Pengertian Diskriminasi, Faktor Penyebab, Bentuk, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Diskriminasi

Prasangka acap kali didasari oleh adanya ketidakpahaman atau tidak peduli pada beragam bentuk negara di dunia, terutama pada segi perbedaan, dimana ketika semakin parah ketika disertai dengan stigma. Perilaku prasangka yang selanjutnya melahirkan fenomena diskriminasi.

Selanjutnya, pada artikel ini, akan dibahas perihal pengertian diskriminasi, penyebab, serta contohnya. Namun yang pasti kesemua fenomena sosial seperti ini sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Diskriminasi

Diskriminasi bisa dikatakan sebagai fenomena sosial yang bisa dibilang sebagai penyimpangan sosial, juga kecacatan dalam proses sosialisasi yang dialami oleh seorang individu dan akhirnya menularkan ke kelompoknya. Contoh diskriminasi, misalnya dalam bidang pekerjaan, di mana perempuan dianggap lemah dan tidak kuat dalam sebagian posisi kerja.

Pengertian Diskriminasi

Diskriminasi adalah serangkaian tata perilaku yang terjadi dalam masyarakat, dengan memperlakukan ketidakadilan pada oranglain atau bentuk kelompok sosial lain karena mereka berbeda dari kondisi atau keadaan sosial tertentu.

Dari penjelasan di atas, diskriminasi adalah untuk melukiskan tindakan dari kaum mayoritas terhadap kaum minoritas, kadang sampai ke arah yang tidak bermoral.

Pengertian Diskriminasi Menurut Para Ahli

Definisi diskriminasi menurut beberapa para ahli adalah:

  1. Theodorson Dan Theodorson, Menurut Theodorson, pengertian diskriminasi merupakan perlakuan yang tidak sama pada perorangan atau kelompok atas sesuatu.
  2. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Deskriminasi Diskriminasi adalah perilaku kategorisasi yang dilakukan oleh masyarakat, tidak memiliki hubungan dengan kemampuan individu.
  3. Peplau, Freedman, dan Sears, Dalam pandangan mereka, arti diskriminasi ini berkaitan dengan tindakan menolak atau berkaitan dengan menerima seseorang diluar atas keanggotaannya.
  4. Fulthoni, Definisi diskriminasi merupakan tindakan yang tidak seimbang dengan tujuan membedakan kaum manusia tertentu berlandaskan kategori-kategori sosial tertentu.
  5. Doob, Pemahaman Doob, diskriminasi adalah suatu perilaku untuk membatasi kaum lain dalam mendapat atau memperoleh sesuatu.

Faktor Penyebab Diskriminasi

Fenomena penyimpangan sosial, yaitu diskriminasi ini terjadi karena beberapa penyebab, antara lain:

  1. Histori

Artinya ada memiliki sejarah atau keterkaitan di masa lampau antarmanusia atau kelompok yang terbawa dari generasi ke generasi dan parahnya sudah mendarah daging sehingga menjadikan sebuah patologi dalam masyarakat.

  1. Kekecewaan atau Ketidakpuasan

Ketika merasa kecewa pada suatu kaum atau seseorang mereka pasti akan mencari atau tanpa sadar melakukan pelampiasan kekecewaannya atau ketidakpuasannya pada individu atau kelompok yang sama dengan kaum yang telah memberikan rasa kecewa tadi.

  1. Merasa Tidak Nyaman atau Rendah Diri

Mengatasi rendah diri atau perasaan tidak nyaman, terancam ini, individu atau kelompok tersebut akan menenangkan atau mencoba menetralisirnya dengan merendahkan pihak lain, dengan kata lain melakukan katarsis.

  1. Kesalahan Pola Sosialisasi

Penyebab ini secar tidak langsung sama dengan penyebab sejarah, namun pembedanya, adalah perilaku diskriminasi dipelajari serta diturunkan lewat proses dalam arti sosialisasi yang terjadi antar generasi satu ke generasi lainnya.

  1. Persaingan atau Kompetisi

Dewasa ini, diakui ataupun tidak setiap manusia satu dengan lainnya, baik sengaja ataupun tidak, akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk memperoleh sumber daya yang ada, Alasannya karena kehidupan kini yang materialistik.

Jenis Diskriminasi

Diskriminasi juga memiliki jenis-jenisnya dalam praksisnya, yaitu:

  1. Langsung

Diskriminasi langsung ini biasanya pada ranah ini terjadi di wilayah kerja tertentu. Misalnya saja ketika dalam pekerjaan, tempat tinggal, fasilitas, pelayanan, dan sebagainya. Bahkan pada olahraga yang terjadi proses ini sangat mudah ditemukan.

  1. Diskriminasi tidak langsung

Jenis diskriminasi tidak langsung ini sifatnya tidak tampak secara kasat mata atau permukaan, tetapi bisa berakibat pada kerugian bagi kelompok tertentu. Misalnya, adanya atau diterapkannya peraturan yang membatasi kelompok tertentu untuk berinteraksi dengan kelompok yang lain.

Contoh Diskriminasi

Beberapa contoh diskriminasi adalah antara lain sebagai berikut:

  1. Diskriminasi Agama

Diskriminasi agama misalnya saja kita ambil contoh kasus di sekitar kita, yakni pengrusakan gereja Pantekosta di daerah Sleman, yang dilakukan oleh massa berjubah dan berpeci. Dari contoh ini, kita bisa lihat bentuk diskriminasi agama yang dilakukan oleh kaum mayoritas pada kaum minoritas hingga berujung pada tindak pengrusakan.

  1. Diskriminasi di Tempat Kerja

Diskriminasi dalam bidang ini terjadi dalam arti mencegah atau tidak memberikan ruang individu untuk memperoleh aspirasi serta pribadinya tanpa mengindahkan prestasi yang  ia miliki. Misalnya dalam pemberian atau pembagian jumlah gaji, proses penerimaan karyawaan, dan lain sebagainya.

  1. Diskriminasi Ras

Contoh bentuk diskriminasi ras terjadi di Indonesia, ialah perilaku etnis dominan terhadap etnis tionghoa misal saja dalam birokrasi. Pasca tragedi Mei di tahun 1998, keturunan etnis tionghoa mengalami kesulitan perilah birokrasi apalagi untuk menjadi pegawai pemerintahan. Selain itu, ada pengelompokkan ras sesuai kulit, antara kulit putih dengan hitam, yang terjadi di Amerika.

  1. Diskriminasi Gender

Diskriminasi ini sifatnya seperti hantu, yang sebenarnya ada tapi dewasa ini susah untuk dirasakan secara tampak. Diskriminasi ini didasarkan atas jenis kelamin mereka. Misalnya, pemberian upah atau gaji antara pegawai laki-laki dengan wanita yang tidak sama padahal beban kerja keduanya sama.

Diskriminasi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari ini adalah antara lain sebagai berikut;

  1. Tidak ingin berkawan dengan seseorang yang etnis, agama, bangsa, atau keyakinannya berbeda.
  2. Melakukan pembedaan pada seseorang hanya dari hartanya atau berdasarkan kekayaannya.
  3. Masyarakat difabel atau yang kurang sempurna masih jarang untuk mendapat fasilitas umum seperti masyarakat yang lainnya.
  4. Seorang guru yang dengan mudahnya melegitimasi muridnya masuk dalam kategori bodoh, dan hanya memberi perhatian lebih pada muridnya yang pintar.
  5. Pelayanan kesehatan dari rumah sakit yang mementingkan administrasi atau pembayaran dahulu daripada tindak penyalamatan
  6. Sebagian masyarakat yang terkena penyakit menular, misal ODHA dijauhi dari lingkungannya atau masyarakat. Nyatanya, penularannya tidak sesederhana begitu, jika kita di dekat mereka maka akan langsung tertular.
Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan yang dikemukakan, maka bisa disimpulkan bahwa diskriminasi adalah bagian daripada perilaku pembedaan pada manusia lain berdasarkan kategorisasi sosial yang membentuk setrata sosial dalam kehidupan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian diskriminasi menurut para ahli, faktor penyebab, bentuk, beserta contohnya. Semoga dengan adanya bahasan ini bisa memberikan referensi dan wawasan bagi segenap pembaca yang sedang membutuhkan referensi mengenai “Materi Diskriminasi”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.