Pengertian Tata Krama, Macam, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Tata Krama Adalah

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering sekali dituntut untuk memiliki tata krama kepada siapapun. Tata krama harus diterapkan di dalam melakukan berbagai tindakan dalam  keseharian, entah ketika makan dalam lingkungan keluarga, berbicara, dan berinteraksi kepada orang lain.

Sebenarnya arti dari tata krama itu apa? Lalu apa saja macam tata krama itu? Kemudian apa yang akan kita dapat jika kita memiliki tata krama yang baik? dan contoh tata krama yang baik itu seperti apa? Untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut, simak pembahasan berikut ini.

Tata Krama

Tata krama hakekatnya merupakan salah satu bagian dari jenis norma yang tidak tertulis di Indonesia. Tata krama merupakan sebuah norma hukum yang tidak tertulis yang terdiri dari sikap sopan santun juga kata dan merupakan budaya yang sudah melekat di Indonesia bahwa semua masyarakat Indonesia harus memilikinya.

Pengertian Tata Krama

Pengertiannya tata krama adalah sebuah norma yang tidak tertulis dan telah disepakati oleh lingkungan masyarakat yang terdiri dari sikap, tingkah laku, dan kata yang menunjukkan sopan santun dalam melakukan kegiatan apapun, baik secara individu atau dalam kelompok sosial di masyarakat.

Macam Tata Krama dan Contohnya

Sudah disebutkan di awal bahwa tata krama merupan suatu norma yang harus dilibatkan dalam kegiatan sehari-hari., oleh karena itu tata krama banyak sekali macamnya apalagi di Indonesia yang terkenal dengan budaya sopan santunnya. Berikut ini adalah ulasannya;

  1. Tata Krama dalam Berbicara

Tata krama dalam berbicara yang dimaksud adalah sikap seseorang dalam bebicara harus bisa menempatkan kondisi dimana dan dengan siapa ia berbicara. Jika ia berbicara dalam tempat yang formal, maka ia harus menggnakan bahasa yang sopan, formal, santun dan tidak banyak bercanda.

Jika ia bicara di tempat yang non formal, tetap menggunakan bahasa yang sopan dan jika bercanda jangan sampai menyinggung lawan bicara. Kemudian jika ia bicara dengan orang yang lebih tua sebaiknya menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.

Kemudian dalam memilih topik pembicaraan di sesuaikan dengan penngetahuan da daya tangkap lawan bicara, jangan sampai orang yang kita ajak bicara tidak memahami apa yang kita maksud.

Seperti contohnya jika mahasiswa membicarakan mengenai skripsi kepada orang awam, maka tidak akan nyambung. Sebaiknya komunikasi mahasiswa dengan masyarakat harusnya membahas mengenai hal yang diketahui oleh masyarakat.

  1. Tata Krama saat Makan

Tata krama saat makan yang dimaksud adalah ketika makan kita harus tetap memiliki sopan santun. Seperti contohnya makan dengan cuci tangan terlebih dahulu, makan dengan tangan kanan, tidak bersendawa sembarangan, jika makan bersama mendahulukan orang yang lebih tua untuk mengambil makanan terlebih dahulu, mengambil makanan secukupnya dan tidak berlebihan, tidak makan sambil berbicara, tidak makan dengan satu sendok suapan penuh dan masih banyak lagi.

Hal tersebut bertujuan agar acara makan tetap menjaga tata tertib dan kehidupan yang nyaman antara sesama contoh lingkungan keluarga.

  1. Tata Krama dalam Bertamu

Dalam bertamu, meskipun kata orang tamu adalah raja, kita tetap wajib untuk memiliki sopan santun dan menghormati tuan rumah.

Seperti misalnya mengucapkan salam terlebih dahulu sebelum masuk, kemudian mengetuk pintu, duduk setelah dipersilahkan duduk, mamakan atau minum suguhan yang telah disediakan, jangan minta disuguh apabila tuan rumah tidak menyuguh, bertamu jangan lama-lama jika kepentingan sudah selesai segera pamit untuk pulang, dan berpamitan dengan baik jika hendak pulang serta jangan lupa ucapkan terimakasih karena telah diterima menjadi tamu.

  1. Tata Krama dalam Berpenampilan

Maksud dari tata krama berpenampilan adalah seseorang harus bisa menyesuaikan pakaian yang ia pakai dengan acara yang ia datangi serta harus memilih pakaian yang santun, tidak terbuka dan tidak transparan, karena hal tersebut bisa mengundang kejahatan.

Seperti contohnya pakaian yang digunakan untuk kuliah haruslah yang sopan seperti memakai kemeja, celana panjang, sedangkan untuk pegi main bisa menggunakan kaos, untuk pesta menggunakan baju pesta gaun yang sopan dan tidak terbuka atau kemeja atau jas, serta jika memakai make-up jangan terlalu menor dan mencolok. Karena dengan baju dan penampilan yang dipakai seseorang, bisa di nilai ia menghormati orang lain atau tidak.

  1. Tata Krama dalam Bergaul

Tata Krama yang dimaksud adalah dalam bergaul kita harus menghormati dan menghargai orang-orang di sekeliling kita. Akan terjadi perselisihan jika salah satu dari kita tidak memiliki rasa saling menghargai dan menghormati. Kita boleh saja bergau dengan siapapun asal kita juga dapat memilih mana hal yang bisa ditiru dan tidak untuk ditiru.

Oleh karena itu dalam bergaul harus memiliki tata krama dengan selalu menunjukkan sikap sopa santun dengan siapapun. Seperti misalnya kita dalam bergaul tidak boleh memilih mana yang kaya dan mana yang miskin. Semua orang sama dan semuanya harus kita hormati.

  1. Tata Krama dalam Bekerja

Dalam bekerja kita harus memenuhi tata tertib yang sudah dibuat, melaksanakan apa yang sudah menjadi tugas, serta tetap menghargai dan menghormati rekan kerja meskipun terdapat sifat-sifat mereka yang tidak kita sukai. Misalnya tetap bertegur sapa meskipun sifat rekan kerja tidak kita sukai dan tetap berlaku sopan ketika bertemu.

  1. Tata Krama menjadi Peserta Didik

Sebagai peserta didik harus memiliki tata karama terhadap siapapun, baik guru, pegawai di sekolah, teman-teman di sekolah dan semua warg di sekolah.

Peserta didik dalam lingkungan sekolah merupakan orang terpelajar yang harus memiliki sopan santun dalam bersikap, seperti contohnya berbicara yang sopan pada guru, tidak mengganggu kesenangan teman yang lain, menghormati pegawai-pegawai yang bekerja di sekolah dan lain sebagainya.

  1. Tata Krama sebagai Pendidik

Tak hanya peserta didik yang harus memiliki tata krama. Seorang pendidik dalam hal ini guru, ustadz maupun dosen harus memiliki tata krama kepada siapapun baik kepada peserta didiknya.

Seperti contohnya guru harus memberikan sikap yang baik kepada siswanya melalui tingkah lakunya, ia tidak boleh menggurui dan merasa paling benar lalu meremehkan siswa. Kemudian dosen juga tidak boleh semena-mena kepada siswa, dosen harus menunjukkan sikap santun juga kepada mahasiswa dengan menunjukkan kewibawaan yang baik.

  1. Tata Krama terhadap Orang yang Lebih Tua

Tata krama jenis ini sangat-sangat penting untuk dilakukan apalagi jika tinggal di Indonesia, dimana yang muda lebih menghormati yang tua begitu juga dengan yang tua harus bisa menghormati yang muda. Seperti contohnya dalam bertutur kata haruslah sopan, tidak memotong pembicaraan, mendahulukan yang tua dalam kegiatan.

Manfaat Tata Krama

Adapun fungsi dan peran seseorang menjalankan tata krama dalam kehidupan, antara lain sebagai berikut;

  1. Kehidupan yang damai akan di dapatkan, tak hanya untuk kita melainkan juga untuk orang disekitar kita.
  2. Dapat memperkecil konflik yang ada di lingkungan masyarakat. Dengan adanya sikap yang yang santun, tentu banyak orang yang merasa dihargai dan tidak ada yang tersinggung.
  3. Dapat hidup dengan nayaman, karena tidak ada orang yang tersakiti dan tersinggung.
  4. Memiliki banyak teman, saudara dan tidak memiliki musuh. Dengan kita memiliki tata krama yang baik, secara otomatis banyak orang yang akan nyaman dengan kita dan saudara dan teman kita akan bertambah.
  5. Bisa memperkuat jalinan kerukunan yang selama ini sudah dibentuk. Dengan bertingkah laku sopan, maka kerukunan akan semakin erat terjalin.
  6. Mempermudah perangkat desa atau pemerintah untuk menegakkan peraturan dan norma yang berlaku.
  7. Dengan memiliki tata krama berarti kita sebagai warga negara telah memiliki kesadaran untuk taat pada hukum, taat pada norma dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  8. Mudah dalam bergaul dan di terima masyarakat di tempat manapun. Karena memiliki tata krama merupakan nilai plus yang dimiliki seseorang, sehingga masyarakat menilai orang tersebut merupakan orang baik.
  9. Dengan memiliki tata krama berarti seseorang telah menjadi warga negara yang baik (good citizen).

Demikianlah pembahasan pengertian tata krama, macam, manfaat, dan contohnya di masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya. Semoga memberikan kebermanfaatan bagi semua kalangan dan jangan lupa untuk menjadi warga negara yang baik.

Gambar Gravatar
Anggita Ayuningtyas,Memiliki Hobi Menulis dan Saat ini Sedang Proses Penyelesaian Studi di Jurusan PPKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *