Pengertian Sistem Hukum Menurut Para Ahli

Diposting pada

Sistem Hukum Menurut Para Ahli

Sistem hukum menjadi salah satu nilai penting di dalam sebuah bentuk negara. Hal ini lantaran berkaiatan dengan aturan-aturan yang beraku. Misalnya saja untuk di Indonesia, ada dasar hukum pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia yang juga dipergunakan dalam pembuatan semua aturan-aturan yang berlaku. Atas alasan tersebutlah pada artikel ini akan mengemukakan tentang pengertian sistem hukum menurut para ahli.

Sistem Hukum

Secara etiomologi sistem hukum terdiri dari dua falsafah bahasa, pertama adalah sistem yang berarti saling berkaiatan satu sama lainnya. Sedangkan hukum dimaknai sebagai bimbingan, tuntutan yang dipergunakan sebagai pedoman dalam pemerintahan.

Pengertian Sistem Hukum

Definisi sistem hukum dapat diartikan secara sempit maupun dalam artian luas. Dalam artian sempit, sistem hukum merupakan kesatuan hukum yang mencakup segi mareriil dan dan subtansi hukum. Sedangkan dalam artian luas, sistem hukum merupakan semua peraturan hukum yang disusun secara sistematis dan terpadu berdasarkan asas-asas.

Dalam artian yang lain, sistem hukum merupakan kesatuan aturan hukum yang tersusun dari bagian-bagian yang memiliki hubungan antara saru dengan lainnya yang disusun sedemikian rupa yang berfungsu untuk mencapai tujuan. Bagian-bagian tersebut tidak berdiri sendiri namun saling terkait. Maka dapat disimpulkan bahwa sistem norma hukum ialah sususnan yang terdiri dari aturan-aturan hidup yang saling berkaitan satu sama lain.

Pengertian Sistem Hukum Menurut Ahli

Berikut adalah pengertian sistem hukum menurut para ahli :

M Friedman

Sistem hukum menurut M Friedman ialah sebuah sistem yang terdiri dari subtansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Maka sitem hukum harus mencakup ketiga hal tersebut.

Subtansi hukum merupakan isi yang terdapat didalam peraturan. Subtansi meliput semua segala aturan hukum baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Seperti hukum materiil, hukum formil, dan hukum adat.

Struktur hukum ialah hierarki atau susunan hukum, lembaga-lembaga hukum, pelaksana hukum, peradilan dan pembuat hukum itu sendiri. Struktur hukum dubaut berdasarkan tiga elemen yaitu beteknis sistem, intellingen sistem dan beslissingen en handelingen.

Budaya atau kultur hukum merupakan bagian dari pelaksanaan hukum, cara bertindak, dan berfikir, baik yang berdimensi untuk mengubah kekuatan sosial menuju hukum tapaupun yang menjauhi hukum. Kultur hukum dapat pula dimaknai sebagai gambaran dari perilaku dan sikap kepada hukum tersebut, dan seluruh faktor yang menentukan sistem hukum mendapatkan tempat yang sesuai dan diterima oleh budaya masyarakat.

Sudikno Mertokusumo

Menurut Sudikno sistem hukum yaitu sebuah kesatuan yang tersususn dari bagian-bagian yang saling berhubungan satu sama lain yang bekerja untuk mencapai suatu tujuan. Pendapat ini menitikberatkan pada adanya kerja sama antr bagian untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Bellefroid

Sistem hukum menurut Bellefroid ialah sebuah rangkaian kesatuan aturan-aturan hukum yang disususn secara rapi berdasarkan asas-asasnya. Pendapat ini menekankan pada kesatuan yang telah dususun secara tertib, sehingga sistem yang dimaksud tidak berantakan dan memiliki tugas yang saling berkaitan.

Miriam Darus Badrulzaman

Menurut Miriam sistem hukum yaitu uatukumpulan asas-asas yang terpadu menjadi satu sebagai pondasi masyarakat yang tertib hukum. Pendapat ini menunjukan bahwa sistem hukum merupakan dasar untuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan patuh terhadap hukum yang berlaku.

Scolten

Menurut Scolten sistem hukum merupakan kesatuan dalam sebuah sistem dimana tidak terdapat peraturan hukum satu bertentangan dengan peraturan hukum yang lainnya. Sehingga didalam sistem tersebut peraturan hukum saling melengkapi dan tidak memunculkan kebingungan dalam pelaksanannya.

Subekti

Sistem hukum menurut Subekti dapat didefinisikansebagai suatu susunan maupun tatanan yang teratur, atau suatu kesatuan yangbterdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan, disusun berdasarkan sebuah rencana atau pola hasil pemikiran untuk mencapai suatu tujuan.

Contoh Sistem Hukum

Adapun sebagai pelengkap atas contoh sistem hukum ini, misalnya saja sebagai berikut;

Indonesia

Contoh sistem hukum di Indonesia yang menganut pada sistem pemerintahan presidensial memiliki landasan utama dalam memnentukan hukum yang diberikan berdasarkan seberapa besar pelanggaraan yang dilakukannya. Hal ini termuat secara utuh dalam Undang-Undang Dasar yang dijalankan oleh semua lembaga atau dewan ketaan hukum yang berlaku.

Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya mengenai materi pengertian sistem hukum menurut para ahli dan contohnya. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *