Pengertian Pembangunan Nasional, Prinsip, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Pembangunan Nasional Adalah

Istilah ‘Pembangunan Nasional’ sangat luas dan komprehensif. Ini mencakup semua aspek perkembangan bentuk negara. Mulai dari  politik, sosial, ekonomi dan lain-lain. Ini adalah perkembangan masyarakat yang dinamis dan revolusioner. Pembangunan nasional bersifat kualitatif dan kuantitatif.

Menurut laporan Dekade dalam sejarah PBBPembangunan nasional adalah pertumbuhan plus perubahan dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, secara kualitatif dan kuantitatif“. Oleh karena itu, pembangunan nasional adalah perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangan, yang meliputi perubahan sosial, budaya dan ekonomi. Ini adalah kemampuan suatu negara untuk meningkatkan kesejahteraan sosial rakyat. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang pembangunan nasional, artikel ini akan mnegulas tentang definisi pembangunan nasional, prinsip, tujuan, dan contohnya.

Pembangunan Nasional

Pembangunan nasional merupakan kemampuan suatu negara untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, misalnya dengan menyediakan fasilitas sosial seperti pendidikan berkualitas, air minum, infrastruktur transportasi, perawatan medis, dan lain-lain.

Pembangunan nasional dapat diartikan sebagai perubahan yang berlangsung secara meluas dalam masyarakat, bukan hanya perubahan pada sektor ekonomi saja, seperti perubahan pendapatan perkapita, atau perubahan pada grafik tenaga kerja, tapi mencakup masalah perubahan-perubahan lainnya seperti sosial, politik, dimana masalah tersebut saling berhubungan satu sama yang lain.

Ruang lingkup Pembangunan Nasional mencakup:

  1. Pembangunan nasional dimaksudkan untuk menghilangkan kemiskinan.
  2. Pembangunan nasional untuk meningkatkan Pendapatan Nasional dan pendapatan per kapita.
  3. Pembangunan nasional untuk mengembangkan kualitas dalam Pendidikan.
  4. Adanya perubahan revolusioner di bidang Pertanian.
  5. Adanya pengembangan Transportasi dan Komunikasi.
  6. Pengembangan fasilitas medis.
  7. Adanya control terhadap polusi dan bahaya lingkungan.
  8. Penggunaan Sains dan Teknologi.
  9. Pelestarian dan pengembangan alam dan lingkungan.
  10. Perkembangan kondisi ekonomi masyarakat yang tinggal di negara tertentu.
  11. Perkembangan kondisi sosial ekonomi rakyat.
  12. Pengenalan skema kesejahteraan masyarakat untuk perbaikan kehidupan dan standar hidup mereka.
  13. Pengembangan sistem politik yang tidak memihak dan terorganisir dengan baik.
  14. Ini mencakup pelestarian, pengayaan dan pengembangan budaya.
  15. Ini mempromosikan konsep pembangunan berkelanjutan.

Pengertian Pembangunan Nasional

Pembangunan nasioanal adalah upaya peningkatan semua aspek kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara yang sekaligus merupakan suatu proses pembangunan keseluruhan suatu sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan tujuan nasional.

Hakikat pembangunan nasional Indonesia yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya dan  masyarakat Indonesia seluruhnya. Hakikat terseueut meliputi:

  1. Adanya keselarasan, keserasian, keseimbangan dan kebulatan yang utuh dalam semua kegiatan pembangunan. Dalam pembangunan jangka panjang, perlu memperhatikan keseimabangan pada unsur manusia, unsur sosial budaya, dan unsur-unsur lainnya.
  2. Pembangunan harus dilakukan secara merata untuk seluruh masyarakat dan diseluruh tanah air.
  3. Pembangunan secara bersama-sama dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah. Dalam hal ini masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, sedangkan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing, dan menciptakan suasana yang menunjang. Masyarakat dan pemerintah harus saling mendukung, saling melengkapi, saling mengisi dalam satu kesatuan untuk bisa melangkah menuju terwujudnya tujuan pembangunan nasional.
  4. Subyek dan obyek pembangunan nasional ialah manusia dan semua masyarakat Indonesia, sehingga pembangunan harus memiliki kepribadian Indonesia dan menghasilkan manusia dan masyarakat yang maju dan berkepribadian Indonesia.

Penegrtian Pembangunan Nasional Menurut Para Ahli

Adapun definsi pembangunan dan pembangunan nasional menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

Mohammad Ali

Pembangunan ialah setiap upaya yang dikerjakan secara terencana untuk melaksanakan perubahan yang mempunyai tujuan utama untuk memperbaiki dan menaikkan taraf hidup, kesejahteraan, dan kualitas manusia.

Seers

Pembangunan ialah sebuah istilah teknis, yaitu merupakan seni dalam membangkitkan masyarakat di berbagai negara berkembang dari kemiskinan, tingkat melek huruf yang rendah, tingginya angka pengangguran, dan ketidakadilan dalam bidang sosial

Inayatullah

Arti pembangunan dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan perubahan menuju pada pola-pola masyarakat yang lebih baik dengan mengedepankan makna nilai-nilai kemanusiaan yang bisa membuat sekelompok masyarakat mempunyai kendali yang lebih besar terhadap kondisi lingkungan dan juga tujuan politiknya, serta membuat warganya menjadi lebih mempunyai kontrol terhadap kehidupan diri sendiri.

Rogers dan Shoemaker

Definisi pembangunan ialah suatu jenis perubahan sosial, yang mana terdapat berbagai ide baru yang diperkenalkan di sebuah sistem sosial yang memiliki tujuan agar dapat menghasilkan pendapatan per kapita dan level kehidupan yang lebih baik dengan menerapkan metode produksi yang lebih canggih dan organisasi sosial yang lebih terarah.

Drs. Joko Untoro

Pengertian pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh perubahan di dalam struktur ekonomi dan pola kegiatan ekonomi ataupun upaya menaikkan pendapatan per kapita.

Benny H. Hoed

Pembangunan ialah setiap upaya sistematis yang dilaksanakan untuk melepaskan diri dari ketertinggalan, dan upaya untuk meningkatkan dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

Dissaynake

Pembangunan dapat didefinisikan sebagai sebuah proses menuju perubahan sosial yang mengarah pada kualitas hidup yang lebih baik dari semua ataupun mayoritas masyarakat tanpa merusak lingkungan ataupun budaya/kultur lingkungan mereka dan berupaya melibatkan sebanyak mungkin anggota masyarakat dalam usaha tersbeut, serta membuat mereka menjadi penentu untuk tujuan mereka sendiri.

Tap. MPR No. IV/MPR/1999

Pembangunan Nasional diartikan sebagai usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan, yang pada berdasarkan kemampuan nasional dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memperhatikan tantangan perkembangan global.

John Vaizey

Makna pembangunan nasional adalah efek total dari semua warga negara, kekuatan dan penambahan stok fisik, sumber daya manusia, pengetahuan dan keterampilan.

Prinsip-Prinsip Pembangunan Nasional

Pelaksanaan pembangunan nasional dilakukan dengan berpedoman pada beberapa prinsip, diantaranya yaitu sebagai berikut;

Kesemestaan

Artinya pembangunan nasional bersifat komprehensif, yaitu menyatukan seluruh aspek kehidupan dan penghidupan bangsa Indonesia.

Partisipasi rakyat

Artinya betapapun berkualitasnya para aparat penyelenggara Negara dan matangnya program-program pembangunan nasional yang dicanangkan, tidak akan berhasil secara optimal tanpa didukung oleh partisipasi rakyat.

Keseimbangan

Artinya bahwa sistem pembangunan nasioanl harus seimbang serta penuh keadilan dalam masyarakat satu kedalam masyarakat yang lainnya.

Kontinuitas

Artinya cita-cita akhir bangsa Indonesia tidak akan bisa tercapai dalam kurun waktu satu genersi. Hal tersebut menunjukkan bahwa usaha mewujudkannya harus diperjuangkan secara terus-menerus.

Kemandirian

Artinya pelaksanaan pembangunan nasional harus berlandaskan pada kepercayaan akan kemampuan dan kekuatan sendiri yang bersendikan pada kepribadian bangsa.

Skala prioritas

Artinya ada berbagai keterbatasan dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga tidak mungkin semua bidang atau masalah dilaksanakan atau ditangani pada waktu yang bersamaan.

Pemerataan disertai pertumbuhan

Artinya hasil-hasil pembangunan yang sudah dicapai harus bisa dinikmati secara merata oleh seluruh bangsa Indonesia.

Tujuan Pembangunan Nasional

Pada dasarnya pembangunan nasional mengarah pada suatu tujuan. Tapi tujuan tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang.

  1. Tujuan pembangunan jangka pendek adalah melakukan peningkatan terhadap taraf hidup, kecerdasan, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dan merata, serta meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya.
  2. Tujuan pembangunan jangka panjang adalah untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata, material dan spiritual yang didasarkan pada Pancasila di dalam wadah NKRI yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman, tentram, tertib dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka, bersahabat, tertib dan damai.

Tujuan pembangunan nasional Indonesia sebagaimana yang tercantum di dalam Program Pembangunan Nasional, tujuan pembangunan di Indoensia yaitu untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang damai, berkeadilan, demokratis, berdaya saing, maju, dan sejahtera dalah wadah NKRI, yang tentunya didukung oleh masyarakat Indonesia yang mandiri, sehat, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, disiplin dan mempunyai etos kerja yang tinggi serta mengusai IPTEK (ilmu pengetahuan teknologi)

Selain itu, tujuan pembangunan nasional Indonesia juga secara eksplisit tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV, yaitu untuk:

  1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
  2. Memajukan kesejahteraan umum
  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan
  4. Ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, serta mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana yang termaktub dalam alinea II Pembukaan UUD 1945.

Contoh Pembangunan Nasional

Berikut ini beberapa contoh pembangunan nasional dalam berbagai bidang, diantaranya yaitu:

Aspek Ideologi

Missalnya menolak ideologi yang bertentangan atau berlawanan dengan ideologi negara Indonesia yakni ideologi Pancasila. Maka kita dilarang goyah dan harus tetap mempertahankan ideologi kita.

Bidang Politik

Misalnya kita tidak bekerja sama dengan negara lain yang dapat merugikan negara kita. Kita harus tetap menjalankan sistem politik yang dianut bangsa kita, yaitu politik bebas aktif yang berdasarkan Pancasila.

Bidang Ekonomi

Misalnya yaitu dengan membeli produk dalam negeri, dan meningkatkan produk dalam negeri supaya tidak kalah saing dengan produk luar negeri.

Bidang Sosial Budaya

Misalnya yaitu tidak mudah terpengaruh dengan budaya absurd yang negatif, contohnya bidaya minum minum-minuman keras, dan lain-lain.

Bidang Hankam

Misalnya yaitu yang terjadi di Irak, Palestina setiap negara harus berupaya untuk mempertahankan wilayahnya masing-masing dari pihak-pihak yang ingin merebut kebebasan negara tersebut.

Nah, demikianlah serangkaian artikel yang dapat kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan definisi pembangunan nasional menurut para ahli, prinsip, tujuan, dan contohnya dalam berbagai bidang. Semoga melalui artikel ini dapat memberikan wawasan serta referensi mendalam. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *