Pengertian Literasi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Prinsip dan Contohnya

Diposting pada

Literasi Adalah

Literasi merupakan suatu  kegiatan untuk membudidayakan gerakan membaca dan menulis. Literasi memiliki banyak sekali keutamaan yaitu dapat melatih diri untuk terbiasa dalam membaca dan juga membiasakan seseorang terutama adalah seorang siswa agar menyerap informasi yang dibaca dan dirangkum dengan bahasa yang mudah  di pahaminya.

Budaya Literasi saat ini dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga dapat dijumpai beberapa sekolah di Indonesia yang menerapkan literasi untuk para siswan. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan mengulas secara  lengkap tentang pengertian, tujuan, manfaat, jenis, prinsip dan contoh literasi.

Literasi

Literasi merupakan kegaiatan yang sangat dibutuhkan di dalam pengertian masyarakat madani seperti saat ini. Tanpa literasi seseorang akan ditinggal oleh perkembangan yang ada. Literasi tidak hanya sebatas membaca atau menulis saja, tetapi literasi lebih keapada membangun pola pikir kritis dan mampu memecahkan suatu masalah yang ada .

Literasi dapat dilakukan dibanyak lingkungan dan sendi kehidupan seperti sekolah, kantor, keluarga, dan masyarakat. Literasi tidak terbatas pada media yang digunakan dapat media cetak maupun elektronik. Sehingga literasi merupakan kegiatan yang penting untuk dibudayakan agar seseorang mampu mengikuti perkembangan yang ada dan secara mandiri dapat memecahkan masalahnya.

Pengertian Literasi

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan seluruh potensi dan ketrampilan yang dimiliki dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan kegiatan membaca dan menulis. Literasi meruapak kegiatan lebih dari sekedar kemampuan baca tulis, maka literasi harus diimbangi dengan keterampilan bahasa.

Hal ini sejalan dengan istilah literasi dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa inggris literacy . Literasi berasal dari bahasa latin literatus yang memiliki arti orang yang belajar. Di dalam bahas alatin terdapat pula istilah littera (huruf) yaitu sistem tulisan dengan konvensi yang menyertainya.

Pengertian Literasi Menurut Ahli

Terdapat beberapa ahli yang mengungkapkan tentang makna literasi, berikut ulasannya:

Cordon

Menurut Cordon literasi merupakan sumber ilmu yang menyenangkan yang mampu membangun imajinasi seseorang  untuk menjelajahi dunia dan ilmu pengetahuan. Pendapat Cordon ini menunjukan bahwa literasi merupakan suatu kegiatan yang positif. Literasi dapat membuat seseorang membangun dan mewujudkan mimpinya.

Goody

Menurut Goody literasi merupakan kemampuan untuk membaca dan menulis. Goody secara sederhana bahwa literasi hanya sebatas membaca dan menulis. Hal tersebut merupakan artian yang paling mudah ditangkap dan diterima oleh masyarakat pada umumnya. Namun jika dijelajahi lebih jauh, bahwa literasi lebih dari sekedar membaca dan menulis.

Kern

Menurut Kren literasi merupakan salah satu dari 7 prinsip pendidikan antara lain literasi melibatkan interprestasi, kolaborasi, konvensi, pengetahuan kultural, pemecahan masalah, releksi dan refleksi diri serta penggunaan bahasa. Kren menggambarkan literasi adalah kegiatan yang kompleks mulai dari interpretasi hingga pada pemecahan masalah. Sehingga menurut Kren literasi lebih dari membaca dan menulis.

National Institute For Literacy

Menurut National Institute For Literacy literasi ialah kemampuan seseorang  untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat kemampuan yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat.

Literasi bukan hanya berkaitan dengan dunia pendidikan melainkan terdapat pula dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat. Sehingga bukan hanya siswa yang harus membudayakan literasi namun setiap individu harus membangun literasi. 

UNESCO

Menurut UNESCO pemahaman seseorang terkait makna literasi sangat dipengaruhi oleh akademik, institusi, konteks nasional, nilai-nilai budaya dan juga pengalaman. Konsep umum dari literasi ialah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya  ketrampilan membaca dan menulis, yang terlepas dari konteks dari mana  ketrampilan itu didapatkan dan siapa yang memperolehnya.

Naeyc

Menurut Naeyc literasi adalah sebuah kegiatan yang dapat mendorong perkembangan anak-anak sebagai pembaca maupun penulis sehingga hal ini sangat membutuhkan interaksi dengan seseorang yang menguasai literasi. Literasi tidak dapat begitu saja tumbuh perlu adanya bantuan dari seseorang yang ahli agar literasi dapat diwujudkan.

Alberta

Menurut Albert literasi merupakan seuatu  kemampuan legih dari sekedar membaca dan menulis melainkan menambah pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan yang dapat menumbuhkan  kemampuan berfikir kritis seseorang memiliki, mampu memecahkan suatu masalah dalam berbagai konteks, mampu berkomunikasi secara efektif dan mengembangkan potensi dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat.

Telah dipaparkan tentang pengertian literas menurut beberapa ahi. Dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa literasi merupakan sebuah aktifitas yang lebih dari sekear membaca dan menulis tetapi penggunaan segenap keterampilanyang dimiliki untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah dalm sekolah, pekerjaan, kelarga maupun masyarakat.

Tujuan Literasi

Literasi merupakan kegiatan yang memiliki tujuan kedepanya. Terdapat beberapa tujuan dari literasi, berikut ulasannya:

Menumbuh kembangkan budi pekerti yang baik.

Literasi pada umumnya akan menambah pegetahuan dan wawasan seseorang. Dengan pengetahuan yang dimiliki seseorang akan mampu membedakan hal-hal yang baik dan buruk. Sehingga literasi bertujuan untuk menumbuhkan budi pekerti atau akhlak yang baik pada seseorang.

Menumbuh kembangkan budaya literasi di sekolah maupun di masyarakat.

Seperti yang telah disampaikan di atas bahwa literasi merupakan kegiatan yang penting untuk membangun diri seseorang. Literasi dapat mengubah pola pikir sesorang mrnjadi lebih baik maka perlu untuk membudayakan literasi baik di sekolah maupun masyarakat.

Dapat meningkatkan pengetahuan yang dimiliki dengan cara membaca berbagai informasi yang bermanfaat.

Tujuan yang berikutnya adalah meningkatkan pengetahuan seseorang. Kegiatan utama dalam literasi adalah membaca dan menulis tentu saja dengan membaca seseorang akan meningkat pengetahuannya dan semakin banyak informasi yangdidapatkan dari membaca.

Dapat meningkatkan kepahaman seseorang dalam mengambil inti sari dari bacaan.

Seringkali seseorang yang belum terbiasa membaca akan kesulitan untuk memahami inti dari informasi yang dibaca. Dengan literasi seseorang akan mudah mengambil inti dari informasi yang didapatkannya.

Mengisi waktu dengan literasi agar lebih berguna.

Tujuan liteasi yang lainnya adalah mengisi waktu luang. Waktu luang seringkali disia-siakan untuk hal yang tidak begitu penting. Dengan literasi waktu luang yang dimiliki akan bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Memberikan penilaian kritis pada karya tulis seseorang.

Budaya literasi labat laun akan membawa dampak bagi yang melakukannya. Maka tujuan literasi yang selanjutnya adalah agar seseorang mampu  mengkritisi karya orang lain. mengkritisi disini adalah dalam artian yang baik yaitu untuk perbaikan karya yang berikutnya.

Memperkuat nilai kepribadian dengan membaca dan menulis.

Tujuan terakhir adalah memperkuat nilai kepribadian. Dengan membaca dan menulis seseorang akan mampu untuk memperkuat nilai kepribadiannya. Hal tersebut dapatvterjadi karena pengetahuan yang diperoleh dari literasi akan semakin mematangkan nilai yang ada dalam dirinya.

Manfaat Literasi

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari literasi:

  1. Menambah kosa-kata yang dimiliki.
  2. Dapat memaksimalkan kerja otak.
  3. Memperluas wawasan dan informasi baru.
  4. Meningkatkan kemampuan interpersonal.
  5. Meningkatkan kemampuan dalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca.
  6. Meningkatkan kemampuan verbal.
  7. Melatih kemampuan berfikir kritis dan menganalisa.
  8. Dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi seseorang.
  9. Melatih dalam hal menulis dan merangkai kata-kata yang bermakna.

Jenis-Jenis Literasi

Secara umum jenis literasi dibagi menjadi 5 yakni antara lain;

Literasi Dasar

Literasi dasar ialah kemampuan untuk mendengarkan, menulis, membaca, berbicara dan menghitung. Literasi dasar memiliki tujuan yaitu untuk memaksimalkan dan meningkatkan dalam hal menulis, membaca, berbicara, menghitung dan mendengarkan.

Literasi Perpustakaan

Literasi perpustakaan ialah kemampuan lanjutan untuk memaksimalkan  literasi perpustakaan yang ada. Literasi perpustakaan terdiri dari memberikan pengetahuan tentang  cara membedakan antara cerita cerita fiksi dan non fiksi, mengetahui  penggunaan katalog dan indeks serta memiliki  pengetahuan dalam memahami informasi ketika sedang menyelesaikan suatu  tulisan, penelitian dan lain-lain.

Literasi Visual

Literasi visual ialah pemahaman yang lebih dari  literasi media dan literasi teknologi yang mengembangkannya dengan cara memanfaatkan materi visual. Sehingga literasi visual lebih kepada memanfaatkan matri yang ada untuk mengembangkan lterasi yang lainnya.

Literasi Media

Literasi media adalah kemampuan untuk memahami berbagai jenis  media yang berbeda seperti media cetak, media elektronik dan memahami cara  penggunaan dari masing-masing media yang ada tersebut.

Literasi Teknologi

Literasi teknologi merupakan sebuah  kemampuan untuk memahami kelengkapan suatu teknologi seperti software dan hardware, mengetahui cara mengakses internet dan mengerti etika yang berlaku dalam penggunaan teknologi yang ada.

Prinsip-Prinsip Literasi

Dalam literasi sekolah Beers (2009) menekankan kepada prinsip-prinsip berikut ini:

Program Literasi Yang Baik Bersifat Berimbang.

Sekolah yang menerapkan prinsip tersebut  akan menyadari bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda-beda satu sama lain.  Oleh karena hal tersebut  diperlukan berbagai strategi membaca dan variasi teks. Sekolah tidak bisa jika hanya menggunakan satu jenis teks karena tidak semua siswa dapat memahaminya dengan baik.

Diskusi dan Strategi Bahasa Lisan Sangat Penting

Pada prinsip  ini, siswa harus mampu  untuk berdiskusi mengenai suatu informasi tertentu dan berdiskusi untuk membuka kemungkinan perbedaan pendapat sehingga  diharapkan dapat mengungkapkan perasaan dan pendapatnya untuk melatih kemampuan berfikir lebih kritis.

Program Literasi Berlangsung di Semua Kurikulum

Program literasi pada dasarnya di tunjukan oleh seluruh siswa sehingga  tidak bergantung pada kurikulum. Membiasakan kegiatan literasi merupakan  kewajiban guru semua mata pelajaran tak terkecuali. Sehingga menciptakan budaya literasi merupakan tanggung jawab semua warga sekolah.

Keberagaman Perlu dirayakan di Kelas dan di Sekolah

Perbedaan atau keragaman merupakan hal yang biasa di suatu sekolah. Siswa disediakan buku-buku yang bertemakan kekayaan budaya negara indonesia agar lebih mengenal budaya yang ada dan ikut melestarikannya. Dengan demikian perbedaayan yang ada tidak akan menjadi konflik di sekolah.

Contoh Literasi

Pelaksanaan kegiatan literasi di sekolah merupakan hal yang wajib karena untuk menumbuhkan kesadaran pada  siswa mengenai pentingnya membaca dan untuk memperdalam ilmu pengetahuan yang dimiliki. Kegiatan literasi dapat diciptakan dengan program literasi di sekolah berikut ini;

Jadwal wajib Ke Perpustakaan

Pemberian  jadwal tertentu pada siswa maka kegiatan ini akan lebih terlaksana secara baik dan teratur. Buku-buku diperpustakaan tidak hanya di baca saja oleh siswa namun dapat pula dipinjam serta setelah membaca siswa harus menulis ringkasan dari apa yang dibaca.

Membaca Buku Non Pelajaran Sebelum Proses Belajar Dimulai

Membaca buku non pelajaran seperti buku cerita motivasi, teknologi, cerita islami akan memberikan wawasan baru bagi siswa. Sehingga siswa tidak hanya menguasai pealajaran tetapi juga memiliki wawasan yang luas tentang dunia teknologi, islami dan lain sebagainnya.

Membuat Dinding Motivasi Dikelas

Membuat kata-kata yang letakkan di dinding merupakan salah satu kegiatan literasi. Kata-kata yang dipasang akan menginspirasi siswa sehingga dapat meningkatkan semangat belajar siswa.

Nah, demikianlah serangkaian penjelasan serta pengulasan secara lengkap mengenai pengertian literasi menurut para ahli, tujuan, manfaat, jenis, prinsip dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan pembaca. Trimakasih,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *