Ciri Birokrasi di Negara Berkembang dan Maju

Diposting pada

Ciri Birokrasi di Negara Berkembang dan Negara Maju

Sebagai warga negara, dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan birokrasi. Hal ini lumrah terjadi lantaran di berbagai bentuk Negara maju ataupun berkembang peristilahan ini memang sudah lzimnya dikenal. Sebabagimana penyebutan seorang pejabat yang terorganisir dalam birokrat kita sebut sebagai birokrasi.

Bahkan, biasanya birokrasi dipandang sebagai orang-orang yang hanya mempersulit masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Padahal tidak demikian, lantaran dalam karakteristik birokrasi itu sendiri dibentuk untuk membantu beragam problem yang ada di masyarakat.

Birokrasi

Birokrasi adalah pejabat dalam sistem pemerintahan yang mempunyai kewenangan masing-masing berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, sehingga mampu meminimalisir pengawasan satu tangan. Birokrasi dalam pemerintahan ini dibentuk untuk melayani kepentingan masyarakat terkait hal-hal yang bersifat administratif.

Ciri Birokrasi

Ciri pokok birokrasi adalah keanggotaan mereka diangkat bukan dipilih. Berikut adalah karakteristik lain dari birokrasi menurut Max Weber yang umumnya juga terdapat di dalam arti Negara berkembang dan maju. Antara lain;

Pembagian Kerja

Staf administrasi secara pribadi dan bebas hanya menjalankan tugas apabila diberikan tanggung jawab dan wewenang. Mereka dibagi menjadi bagian-bagian yang terpisah serta memiliki fungsi yang khas dalam menjalankan kegiatan untuk sistem pemerintahan parlementer ataupun presidensial.

Sehingga secara jelas dalam urusan untuk birokrasi  ini mereka senantiasa bertanggung jawab atas pekerjaan masing-masing.

Terdapat Hirarki Jabatan Yang Jelas dalam Jabatan

Birokrasi tersusun ke dalam hirarki jabatan. Semakin tinggi suatu hirarki atau jenjang dalam pendidikan serta pengabdian, berarti semakin besar pula wewenang yang harus dijalankan. Di sana hanya sedikit orang yang menduduki jenjang yang tinggi.

Hal ini juga berlaku pada umumnya di berbagai arti negara maju  atapun berkembang. Bahkan untuk di Indonesia sendiri untuk urusan menduduki jabatan sebagai birokrasi di pemerintahan, haruslah dilihat dari seberapa tinggai golongan yang diperoleh. Misalnya saja penggolongan ini seperti golongan A, B, C, dan lain sebaginya.

Fungsi dalam Jabatan Masing-Masing Telah Diperinci Secara Jelas

Terdapat sistem aturan yang bertujuan untuk mengatur ruang lingkup wewenang dan tanggung jawab para pemegang jabatan. Aturan tersebut juga digunakan untuk menjamin koordinasi tugas yang berbeda dan keseragaman pelaksanaan beragai kegiatan.

Penyeleksian Kedudukan/Jabatan oleh Sistem

Pejabat atau pegawai dalam sebuah birokrasi diseleksi atas dasar kualifikasi profesional yang sudah ditetapkan oleh sistem.

Sehingga birokrasi ini tidak dipilih oleh masyarakat, namun diangkat oleh pemerintah atas hasil seleksi yang sebelumnya pemerintah telah menetapkan syarat-syarat atau kualifikasi yang digunakan untuk mencari anggota yang sesuai dengan kebutuhan dan bidangnya.

Para Pejabat Birokrasi/Birokrasi Diatur Atas Dasar Kontrak

Terdapat masa jabatan untuk birokrasi dalam menjalankan tugasnya. Sehingga terdapat periodesasi pengangkatan jabatan serta evaluasi masa jabatan. Bisa naik jabatan maupun turun jabatan sesuai kinerja selama berada dalam lingkup birkrasi.

Mendapat Gaji dan Pensiuanan

Para pejabat yang termasuk birokrasi digaji dengan uang dan diberi pensiun sesuai kedudukan merkea dalam hirarki birokrasi.

Semakin tinggi jabatan, semakin besar gaji yang didapatkan karena beban tugas yang juga semakin besar. Begitu sebaliknya, semakin rendah kedudukannya dalam herarki, semakin rendah pula gaji yang didapat daripada jabatan diatasnya.

Pejabat birokrasi Menjadi pekerjaan satu-satunya dan utama

Birokrasi tidak memiliki tugas lain selain apa yang menjadi kewenangannya. Hal ini sudah tercantum dalam SOP tugas yang sudah ditetapkan. Dalam hal inipula mengindikasikan bahwa setiap adanya birokrasi dalam suatu Negara akan senantiasa menjadikannya sebagai pekerjan yang utama.

Jenjang Karir

Kemungkinan menjadi ciri lainnya ialah terdapat jenjang karir pada birokrasi. Hal ini bisa meningkatkan persentase kenaikan pangkat baik melalui senioritas, prestasi, pengabdian, atau penilaian kinerja oleh orang lain sesuai kebutuhan atasan.

Mengambil Kedudukan Sebagai Miliki Pribadi

Birokrasi sejatinya tidak dapat mengambil kedudukannya sebagai milik pribadi, terkecuali jikalau sumber yang melekat pada jebatannya seperti fasilitas, anggaran, dan wewenang hal ini tergolong sebagai orientasi impersonal yang artinya, mereka harus menghindari pertimbangan atau alasan pribadi dalam hubungannya dengan bawahan maupun masyarakat yang dilayani.

Tunduk pada Pengedalian dengan Sifat Disipliner

Birokrasi diharuskan untuk tunduk pada pengendalian yang dipersatukan oleh sistem yang bersifat disipliner. Yang mana semua itu ditetepakan dalam SOP atau prosedur yang jelas bagaimana birokrasi melaksanakan tugasnya. Sehingga mereka harus menjalankan apa yang menjadi tugasnya.

Nah, itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa diberikan kepada segenap pembaca terkait dengan ciri-ciri birokrasi yang ada di Negara maju dan Negara berkembang menurut para ahli. Semoga melalui ulasan ini memberikan wawasan dan menambah pengetahuan. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *