Manfaat Pluralisme bagi Masyarakat dan Cirinya

Diposting pada

ciri pluralisme

Pluralisme selalu menjadi kontroversi, karena hampir semua masyarakat mengalami ketegangan antara keragaman dan homogenitas yang sejatinya kesemua itu dapat memberi manfaat sekaligus menciptakan masalah bagi kehidupan bermasyarakat.

Untuk memperjelas pemahamn tentang ciri dan manfaat pluralisme bagi masyarakat, berikut ini adalah rangkaian artikel yang menjelaskannya.

Pluralisme

Pluralisme hadir sebagai filsafat politik tentang pengakuan dan penegasan keragaman dalam suatu badan perpolitikan, yang setidaknya memungkinkan hidup berdampingan secara damai dari berbagai kepentingan, keyakinan, dan gaya hidup.

Meskipun tidak semua pluralis politik mendukung demokrasi pluralis, ini paling umum karena arti demokrasi sering dipandang sebagai cara paling adil dan efektif untuk memoderasi antara arti nilai-nilai yang berbeda.

Pluralisme berasumsi bahwa keragaman bermanfaat bagi masyarakat dan bahwa otonomi harus dinikmati oleh kelompok-kelompok fungsional atau budaya yang berbeda dalam suatu masyarakat, termasuk kelompok agama, serikat pekerja, organisasi profesi, dan etnis minoritas.

Pengertian Pluralisme

Pluralisme adalah penerimaan keberagaman sehingga setiap manusia untuk bisa mendapatkan hak dan kewajibannya yang sejajar dengan manusia lain. Pluralisme adalah sebuah kebersamaan dalam hak untuk memandang manusian lain secara setara. Dalam hal ini tidak ada kategori manusia yang lebih tinggi atau lebih rendah.

Sehingga dalam hal inilah, setiap manusia walaupun berbedan dan beragam tapi mempunyai derajat dan pandangan yang sama di mata manusia lainnya (Mohammed Fathi Osman; 2006)

Manfaat Pluralisme

Berbagai macam pluralisme telah memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

Menumbuhkan Sifat Penghargaan

Untuk mengajak warga negara agar bisa  membangkitkan sifat pengharagaan antara ras yang satu dengan ras lainnya, antara etnik atau suku yang satu, dengan suku lainnya, antara pengikut agama yang satu dengan agama lainnya, atau antara golongan yang satu dengan lainnya.

Selain itu, tiap-tiap warga, etnik, dan ras dan penganut agama tertentu, bisa mengembangkan kultur, nilai-nilai ajarannya, serta tradisinya. Tak seorang pun yang bisa menghalangi upaya pengembangan tersebut karena mereka dilindungi oleh undang-undang, yang didasarkan pada kesepakatan dan persetujuan warga secara keseluruhan.

Kemandiarian

Kegunaan penarapan dalam sikap pluralisme yang selanjutnya ialah mengupatakan setiap warga bisa berdiri di atas kakinya sendiri, tanpa ada perasaan tertekan, terkontrol, serta diawasi oleh warga lain yang berbeda kultur. Setiap warga mempunyai hak untuk hidup dan maju, bahkan mengembalikan tradisi dan kultur yang telah lama menjadi ajaran atau anutan pada warga itu sehingga kondisi inilah menimbulkan stimulasi dalam kemandirian.

Kebebasan

Manfaat pluralisme selanjutnya ialah memberikan kebebasan akan institusi dan pranata sosial dan kulural bisa berdiri sebanyak-banyaknya, tanpa ada halangan dan tantangan. Hubungan dengan kultur atau budaya yang sama bisa dibangun seoptimal dan sedekat mungkin, tanpa adanya batas-batas hierarkikal dan birokrasi, hingga batas negara sekalipun.

Tolerasi

Adanya perwujutakan dalam sikap pluralisme di dalam kehidupan masyaraat ini akan menimbulkan jiwa-jiwa penuh tolerasi tanpa adanya arti deskriminasi terhadap perbedaan apapun, sehingga manakala masyarakat dihadapkan dengan berbagai macam permasalahan/konflik sosial akan sesegera mungkin untuk dapat mengatasinya.

Contoh akan sikap ini misalnya saja ketika hadirnya beragam macam Agama di Indonesia yang setidaknya sampai saat ini ada 6 nama Agama yang resmi. Dalam Bergama ini menimbulkan persefektif untuk bertolerasi ketika agama lainnya sedang melakukan upacara atau peribadahan, sehngga sampai saat inilah Indonesia masih ada, meski dalam bingkai perbedaan.

Ciri-Ciri Pluralisme

Pluralisme adalah model demokrasi yang mendorong berbagai kelompok untuk mempresentasikan ide dan pendapat mereka. Kelompok-kelompok yang berbeda mempunyai keyakinan yang berbeda hidup berdampingan sambil mempertahankan identitas mereka yang berbeda.

Pluralisme memiliki beberapa karakteristik, antara lain:

  1. Kekuasaan berada di tangan rakyat. Akibatnya, hak semua dilindungi. Orang-orang yang memiliki kekuasaan di tangan mereka menghasilkan negara yang memiliki demokrasi sejati. Demokrasi semacam itu ditunjukkan oleh kebebasan rakyat untuk memilih partai politik melalui sistem pemungutan suara rahasia.
  2. Pluralisme berpendapat bahwa negara selalu netral. Karena itu, ia tidak pernah bertindak dengan cara yang merugikan warganya. Pemerintah harus bekerja untuk kebaikan semua orang. Oleh karena itu, negara harus melibatkan banyak orang dalam proses pengambilan keputusan terkait kebijakannya. Beberapa orang tidak boleh mendominasi operasi pemerintah.
  3. Pluralisme memandang setiap orang memiliki akses ke kekuasaan tanpa ada kelompok atau individu yang mendominasi dalam menjalankan kegiatan pemerintah. Oleh karena itu, negara bebas untuk mempromosikan berbagai pandangan yang disajikan kepadanya oleh banyak kelompok yang ada.

Nah, itulah tadi anekaragam tentang pengulasan manfaat pluralisme bagi masyarakat di Indonesia dan karakteristiknya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan referensi kepada segenap pembaca yang sedang mencari artikelnya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *