juga ancaman berkelanjutan dari para ekstremis yang diilhami oleh Al-Qaeda. Tetapi jumlah serangan dari ekstrimis sayap kanan sejak 2014 lebih besar daripada serangan dari ekstrimis Al-Qaeda.

Ekstremisme di India

Pasa tahun 2014, sejumlah ekstrimis salah satu agama di India melakukan pembunuhan dengan memukuli salah seorang pejabat kepolisian karena diduga memposting gambar yang mengandung unsur penghinaan di facebook. Padahal setelah ditelusuri bukan pejabat kepolisian tersebut yang memosting gambar.

Selain itu, para ekstrimis juga melempari batu di tempat ibadah dan sekolah muslim di pinggiran Pune, dan kota Solapur. Tindakan-tindakan ekstrim terus berlanjut. Polisi memperketat keamanan dan menyelenggarakan pertemuan antar tokoh agama.

Nah, itulah tadi serangkain artikel yang sudah kami tuliskan serta jabarkan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian ekstremisme menurut para ahli, ciri, faktor penyebab, dan contohnya di berbagai negara-negara dunia. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam. Trimakasih,

Daftar Pustaka
  • https://www.lexico.com/en/definition/extrimist
  • http://learnersdictionary.com/definition/extrimist
  • https://www.merriam-webster.com/dictionary/extrimism
  • https://www.gov.uk/government/publications/counter-extrimism-strategy
  • https://www.nahimunkar.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *