Pengertian Disiplin, Tujuan, Macam, dan Manfaatnya

Diposting pada

Disiplin Adalah

Dalam menjalani kehidupan beserta tujuan dan harapan nya, diperlukan suatu kedisiplinan agar hidup menjadi lebih tertata dan konsisten sesuai dengan yang diiingankan. Semua rencana beserta tanggung jawab tidak akan dapat digapai apabila kedisiplinan tidak diterapkan.

Dengan disiplin maka hidupmu akan lebih maju karena semua rencana sudah teratur dan terencana dengan baik. Dengan suatu kedisiplinan maka hidupmu juga tidak akan diselimuti kebingungan dan keraguan dalam melangkah pada suatu rencana dan tanggung jawab. Kamu akan menjadi lebih terbuka, dan siap menerima resiko yang akan kamu dapat.  Berikut ini adalah penjelasan mengenai apa itu disiplin, tujuan serta macamnya.

Disiplin

Disiplin berasal dari kata discere yaitu bahasa latin yang memiliki arti belajar. Dari kata ini akan muncul kata Diciplina yang memiliki arti yaitu pengajaran atau pelatihan. Semakin pesatnya perkembangan zaman, sekarang disiplin mengalami perkembangan pula maknanya pada beberapa pengertian.

  • Pertama, disiplin ini berarti sebagai kepatuhan pada peraturan atau hukum dan tunduk pada pengawasan serta pengendalian.
  • Kedua, disiplin ini juga sebagai latihan yang memiliki tujuan yaitu mengembangkan diri sehingga dapat berperilaku yang tertib.

Pengertian Disiplin

Disiplin merupakan rasa taat serta patuh pada nilai yang telah dipercaya dan merupakan tanggung jawab. Dengan makna lain disiplin merupakan patuh terhadap aturan atau tunduh terhadap pengendalian dan pengawasan. Sedangkan makna pendisiplinan merupakan sebuah usaha yang telah dilakukan untuk menanamkan nilai atau melakukan pemaksaan agar subyek taat terhadap peraturan. Disiplin merupakan sikap yang tidak pernah ingkar janji sehingga membuat orang lain percaya.

Disiplin diri akan tertuju pada pelatihan yang didapat oleh seseorang untuk dapat memenuhi tugas tertentu atau untuk membuat suatu pola perilaku tertentu, meskipun prang tersebut lebih tertarik untuk melaksanakan hal lain. Contonya adalah, seseorang mungkin tidak melaksanakan sesuatu yang menurut pendapatnya memberikan kepuasan dan menyenangkan dengan dapat menghabiskan uangnya untuk sesuatu yang diingankannya serta dapat menyumbangkan uang tersebut untuk organisasi amal dengan memiliki persepsi bahwa hal tersebut lebih penting.

Secara etimologi, disiplin berasal dari kata “disable” yaitu bahasa latin yang memiliki makna pengikut. Semakin berkembangnya zaman, berubah menjadi kata “dicipline” yang memiliki arti kepatuhan atau soal tata tertib. Diperlukan integritas emosi dalam mencapai suatu keadaan. Disiplin sejak awal dimulai dari hal – hal kecil. Missal saja seperti bagi pelajar yang dapat membagi waktunya untuk belajar dan bermain sehingga tidak terjadi tabrakan waktu yang membuat tidak teraturnya waktu.

Tujuan Disiplin

Seperti yang diungkapkan Ellen G White, disiplin memiliki tujuan antara lain :

  • Perintah pada diri snediri
  • Untuk menakluka pad akuasa kemauan
  • Guna memperbaiki kebiasaan
  • Mengajarkan untuk menghormati orang tua serta Ilahi
  • Untuk patuh pada dasar prinsip

Sedangkan tujuan disiplin menurut Emile Durkheim antara lain :

  • Untuk dapat memberikan perkembangan pada keteraturan dalam bertindak
  • Guna memberikan tujuan atau sasaran tertentu sekaligus dalam membatasi cakrawala.

Jenis Disiplin

Dalam disiplin juga terdapat beberapa jenis disiplin, sebagai berikut;

Disiplin pada diri pribadi

Disiplin pribadi memiliki beberapa unsur seperti pada sesuatu yang harus ditaati atau bisa didtinggalkan, serta terdapat proses sikap seseorang pada hal tersebut.

Disiplin sosial

Disiplin sosial ini adalah satu disiplin yang berkaitan dengan masyarakat atau yang mana dalam kaitannya dengan lingkungan.

Disiplin nasional

Disiplin nasional ini memiliki arti yaitu sebagai status mental bangsa yang telah dicerminkan pada suatu perbuatan dalam suatu bentuk keputusan dan ketaatan. Dilaksanakan secara sadar atau melalui pembinaan pada macam norma atau aturan kehidupan  yang telah berlaku.

Disiplin pada penggunaan waktu

Disiplin ini berarti dapat membagi waktu dan melaksanakan kegiatannya dengan baik. Karena waktu itu sangat berharga dan merupakan salah satu kunci sukses. Sehingga sangat penting menjaga waktu dengan sebaik mungkin, dan menggunakannya dengan baik pula.

Disiplin dalam beribadah

Disiplin dalam beribadah ini merupakan beribadah yang sennatiasa pada aturan yang ada di dalamnya. Kedisiplinan disini sangatlah dibutuhan. Disiplin disini berkaitan dengan keagamaan. Sebagaimana yang telah Allah SWT anjurkan, bahwa hambaNya diminta untuk selalu berdisiplin dalam melaksanakan segala sesuatu.

Disiplin untuk kehidupan yang berbangsa dan bernegara

Kedisiplinan merupakan suatu hal yang menentukan bagaimana proses pencapaian tujuan dari pendidikan. Apabila terjadi ersi disiplin, akan menimbulkan pencapaian pendidikan yang terhambat. Diantaranya factor-faktor yang dapat mempengaruhinya yaitu sebagai berikut :

  • Faktor tuntutan pada materi yang banyak. Untuk menutupinya maka dapat digunakan berbagai jalan yang harus ditempuh
  • Muncul selera pada beberapa manusia yang ingin melepaskan dari ikatan atau aturan dan ingin merasa bebas sebebas-bebasnya.
  • Pola dan sistem pendidikan sering berubah-ubah
  • Peraturan yang kurang memberikan pengaruh.

Manfaat Disiplin

Untuk kegunaan disiplin dalam kehidupan masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

Munculnya kepekaan

Seseorang yang tumbuh menjadi pribadi yang peka atau berperasaan halus serta percaya terhadap orang lain. Sikap ini dapat memudahkan dirinya dalam menyampaikan perasaannya pada orang lain. Termasuk kepada orang tuanya. Sehingga seseorang tersebut akan dapat dengan mudah dalam menyelami perasaan orang lain juga.

Munculnya kepedulian

Dengan adanya disiplin maka akan membuat seseorang dapat memiliki integritas. Selain itu juga dapat memikul adanya tanggung jawab serta dapat memecahkan masalah dengan baik, cepat dan mudah.

Mengajarkan pada keteraturan

Dengan adanya disiplin, maka Seseorang akan dapat memiliki pola hidup yang teratur dan dapat mengelola waktu yang ada pada dirinya dengan baik.

Munculnya rasa tenang

Diisplin membuat hidup menjadi lebih teratur dan tertata, sehingga segalanya akan mudah dijalani dan sudah dipersiapkan atau terencana. Hal ini memberikan rasa tennag pada diri seseorang yang menerapkan kedsiplinan dalam hidup.

Muncul rasa percaya diri yang tinggi

Ketika kedisiplinan diajarkan sejak kecil, maka dalam perkembangannya, seseorang tersebut akan lebih percaya diri dalam melaksanakan sesuatu karena semuanya telah diatur dengan baik dan terencana.

Adnaya kemandirian

Dalam berdisiplin, seseorang diajarkan untuk lebih mandiri dalam menjalankan suatu hal. Orang mandiri dapat diandalkan agar dapat memenuhi keinginannya sendiri tanpa harus membuat orang lain merasa terbebani. Dengan kemandirian, maka seseorang tersebut akan dapat mengeksplorasi lingkungannya dengan baik. Dengan disiplin, seseorang dapat diajarkan bagaimana menentukan pilihannya yang baik.

Menumbuhkan keakraban

Dengan kemampuan disiplin yang terus diasah maka akan timbul kemudahan dalam beradaptasi, sehingga seseorang akan lebih mudah akrab dan terbuka serta ramah kepada orang lain.

Membantu berkembangnya otak

Ketika seorang anak berusia 3 tahun, pertumbuhan otaknya angatlah pesat. Pada usia ini merupakan usia dia menjadi peniru. Dia dapat meniru lingkunganya dan tingkah laku sekitarnya. Apabila orang tuanya mengajarkan disiplin sedari kecil, maka anak tersebut akan terlatih dan otaknya semakin berkembang dengan baik.

Menumbuhkan sikap yang patuh dan tunduk

Dengan adanya disiplin yang diajarkan pada diri seseorang, maka akan timbul sikap patuh dan tunduk pada aturan atau perintah.

Nah, itulah tadi penjelasan secara lengkapnya mengenai pengertian disiplin menurut para ahli, tujuan, macam, dan manfaatnya di masyarakat. Semoga melalui tulisan ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *