Pengertian Solidaritas, Syarat, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Solidaritas Adalah

Sebagai makhluk sosial tentunya manusia harus memiliki sikap saling menghargai, toleran, tidak membeda-bedakan dan solidaritas. Manusia merupakan makhluk sosial, yaitu saling mmebutuhkan dengan sesama. Dengan adanya teman atau kawan, manusia dapat menjadi berkurang segala beban dan masalahnya.

Semua kebutuhan manusia, tak dapat di penuhi sendiri tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu, dalam setiap organisasi di masyarakat selalu saja mengunggulkan sikap solidaritas karena memang manusia harus selalu tolong menolong dan memberi keuntungan. Sesama manusia juga dilarang untuk saling bertengkar sehingga dapat memecah tali persaudaraan dan silaturahim. Disini, saya akan menjelaskan bagaimana pengertian solidaritas, macam solidaritas, dan manfaat dari solidaritas itu sendiri.

Solidaritas

Konsep dari solidaritas ini dikenal dalam teori sosiologi milik Emile Durkheim yang muncul pada tahun 1958. Menurut Emile Durkheim, solidaritas ini merupakan keadaan yang memiliki hubungan antara individu dan kelompok yang berdasarkan pada perasaan moral serta kepercayaan yang dianut dan diperkuat dengan pengalaman emosional bersama.

Solidaritas ini menekankan bagaimana keadaan hubungan dari anar individu dengan kelompok dan didasari oleh keterikatan yang smaa dalam suatu kehidupan dengan didukung oleh nilai moral serta kepercayaan yang telah hidup di masyarakat. Wujud nyata dari hubungan bersama akan dapat memberikan pengalaman emosional sehingga dapar memberikan penguatan hubungan pada mereka.

Pengertian Solidaritas

Solidaritas sosial merupakan sebuah perasaan emosional serta moral yang dibentuk oleh hubungan antar individu atau kelompok berdasar rasa saling percaya atau kepercayaan, memiliki kesamaan tujuan, serta cita – cita yang di dpaat dari kesetiakawanan dan rasa sepenanggungan.

Solidaritas adalah sikap yang dimiliki oleh manusia dengan kaitannya dalam ungkapan perasaan manusia atas rasa yang memiliki nasib sama dan sepenanggungan pada orang lain serta kelompok. Makna solidaritas ini dekat dengan makna dari rasa simpati dan empati karena berdasarkan pada rasa peduli pada orang lain serta kelompok.

Perbedaanya yaitu rasa solidaritas ini tumbah dalam diri seorang manusia karena terdapat rasa saling bersama dalam jangka waktu tertentu. Rasa solidaritas ini sangat erat hubungannya dengan harga diri setiap orang serta harga diri kelompok.

Rasa solidaritas yang tumbuh dalam diri seorang manusia untuk kelangsungan bagaimana hubungannya dengan orang lain serta kelompok yang memberikan rasa persatuan antar sesame yang dimiliki menjadi lebih kuat. Rasa solidaritas yang dimiliki setiap orang kepada orang lain serta kelompok merupakan suatu bentuk ungkapan dari diterapkannya ideologi pancasila.

Menurut KBBI, makna solidaritas adalah suatu sifat  yang dimiliki oleh manusia yang secara solider atau suatu perasaan setia kawan kepada orang lain serta kelompok.

Syarat Solidaritas Kelompok

  1. Penegasan kelompok. Solidaritas ini terbentuk dari adanya kelompok sosial. Tiap anggota kelompok sosial ini memiliki ciri kepribadian anggota yang memiliki perbedaan. Hal ini yang dapat memberi pengaruh pada penegasan di wilayah kerja masing-masing. Penegasan ini juga dapat memberikan hubungan timbal balik diantara anggota kelompok sehingga ada hubungan yang menjadi ciri khusus di kelompok sosial. Kuatnya hubungan kelompok ini memberikan interaksi yang sama pada kelompok internal serta hubungan pada kelompok ini menjadi pola yang berbeda dengan kelompok luar.
  2. In Group dan Out Group. Sikap pada in group ini berkenaan dengan bagaimana seluk beluk dari usaha, orang-orang yang dipahami, serta bagaimana pengalaman anggota pada interaksi kelompok. Sedangkan untuk outgroup merupakan usaha serta orang-orang yang tidak termasuk dalam in group.

Prinsip Solidaritas

Adapun beragam prinsip terbentuknya solidaritas antara lain adalah sebagai berikut;

Rasa Senasib Seperjuangan

Rasa senasib seperjuanagn adalah dasar dari perasaan yang memicu adanya rasa solidaritas pada diri seseorang kepada orang lain serta kelompoknya. Rasa senasib seperjuangan ini juga tentu menjadi dasar melakukan ungkapan rasa solidaritas dikarenakan rasa solidaritas itu pada dasarnya muncul karena adanya perasaan tersebut.

Bentuk Ungkapan Timbal balik

Rasa solidaritas dijelaskan dalam bentuk ungkapan timbal balik seseorang kepada orang lain serta kelompok. Dalam ungkapan timbal balik ini, seseorang memiliki tujuan tertentu yang salah satunya adalah agar seseorang tersebut mendapatkan pengakuan atau dipandang oleh orang lain serta kelompok.

Solidaritas yang tumbuh ini lebih mengabaikan adanya perbedaan karena adanya rasa senasib seperjuangan yang dimiliki tinggi. Bentuk ungkapan timbal balik yang ada pada diri seseorang melalui pengungkapan rasa solidaritas ini adalah bentuk upaya yang dilakukan pada diri seseorang untuk merawat adanya kemajemukan yang ada pada kehidupan sehari-hari.

Rasa solidaritas ini biasanya timbul pada diri seseorang tersebut. Oleh karenanya bentuk ungkapan timbal balik ini melalui rasa solidaritas adalah suatu bentuk ungkapan balas budi yang dilakukan setiap orang pada jasa yang telah diberikannya.

Diungkapkan Sesuai Porsinya

Meskipun rasa solidaritas ini muncul karena adanya perasaan yang senasib dan seperjuangan, pengungkapan rasa solidaritas ini juga sebaiknya diungkapkan sesuai dengan porsi dan tidak diungkpakan secara berlebihan. Ungkapan rasa solidaritas yang tidak sesuai dengan porsi akan cenderung menimbulkan kurang nyamannya orang lain dan sekitarnya.

Selain itu, pengungkpana rasa solidaritas ini yang kurang atau tidak sebagaimana mestinya dpaat menimbulkan terjadinya konflik sosial pada kehidupan masyarakat.  Pengungkapan rasa solidaritas biasnaya juga dilakukan dengan cara melakukan aksi yang mana aksi tersebut dengan skala kecil dan skala besar sesuai dengan tujuan dan kepentingan dan cenderung memiliki bentuk penyampaian pendapat di depan umum.

Oleh karenanya, penting bagi seseorang untuk dapat memperhatikan peraturan serta undnag-undang apabila mengungkapkan rasa solidaritas sehingga tidk menimbulkan kurang nyamannya individu ataupun umum.

Jenis Solidaritas

Macam-macam solidaritas antara lain adalah sebagai berikut;

Solidaritas sosial mekanik

Masyarakat yang secara sederhana dapat mengembangkan bentuk dari solidaritas tersebut secara sosial mekanik. Solidaritas sosial mekanik merupakanbbentuk  sistem komunikasi serta ikatan dari masyarakat  yang memiliki perasaan yang sama, dan memiliki kecenderungan sama, masyarakat lebih didominasi dengan adanya homogeny atau keseragaman dan apabila antara anggota masyarakat ada yang hilang, sehingga tidak memiliki pengaruh yang besar dan memberikan dampak pada diri kelompok di masyarakat tersebut.

Pada solidaritas mekanik memeranakan peranannya, kepribadian tiap individu ini boleh sjaa dibilang lenyap, karena bukan diri individu, melainkan hanyalah makhluk kolektif. Solidaritas mekanik tak hanya terdiri dari ketentuan yang bersifat umum dan tak menentu dari individu terhadap kelompok.

Solidaritas sosial organik

Masyarakat modern ini mengembangkan bentuk dari solidaritas sosial organic. Solidaritas organic ini adalah bentuk dari solidaritas yang memberikan ikatan pada masyarakat kompleks, yaitu masyarakat yang mengenal adanya pembagian kerja yang secara detail dan disatukan dengan saling bergantung seperti hubungan antara organisme biologis.

Solidaritas organik ini seringkali ditemukan di masyarakat kota. Seperti karakter pada pembagian kerja, maka pada setiap bagian dari komponen solidaritas organic terdapat peran yang memiliki kepentingan sama. Yang menjadi karakter dari solidaritas organic adalah salahsatunya merupakan hubungan yang memiliki keterkaitan untuk membentuk efisiensi kerja yang terdapat di pengertian masyarakat madani.

Contoh Solidaritas

Adapun untuk contoh solidaritas antara lain adalah sebagai berikut;

  • Gotong royong
  • Kerja bakti lungkungan
  • Kerja sama/kerja kelompok
  • Keikutsertaan pada acara di suatu organisasi.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai pengertian solidaritas menurut para ahli, syarat, prinsip, jenis, dan contohnya. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan serta pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *