Fungsi Literasi Secara Umum dan Manfaat Bagi Masyarakat

Diposting pada

Fungsi Literasi Secara Umum dan Manfaat Bagi Masyarakat

Istilah literasi  (bahasa  Inggris= literacy) berasal  dari  bahasa  Latin littera (huruf)  yang  dalam pengertiannya  melibatkan  penguasaan  sistem-sistem  tulisan dan  konvensi-konvensi  yang  menyertainya. Literasi utamanya berkaitan dengan bahasa dan bagaimana bahasa itu digunakan.

Literasi  tidak  seragam, artinya literasi  memiliki  tingkatan-tingkatan  yang menanjak. Jika seseorang sudah menguasai satu tahapan literasi maka ia memiliki pijakan untuk naik ke   tingkatan   literasi   berikutnya, karena itu akan mengasah kemampuannya dalam literasi. Literasi adalah suatu hal yang penting dalam menguasai suatu konsep ilmu.

Wells (1987, 111) menjelaskan  bahwa   terdapat   empat   tingkatan   literasi,   yaitu:

  1. Performative
  2. Functional
  3. Informational
  4. Epistemic

Orang  yang  berada pada tingkatan performatif mampu membaca dan menulis, serta berbicara dengan simbol-simbol yang digunakan (bahasa). Seseorang yang sering melakukan literasi maka tingkat kecerdasan dalam mengasah otak akan terlatih dengan sendirinya dan juga akan membuat dirinya banyak pengetahuan.

Ketika berada pada tingkat fungsional, seseorang diharapkan bisa menggunakan bahasa untuk   memenuhi kehidupan sehari-hari seperti membaca buku. Ketika berada pada tingkat informational, seseorang diharapkan bisa mengakses pengetahuan dengan bahasa. Sedangkan ketika sudah mencapai tingkat epistemic, seseorang bisa mentransformasikan pengetahuan dalam bahasa.

Literasi

Literasi adalah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang (membaca, berbicara, menyimak, dan menulis) dalam berkomunikasi dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Bila didefinisikan secara singkat, definisi literasi ialah kemampuan menulis dan membaca. Literasi adalah kemampuan dalam diri seseorang untuk menulis dan membaca.

Pengertian Literasi

Pengertian literasi adalah serangkaian kemampuan yang dipergunakan untuk mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui  berbagai jenis aktivitas, antara lain bisa dengan membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara.

Atas arti diatas maka liteasi ini bertujuan untuk manunjukan kemampuan dalam menulis dan membaca. Literasi adalah kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan kognitif seseorang, siswa yang ada dilingkungan sekolah maka perlu adanya program literasi yang sangat tinggi guna menunjang kegiatan belajar mengajar tersebut. berikut adalah pengertian literasi menurut pada ahli;

  1. Menurut Elizabetg Sulzby pada tahun 1986 mengatakan bahwa literasi adalah kemampuan seseorang dalam berbahasa dalam tingkatan yang berbeda-beda mulai dari berkomuniasi ( berbicara, membaca, dan menulis ) dengan tujuan yang sama. jika diartikan lebih singkat maka arti dari literasi adalah seseorang untuk menentukkan bagaiamana kemampuannya itu menulis dan membaca
  2. Alberta berpendapat bahwa, literasi adalah kemampuan untuk membaca dan menulis dalam banyak segi hal. Kemampuan literasi ini mengasaha keterampilan dan berlatih dalam berpikir kritis dalam memecahkan masalah, kemampuan dalam berkomunikasi yang apik juga menjadi salah satu potensi yang harus dikembangkan untik bersosial di masyarakat.
  3. Pengertian literasi menurut Harvey J. Graff adalah sebuah kemampuan yang dilakukan oleh seseorang dalam dirinya tentang menulis dan membaca. biasanay seseorang yang melakukan kegiatan literasi maka terbiasa dalam mencari ilmu salah segi apapun.

Fungsi Literasi

Berikut ini beberapa jenis fungsi yang dihasilkan dari tujuan literasi, diantaranya secara umum yaitu sebagai berikut;

  1. Menumbuh kembangkan budi pekerti yang baik

Pada umumnya, literasi akan menambah pegetahuan dan wawasan seseorang. Dengan menggunakan pengetahuan yang dimiliki tersebut, seseorang dapat membedakan hal-hal yang baik dan buruk. Jika seseorang sudah terbiasa dalam melakukan literasi maka akan muncul kegiatan-kegiatan yang positif.

  1. Meningkatkan budaya literasi di sekolah/masyarakat

Literasi sebagai kegiatan yang penting dalam membangun diri seseorang. Literasi bisa mengubah pola pikir sesorang menjadi lebih baik, sehingga perlu untuk membudayakan literasi baik di sekolah maupun masyarakat. Dalam lingkungan masyarakat jika seseorang sudah terbiasa dengan literasi maka akan tercermin perilaku yang baik.

  1. Meningkatkan pengetahuan

Kegiatan utama dalam literasi yaitu membaca dan menulis. Hal tersebut tentu saja dengan membaca, pengetahuan seseorang akan meningkat dan semakin banyak pula informasi yang diperoleh dari membaca. Dalam segi hal literasi maka akan menambah pengatahuan.

  1. Meningkatkan kepahaman

Seseorang yang belum terbiasa membaca seringkali akan merasa kesulitan dalam memahami inti dari informasi yang dibaca. Melalui literasi seseorang bisa dengan mudah mengambil inti dari informasi yang didapatkannya. Informasi yang didapat saay melakukan literasi maka dapat berguna untuk orang banyak.

  1. Mengisi waktu agar lebih berguna

Kita perlu mengisi waktu luang untuk hal-hal yang lebih ber manfaat, misalnya dengan berliterasi waktu luang yang kita dimiliki bisa bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Biasanya seseorang yang cenderung melakukan literasi maka waktu yang digunakan akan lebih bermanfaat. 

  1. Memberikan penilaian kritis

Budaya literasi lambat laun akan membawa pengaruh bagi yang melakukannya. Maka dapat dikatakan bahwa tujuan literasi selanjutnya yaitu agar seseorang dapat mengkritisi karya orang lain. Mengkritisi dalam hal ini adalah untuk artian yang baik yaitu untuk perbaikan atau membangun karya yang berikutnya.

  1. Memperkuat nilai kepribadian

Membaca dan menulis akan menjadikan seseorang dapat untuk memperkuat nilai kepribadiannya. Hal ini dapat terjadi sebab pengetahuan yang didapatkan dari literasi akan semakin mematangkan nilai yang ada dalam dirinya. Kegiatan literasi harus dibudidayakan untuk para generasi penerus bangsa.

Manfaat Literasi

Manfaat yang dapat diperoleh dari literasi secara umum di masyarakat, diantaranya yaitu:

  1. Dapat memperkaya kosa-kata yang dimiliki
  2. Dapat memaksimalkan kerja otak
  3. Dapat memperluas wawasan dan informasi baru
  4. Dapat meningkatkan kemampuan interpersonal
  5. Dapat meningkatkan kemampuan dalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca
  6. Dapat meningkatkan kemampuan verbal
  7. Dapat melatih kemampuan berfikir kritis dan menganalisa
  8. Dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi seseorang
  9. Dapat melatih dalam hal menulis dan merangkai kata-kata yang bermakna

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, secara lebih spesifik literasi juga penting bagi kesejahteraan individu dan masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Dari perspektif individu, seseorang membutuhkan keterampilan literasi yang memadai untuk berpartisipasi, berfungsi dan berkontribusi pada komunitasnya. Maka untuk itu seseorang yang akan melakukan literasi pasti aakn berguna bagi orang yang ada disekitarnya.
  2. Orang dengan keterampilan membaca yang memadai menjaga kesehatan yang lebih baik melalui kemampuan mereka untuk memahami dan menafsirkan informasi kesehatan. Mereka lebih mampu berkomunikasi dengan jelas dengan pemberi perawatan medis mereka.
  3. Sehingga mereka belajar dan mengadopsi praktik kesehatan preventif dan mendeteksi masalah sehingga mereka dapat mencegah, atau membuat pilihan yang tepat di antara opsi perawatan kesehatan. Mereka juga lebih mampu berkomunikasi dengan guru anak-anak mereka dan membantu anak-anak mereka dengan pekerjaan sekolah.
  4. Dari perspektif kolektif, komunitas yang melek huruf adalah komunitas yang dinamis, yang mampu bertukar ide, terlibat dalam dialog lebih inovatif dan produktif yang mengarah pada tingkat saling pengertian dan kepedulian yang lebih besar, dan pada akhirnya tercipta semangat komunitas yang kuat.

Prinsip Literasi

Berikut ini beberapa prinsip panduan untuk pendidikan litearsi. Enam prinsip panduan tersebut juga merupakan alat yang berguna untuk mengevaluasi kualitas sumber pengajaran dan pembelajaran literasi. Prinsip-prinsip tersebut antara lain:

  1. Praktik literasi dibangun secara sosial dan budaya,Praktik keaksaraan dikembangkan melalui interaksi sosial dalam kelompok pembaca dan penulis.
  2. Praktik literasi bertujuan, Praktik literasi melayani tujuan dan sasaran yang bermakna, khususnya ekspresi dan koneksi gagasan, interaksi dengan orang lain, dan penulisan teks kohesif.
  3. Praktik literasi mengandung ideologi dan nilai-nilai, Praktik literasi dipengaruhi oleh konteks dan praktik sosial dan budaya. yang mencerminkan aksiologi, ontologi dan epistemologi yang berbeda. Pengajaran literasi yang responsif harus mengakui dan membangun nilai-nilai, ideologi, dan kepercayaan komunitas sekolah. Pada saat yang sama, pendekatan literasi kritis dapat memberdayakan siswa untuk menjadi warga global yang bertanggung jawab dengan menyelidiki struktur identitas, gender, sosial dan politik.
  4. Praktek literasi dipelajari melalui penyelidikan, Praktek literasi dikembangkan melalui penyelidikan siswa dan pemecahan masalah, dimana makna dibuat dari stimulus dan pengamatan, melalui dokumentasi, analisis teks dan sintesis. Ketika siswa bertanya, eksplorasi siswa secara strategis dipandu oleh guru dan silabus dengan cara yang memperluas pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mereka.
  5. Praktik literasi membuat pembaca dan penulis menggunakan latar belakang pengetahuan dan pemahaman budaya mereka untuk memahami teks, Pembelajar melek huruf memiliki pengetahuan dan pengalaman yang berbeda ke sekolah. Praktik literasi harus mengakui modal budaya semua siswa untuk mendukung mereka dalam proses membangun pengetahuan yang ada, dan untuk memfasilitasi keterlibatan mereka dengan aspek dan praktik yang tidak dikenal di sekitar pengembangan literasi.
  6. Praktik literasi berkembang hingga mencakup teks sehari-hari dan teks multimoda, Praktik literasi memanfaatkan teks-teks lingkungan dan sehari-hari, termasuk mode visual, pendengaran dan spasial, baik mandiri atau kolaborasi yang memungkinkan. Pada abad kedua puluh satu, teks semakin digital dan interaktif dan memerlukan keterampilan literasi yang berbeda untuk teks berbasis cetak. Praktik literasi modern melibatkan enam mode bahasa: mendengarkan, membaca, melihat, berbicara, menulis dan membuat teks lisan, cetak, visual dan digital.

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang menjelaskan tentang fungsi literasi dan manfaatnya bagi masyarakat di dalam kehidupan. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.