Pengertian Masyarakat, Unsur, Syarat dan Bentuknya Lengkap

Posted on

DosenPPKN –  Pengertian masyarakatunsur-unsur yang membentuk masyarakat, syarat-syarat yang harus ada dalam masyarakat, serta berbagai bentuk masyarakat yang dapat ditemui. Mengenal dan memahami konsep masyarakat menjadi penting, karena masyarakat merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia.

pengertian masyarakat
pengertian masyarakat

Masyarakat dapat diartikan sebagai suatu kelompok manusia yang hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu, memiliki sistem sosial yang terorganisir, nilai-nilai, norma, dan tata cara hidup yang sama. Unsur-unsur yang membentuk masyarakat meliputi individu, kelompok, lembaga, dan budaya, serta hubungan antara unsur-unsur tersebut.

Untuk membentuk suatu masyarakat yang baik, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti adanya interaksi sosial, kesepakatan norma, dan keberadaan struktur sosial. Selain itu, terdapat berbagai bentuk masyarakat yang dapat dijumpai, seperti masyarakat agraris, masyarakat industri, masyarakat modern, dan masyarakat majemuk.

Dalam kehidupan sosial masyarakat, terdapat karakteristik dan dinamika kehidupan sosial komunal, yang meliputi nilai-nilai, norma, dan fungsi sosial. Namun, dengan adanya perkembangan globalisasi, masyarakat juga mengalami perubahan sosial, budaya, dan pola hubungan antar masyarakat.

Peran pemerintah dalam masyarakat juga sangat penting, terutama dalam menjaga ketertiban sosial, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan hak masyarakat. Namun, masyarakat juga dihadapkan pada berbagai tantangan dan perubahan, seperti globalisasi, teknologi, perubahan demografi, dan isu sosial yang perlu diatasi.

Dalam artikel ini akan dijelaskan secara mendalam mengenai pengertian masyarakat, unsur-unsur, syarat-syarat, dan bentuk-bentuknya yang dapat menjadi acuan penting dalam memahami dinamika kehidupan masyarakat.

Pengertian Masyarakat

Pengertian masyarakat merupakan salah satu konsep penting dalam sosiologi. Secara umum, masyarakat dapat diartikan sebagai kumpulan individu yang hidup bersama dalam satu lingkungan dengan mematuhi aturan, norma, dan nilai yang berlaku. Masyarakat juga bersifat dinamis, karena terus mengalami perubahan dan perkembangan seiring waktu.

Aspek-aspek penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat meliputi struktur sosial, budaya, dan lingkungan. Struktur sosial mengacu pada bagaimana individu- individu dalam masyarakat saling berinteraksi dan terkait satu sama lain dalam posisi yang berbeda-beda. Budaya mengacu pada nilai-nilai, norma, dan kebiasaan yang dianut oleh masyarakat, sedangkan lingkungan merujuk pada kondisi fisik dan geografis di mana masyarakat tersebut berada.

Unsur Masyarakat

Masyarakat terbentuk dari beberapa unsur yang saling berinteraksi. Unsur-unsur tersebut dapat digolongkan ke dalam beberapa kelompok, antara lain individu, kelompok, lembaga, dan budaya.

Individu

Individu adalah elemen terkecil dalam suatu masyarakat. Mereka memiliki karakteristik dan keunikan masing-masing, serta berperan aktif dalam membentuk norma dan nilai dalam masyarakat.

Kelompok

Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki kesamaan tujuan atau minat tertentu. Kelompok dapat dibedakan berdasarkan ukuran, sifat, serta tingkat keformalan strukturnya.

Lembaga

Lembaga adalah sistem atau struktur formal dalam masyarakat yang memiliki tujuan tertentu. Contoh lembaga di masyarakat adalah pemerintah, sekolah, dan gereja. Lembaga memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban sosial dan pembangunan masyarakat.

Budaya

Budaya merujuk pada ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu masyarakat, seperti bahasa, adat istiadat, seni, dan nilai-nilai. Budaya juga berperan dalam membentuk identitas dan kesatuan sosial dalam masyarakat.

Hubungan antara unsur-unsur tersebut sangat kompleks dan saling mempengaruhi satu sama lain dalam membentuk suatu masyarakat yang kompleks dan dinamis.

Syarat Masyarakat

Masyarakat adalah kumpulan individu yang saling berhubungan dan membentuk suatu sistem yang memiliki norma, nilai, dan aturan yang harus diikuti oleh anggotanya. Namun, untuk menjalankan fungsinya dengan baik, suatu masyarakat harus memenuhi beberapa syarat. Berikut adalah beberapa syarat masyarakat yang harus ada:

SyaratKeterangan
Interaksi sosialSetiap individu dalam masyarakat harus memiliki hubungan sosial dengan individu lainnya. Hal ini membuat masyarakat dapat menjalankan kegiatan sosial yang kompleks dan bervariasi.
Norma dan nilaiNorma dan nilai adalah aturan dan tata cara perilaku yang harus diikuti oleh anggota masyarakat. Hal ini berguna untuk menjaga keteraturan dan kestabilan dalam masyarakat.
Struktur sosialStruktur sosial mencakup berbagai kelompok, lembaga, dan institusi yang ada dalam masyarakat. Struktur sosial ini membuat masyarakat dapat menjalankan fungsi-fungsi sosialnya dengan baik.

Syarat-syarat tersebut harus terpenuhi agar masyarakat dapat berfungsi dengan baik. Ketika syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi, masyarakat akan cenderung mengalami permasalahan seperti konflik, ketidakadilan, dan kekacauan.

Bentuk Masyarakat

Bentuk masyarakat mengacu pada karakteristik dan organisasi suatu kelompok manusia dalam masyarakat. Berikut ini adalah beberapa bentuk masyarakat yang dikenal:

Masyarakat Agraris

Masyarakat agraris memiliki bentuk kehidupan yang bergantung pada pertanian atau sektor pertanian dan umumnya dipimpin oleh petani. Bentuk masyarakat ini umumnya ditemukan di daerah pedesaan dan selalu berkaitan dengan bercocok tanam dan berladang. Masyarakat agraris biasanya memiliki struktur sosial yang sederhana yang terdiri dari beberapa keluarga yang saling terkait.

Masyarakat Industri

Masyarakat industri berkembang sebagai bentuk masyarakat yang berkaitan dengan sektor industri. Bentuk masyarakat ini ditandai dengan adanya revolusi industri yang menghasilkan perubahan besar dalam cara hidup manusia. Struktur sosial masyarakat industri umumnya lebih kompleks dan didasarkan pada sistem kelas sosial.

Masyarakat Modern

Masyarakat modern adalah bentuk masyarakat yang didasarkan pada perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Masyarakat modern biasanya lebih kompleks dan tidak terpisahkan dari urbanisasi dan globalisasi. Masyarakat modern umumnya memiliki sistem politik yang demokratis dan pluralis.

Masyarakat Majemuk

Masyarakat majemuk adalah bentuk masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki karakteristik yang berbeda, seperti bahasa, agama, budaya, dan sebagainya. Masyarakat majemuk berkembang sebagai hasil dari migrasi, kolonisasi, dan akulturasi. Sistem sosial masyarakat majemuk biasanya lebih kompleks dan memerlukan pengakuan hak-hak kelompok minoritas.

Itulah beberapa bentuk masyarakat yang dikenal dalam ilmu sosial. Meskipun terdapat perbedaan, setiap bentuk masyarakat memiliki peran penting dalam membentuk kehidupan manusia.

Karakteristik Kehidupan Sosial Komunal

Kehidupan sosial komunal merupakan suatu bentuk kehidupan yang didasarkan pada dua prinsip utama, yaitu kebersamaan dan saling membantu. Dalam masyarakat yang menerapkan prinsip ini, individu tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga kepentingan bersama. Oleh karena itu, kehidupan sosial komunal memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari bentuk kehidupan sosial lainnya.

Karakteristik pertama dari kehidupan sosial komunal adalah adanya kebersamaan yang erat antarindividu dan kelompok. Dalam kehidupan sosial komunal, masyarakat didasarkan pada nilai-nilai kolektivitas, dimana setiap individu dianggap sebagai bagian dari kelompok dan harus saling membantu satu sama lain. Oleh karena itu, dalam masyarakat ini, relasi sosial tidak hanya bersifat formal, tetapi juga bersifat informal.

Karakteristik kedua adalah adanya norma dan etika yang kuat dalam kehidupan sosial komunal. Norma dan etika dalam masyarakat ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan keselarasan antara individu dan kelompok, serta antara individu dengan lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, norma dan etika dalam kehidupan sosial komunal harus dijunjung tinggi oleh semua anggota masyarakat.

Karakteristik ketiga adalah adanya gotong royong atau kegiatan bersama yang melibatkan seluruh masyarakat. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk kepentingan bersama, seperti pembangunan jalan atau jembatan, atau kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Karakteristik keempat adalah adanya pengakuan terhadap keberagaman dan keunikan individu dan kelompok dalam masyarakat. Meskipun masyarakat bersifat kolektivitas, namun individu masih memiliki keberagaman dan keunikan yang harus diakui dan dihormati oleh seluruh anggota masyarakat.

Karakteristik kelima adalah adanya sistem nilai dan keyakinan yang menjadi dasar dalam kehidupan sosial komunal. Sistem nilai dan keyakinan ini dapat berupa kepercayaan terhadap kekuatan alam, kepercayaan terhadap leluhur, atau sistem nilai yang berhubungan dengan etika dan moral.

Karakteristik keenam adalah adanya aspek kesejahteraan yang diutamakan dalam kehidupan sosial komunal. Dalam masyarakat ini, kesejahteraan bersama diutamakan daripada kesejahteraan individu. Oleh karena itu, setiap keputusan atau tindakan yang diambil harus mempertimbangkan kesejahteraan bersama.

Karakteristik ketujuh adalah adanya kesadaran bahwa perubahan sosial adalah hal yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, masyarakat harus mampu beradaptasi dan berubah mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan nilai dan karakteristik kehidupan sosial komunal.

Pengaruh Globalisasi terhadap Masyarakat

Globalisasi merupakan suatu fenomena yang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk masyarakat. Dalam konteks ini, pengaruh globalisasi terhadap masyarakat dapat dilihat dari berbagai perubahan yang terjadi dalam pola budaya, sosial, dan politik.

Salah satu dampak dari globalisasi terhadap masyarakat adalah perubahan dalam pola konsumsi dan gaya hidup. Dengan mudahnya akses terhadap produk dan jasa dari berbagai negara, masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap budaya luar dan hal ini berpotensi membawa perubahan dalam pola konsumsi dan gaya hidup. Hal ini juga dapat mempengaruhi pola pemikiran dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat.

Di sisi lain, globalisasi juga membawa dampak terhadap struktur sosial masyarakat. Dengan berkembangnya teknologi dan transportasi yang semakin canggih, batas-batas geografis antar masyarakat menjadi semakin samar. Masyarakat menjadi lebih terbuka terhadap hubungan dengan masyarakat luar, baik dalam hal perdagangan atau bahkan hubungan personal. Akibatnya, pola hubungan antar masyarakat dapat mengalami perubahan yang signifikan.

Tidak hanya itu, globalisasi juga memberikan dampak terhadap kebijakan politik suatu negara. Dalam konteks globalisasi, suatu negara menjadi lebih terbuka terhadap pengaruh dari negara-negara lain, baik dalam bentuk kebijakan perdagangan, kebijakan luar negeri, maupun kebijakan dalam bidang lainnya. Hal ini dapat mempengaruhi kebijakan politik yang diambil oleh pemerintah, dan juga dapat mempengaruhi sistem politik di suatu negara.

Dalam konteks pengaruh globalisasi terhadap masyarakat, perubahan yang terjadi dapat membawa dampak positif maupun negatif. Oleh karena itu, penting bagi suatu masyarakat untuk mampu mengelola pengaruh globalisasi secara bijaksana, sehingga perubahan yang terjadi dapat membawa manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.s

Perubahan Sosial Akibat Globalisasi

Salah satu perubahan sosial yang terjadi akibat pengaruh globalisasi adalah berkembangnya budaya individualisme. Dalam suatu masyarakat yang terbuka terhadap budaya luar, individu cenderung lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan kelompok atau masyarakat secara keseluruhan. Hal ini dapat berdampak pada hilangnya nilai-nilai sosial dan budaya yang dijunjung tinggi oleh masyarakat sebelumnya.

Selain itu, globalisasi juga dapat membawa pengaruh pada hilangnya keragaman budaya. Berkembangnya budaya global atau universal dapat mengakibatkan hilangnya identitas budaya yang sebelumnya dijunjung tinggi oleh masyarakat. Hal ini dapat membawa dampak pada hilangnya keanekaragaman budaya di seluruh dunia.

Namun, di sisi lain, globalisasi juga dapat membawa dampak positif pada perubahan sosial. Salah satu contohnya adalah berkembangnya kesadaran akan isu-isu global seperti lingkungan, hak asasi manusia, dan perdamaian dunia. Dalam konteks ini, globalisasi dapat menghubungkan masyarakat dari berbagai negara dan menyebarkan informasi mengenai isu-isu tersebut dengan cepat dan efektif.

Peran Pemerintah dalam Masyarakat

Pemerintah memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk dan mengelola masyarakat. Fungsi pemerintah dalam menjaga ketertiban sosial, membentuk kebijakan publik, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan hak masyarakat adalah beberapa contoh peran pemerintah dalam masyarakat.

Salah satu peran pemerintah adalah menjaga ketertiban sosial dan keamanan masyarakat. Pemerintah wajib menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, melindungi warga negara dari ancaman kekerasan, dan menjamin perlindungan hak asasi manusia. Dalam menjalankan tugasnya, pemerintah dapat bekerja sama dengan lembaga terkait seperti kepolisian, militer, dan lembaga hukum.

Peran pemerintah dalam membentuk kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat juga sangat penting. Kebijakan publik yang baik dapat membawa manfaat bagi masyarakat, seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan lingkungan hidup. Pemerintah juga harus memastikan kebijakan yang dibuat melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga kebijakan tersebut dapat diterima dan dijalankan secara efektif oleh masyarakat.

Infrastruktur adalah salah satu hal yang juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Pembangunan infrastruktur yang memadai dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun seperti jalan raya, sistem transportasi, dan pengairan pertanian harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat sehingga manfaatnya dapat diperoleh sebesar-besarnya.

Terakhir, pemerintah juga wajib melindungi hak-hak masyarakat. Pemerintah harus memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat, mengatasi masalah sosial, dan menjamin adanya keseimbangan kepentingan antara kelompok-kelompok masyarakat. Pemerintah juga harus menjamin kesetaraan hak bagi seluruh warga negara, tanpa membedakan suku, agama, atau kelompok sosial tertentu.

Kesimpulan

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa peran pemerintah sangat penting dalam membentuk dan mengelola masyarakat. Pemerintah harus bekerja untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, membentuk kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat, membangun infrastruktur, dan melindungi hak-hak masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan pemerintah.

Tantangan dan Perubahan dalam Masyarakat

Masyarakat selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan ini dapat datang secara lambat atau cepat tergantung dari faktor penyebabnya. Ada banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi perubahan dalam masyarakat, seperti globalisasi, teknologi, perubahan demografi, dan isu sosial.

Salah satu tantangan terbesar dalam masyarakat adalah dampak globalisasi. Globalisasi adalah proses integrasi ekonomi, politik, dan sosial antara negara-negara di seluruh dunia. Dampak globalisasi dapat berdampak positif dan negatif pada masyarakat. Di satu sisi, globalisasi dapat membuka peluang baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, globalisasi juga dapat merugikan masyarakat dengan menciptakan kesenjangan sosial yang lebih besar dan mengancam identitas lokal.

Teknologi juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi perubahan dalam masyarakat. Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat berkomunikasi, bekerja, dan berinteraksi. Namun, teknologi juga dapat menciptakan masalah baru seperti ketergantungan pada media sosial dan berkurangnya interaksi sosial langsung.

Perubahan demografi juga merupakan tantangan dalam masyarakat, terutama dengan meningkatnya jumlah penduduk dan perubahan struktur usia. Hal ini akan mempengaruhi pola konsumsi, pasar tenaga kerja, dan kualitas hidup masyarakat. Isu sosial seperti diskriminasi, kemiskinan, dan perbedaan sosial juga dapat mempengaruhi masyarakat dan menciptakan perubahan yang signifikan.

Dalam menghadapi tantangan dan perubahan di atas, masyarakat harus mampu beradaptasi dan mengembangkan strategi yang efektif. Hal ini memerlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal. Masyarakat harus mampu mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan dan mengatasi tantangan yang dihadapi.

Kesimpulan

Pada bagian terakhir ini, dapat disimpulkan bahwa masyarakat merupakan sebuah kelompok individu yang hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu dengan tujuan memenuhi kebutuhan hidupnya. Masyarakat memiliki unsur-unsur penting seperti individu, kelompok, lembaga, dan budaya yang saling berinteraksi membentuk suatu sistem sosial yang kompleks. Untuk membentuk masyarakat yang sehat, diperlukan adanya kesepakatan norma dan struktur sosial yang mendukung.

Adapun bentuk masyarakat yang dapat ditemui di dunia ini sangat beragam, seperti masyarakat agraris, masyarakat industri, masyarakat modern, dan masyarakat majemuk yang semuanya memiliki karakteristik dan dinamika kehidupan sosial yang berbeda-beda.

Pengaruh globalisasi juga tidak bisa dihindari dalam kehidupan masyarakat modern, dan memberikan perubahan sosial dan budaya yang signifikan. Pemerintah memegang peran penting dalam menjaga ketertiban sosial dan memberikan kebijakan yang mendukung kemajuan masyarakat.

Namun, masyarakat juga dihadapkan pada berbagai tantangan dan perubahan seperti perubahan demografi, teknologi, dan isu sosial yang memerlukan penyelesaian bersama dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan tersebut.

Baca Juga :

Anggita Ayuningtyas, Memiliki Hobi Menulis dan Lulusan S1 di Jurusan PPKN salah satu Kampus Negri di Jawa Tengah